Tumbling










Takenaka Yuta sudah jatuh cinta pada olahraga senam ritmik sejak kecil dan memiliki impian untuk ikut pertandingan kelompok. Sayangnya, impian Yuta belum berhasil terwujud sampai dia SMA, saat seorang murid berandalan bernama Azuma Wataru datang kepadanya dan mengatakan ingin bergabung dengan klub senam ritmik pria.

Semua dimulai waktu  Azuma Wataru yang dikenal sebagai boss di sekolah karasumori (sering disebut sebagai karako) diharuskan memilih antara mengikuti kegiatan klub atau pelajaran tambahan agar nilainya yang buruk bisa terbantu. Wataru memilih untuk mengikuti kegiatan klub, sayangnya  tidak ada klub yang sanggup menerima Wataru kerena sifatnya yang keras dan cepat emosi (asli ini ngeselin sekaligus kocak, Wataru ini ngajak ribut banget orangnya).

Saat hampir menyerah untuk mencari kegiatan klub, Wataru mengetahui  Mari-chan, murid baru dikelas yang ditaksirnya mengikuti klub senam ritmik. Kemudian saat tidak sengaja mendengar kekaguman Mari-chan terhadap Hino Tetsuya yang merupakan atlet senam ritmik, Watarupun berambisi mengikutinya dan akhirnya diapun mengatakan pada Yuta yang menjabat sebagai kapten. Meski ragu, Yuta membiarkan Wataru bergabung dan harus bersabar menghadapi Wataru yang suka seenaknya ini.

Puncaknya adalah saat ada kejadian yang membuat Tsuchiya Satoshi, salah satu anggota klub terluka, Yuta pun mengungkapkan kekesalannya yang kemudian membuat Wataru merenung dan memutuskan untuk tetap bergabung dan melakukan latihan dengan lebih serius. Namun, Yuta yang sudah terlanjur kesal tetap  menolak Wataru.

Bukannya menyerah, Wataru malah makin menunjukkan keseriusannya yang akhirnya membuat Yuta dan anggota klub yang lain mau menerima dan membantunya berlatih, mereka bahkan bertekad untuk mengikuti kompetisi meski tahu tidak akan mudah. Klub senam ritmik pria   di Karakou bisa dibilang cukup memprihatinkan, mesreka kekurangan orang, kurang diperhatikan oleh pembinanya bahkan tidak memiliki pelatih. Yuta dan teman-temannya juga harus bersabar menerima cemoohan dari orang-orang yang mengganggap senam ritmik kurang macho untuk pria karena identic dengan perempuan. Berhasilkah mereka mengikuti kompetisi? Apakah Wataru bisa beradaptasi dengan kegiatan klubnya? Bagaimanakah hari-hari klub ini?

Keren dan menarik, itulah kesan gw terhadap dorama ini. Sebelum menonton , gw membaca review yang kebanyakan mengatakan kalau  awalnya ragu buat nonton dorama ini saat melihat posternya tapi langsung berbalik jadi fans setelah menontonnya. Gw pun merasakan hal yang sama dan gw harus berterimakasih pada Nissy yang membuat gw tetap menonton dorama ini karena penasaran dengan aktingnya. Yup, Nissylah alasan gw tahu tentang dorama Tumbling dan mencoba nonton meski agak butuh perjuangan buat mencarinya mengingat ini dorama lama.

Dorama ini bisa banget bikin perasaan gw terasa campur aduk lewat ceritanya. Banyak banget hal yang harus dihadapi klub ini demi mencapai tujuan mereka ikut perlombaan mulai dari dicemooh, diremehkan, anggota yang kurang, peralatan yang tidak memadai, belum lagi masalah yang dimiliki setiap anggotanya yang akan dibahas satu persatu disetiap episodenya. Walau memiliki banyak moment emosional, dorama ini juga tidak lupa untuk menghadirkan moment lucu , jadi kita yang nonton juga gak bosen.

Gw juga menyukai beragamnya karakter yang ditampilkan dorama ini, karena masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Pertama kita punya Azuma Wataru, yankee alias berandalan yang dikenal sebagai bossnya Karako. Wataru ini kerjanya berantem terus setiap hari makanya nilainya jelek dan itulah awal perkenalannya dengan klub senam ritmik. Meski dia yang meminta bergabung, awalnya dia pun tidak serius melakukannya bahkan menggapnya payah. Wataru bisa dibilang mulai serius melakukan senam ritmik setelah Yuta meluapkan kemarahannya, kata-kata Yuta sepertinya menyadarkan Wataru kalau dirinya tidak punya sesuatu yang bisa diperjuangkannya dengan sepenuh hati dan diapun perlahan berubah. Meski cepat emosi dan terkesan kasar, Wataru ini bisa dibilang sangat setia kawan sampai terkadang melupakan masalahnya sendiri dan lebih memilih membantu temannya. Kalau ada orang yang membuatnya takut maka itu adalah ibunya yang membesarkan Wataru seorang diri dengan membuka rumah makan omurice yang selalu menjadi tempat makan Wataru dan teman-temannya.

Takenaka Yuta adalah kapten klub senam ritmik di Karako, impiannya adalah mengikuti turnamen beregu yang belum bisa terwujud sampai datangnya Wataru. Yuta ini bisa dibilang  agak gampang putus asa orangnya, tapi dedikasinya untuk senam ritmik bisa diacungi jempol. Gw rasa gak semua orang punya kesabaran kaya Yuta yang tetap mau latihan meski gak boleh di lapangan, gak berubah mimpi karena dicemooh dan mau menerima anggota model Wataru dan teman-temannya yang awalnya gak serius dan punya reputasi buruk disekolah. Yuta bahkan bisa berteman baik dengan mereka dan dihargai sebagai kapten.

Tsukimori Ryosuke adalah salah satu sahabat Wataru yang merupakan seorang playboy. Awalnya dia tidak ikut bergabung di klub senam ritmik bahkan merasa tersisihkan saat melihat Wataru asyik latihan, tapi akhirnya dia juga bergabung. Ryosuke ini punya bakat olahraga alami soalnya dia bisa langsung jungkir balik dan handstand dengan gampangnya saat Wataru dan Nippori kesulitan wkwkwkwkwkwkwk. Mirip dengan Wataru, Ryosuke ini orangnya juga gampang emosi tapi sangat setia kawan bedanya adalah dia gak selemot Wataru wkwkwkwkwkwkwk.

Nippori Keiji adalah adik kelas yang selalu mengikuti Wataru dan Ryosuke kemanapun.Dia selalu memanggil Wataru dengan sebutan Aniki (Kakak). Meski suka ikut berantem, Nippori ini pekerja keras, dia rajin kerja part time untuk membantu ayahnya mengurusi ketiga adiknya. Walau masih perlu banyak latihan tapi semangatnya Nippori ini bikin terharu dan dia lucu kalau udah manja ke Wataru yang memang memperlakukan Nippori kaya adiknya sendiri.

Mizusawa Taku adalah salah satu anggota lama klub senam ritmik. Dia sudah lama kenal dengan Yuta dan memiliki mimpi yang sama untuk mengikuti perlombaan kelompok. Sama seperti yang lain, Mizusawa sempat meragukan Wataru tapi akhirnya mau menerima dan mengajarinya. Sering terlihat sebagai sosok yang sabar tapi memiliki rahasia sendiri.
Kaneko Atsushi juga merupakan anggota lama klub senam ritmik bersama Mizusawa dan Yuta. Orangnya bawel dan kadang kurang percaya diri tapi punya semangat pantang menyerah yang luar biasa. Meski bawel, Kaneko ini baik hati loh, rasa percayanya pada orang lain kuat banget yang bahkan bikin Wataru respect banget dan marah sama orang yang nyakitin Kaneko.

Tsuchiya Satoshi merupakan adik kelasnya Yuta di SMP yang baru masuk ke Karako dan langsung bergabung dengan klub. Pengetahuan dan semangatnya untuk berlatih luar biasa, sayangnya dia memiliki lemah jantung yang membuatnya tidak bisa melanjutkan senam ritmik. Tsuchiya akhirnya beralih peran menjadi manager yang selalu dengan sabar dan sigap mendukung teman-temannya.

Hino Tetsuya adalah seorang atilt yang sudah memiliki pengalaman di bidang senam ritmik meskipun masih kelas 2. Sayangnya, keberadaanya di klub ini antara ada dan tiada. Hino memang anggota klub, tapi tidak pernah berlatih bersama, karena dia lebih tertarik pada pertandingan individu, dia juga tidak pernah tersenyum. Cara bicaranya juga dingin dan sombong. Wataru selalu emosi kalau bicara sama Hino sampai ada moment dimana dia tahu apa yang menyebabkan Hino bersikap begitu. Wataru dan Hino juga bisa dibilang saling membantu secara tidak langsung yang akhirnya membuat Hino bisa bersikap lebih terbuka pada teman-temannya. Tapi walau suka sok gak peduli, diam-diam si Hino ini selalu meratiin teman klubnya. Buktinya dia tahu ada yang gak beres sama Yuta hanya dengan sekali lihat, dia juga apal gerakan kelompok padahal gak pernah latihan bareng, pokoknya tsundere abislah si Hino ini.

Kiyama Ryuichiro dulunya merupakan teman satu SMP Wataru tapi sekarang sifatnya berubah menjadi penyendiri. Meski selalu menyendiri, Kiyama selalu memperhatikan sekeliling dan bukan hanya sekali dua kali membantu Wataru dan klub senam ritmik. bisa dibilang Kiyama adalah pahlawan bayangan untuk klub senam ritmik, sifatnya juga lebih tenang kalau dibandingkan yang lain.

Nah itu adalah anggota klub senam ritmik Karako, selain mereka ada beberapa tokoh yang sering muncul juga, misalnya adalah Kashiwagi Yutaka. Beliau merupakan guru baru di Karako yang mengajar sejarah Jepang. Meskipun baru masuk, Kashiwagi langsung ditugaskan menjadi wali kelas dari kelas yang membuat guru lain pusing yaitu kelas 3 dimana Azuma Wataru berada. Sifatnya yang lembut membuatnya terkadang menjadi sosok yang ditindas oleh muridnya misalnya dia terima saja waktu Wataru memintanya (lebih tepatnya maksa sih) untuk menjadi pembimbing dari klub senam ritmik. Meski gak tahu apa-apa soal senam ritmik, Kashiwagi total mendukung murid-muridnya. Dia percaya kalau mereka selalu berusaha keras untuk menggapai impiannya. Pengalaman Kashiwagi di masa lalu membuatnya selalu mengingatkan Hino mengenai  pentingnya menikmati kebersamaan bersama teman-temannya di klub.
Ezaki Shoko adalah guru Pembina untuk tim senam ritmik putri yang lebih diunggulkan di Karako. Orangnya tegas dan bermulut pedas tapi diam-diam memperhatikan  tim putra. Awalnya dia pun meragukan niat tim putra tapi setelah melihat sendiri perkembangan mereka diapun membantu meski hal itu tidak ditunjukkannya secara langsung.

Azuma Netsuko merupakan orang yang melahirkan Wataru alias ibunya. Sepanjang gw nonton dorama ini tidak ada yang bisa membuat Wataru takut selain ibunya wkwkwkwkwkwk. Netsuko memang gak segan-segan buat menegur Wataru kalau dirasanya Wataru salah tapi dukungannya buat Wataru juga gak pernah berhenti. Netsuko selalu menonton penampilan Wataru dan menjadi orang pertama yang memberikan tepuk tangan bahkan ketika penampilan itu belum sempurna seperti saat mereka tampil di festival.

Shige adalah teman ibunya Wataru yang naksir beliau. Gak banyak sih yang bisa gw jelaskan soal tokoh ini soalnya kebanyakan scenenya adalah ingin nembak ibunya Wataru tapi selalu gagal yang jadi salah satu moment lucu di serial ini.

Dari semua karakter yang gw sebutkan ada 4 yang berkesan bagi gw yaitu Hino, Wataru, Kiyama dan Netsuko. Kalau nonton dorama atau anime gak tahu kenapa gw memang sering tertarik sama tokoh cool macam Hino dan Kiyama ini. Gimana ya, walau kadang mereka diam dan susah ditebak tapi mereka suka meratiin hal yang terlewat sama orang lain dan begitu mereka nunjukkin sisi pedulinya itu mengharukan aja buat gw.

 Meski gw suka karakter cool.karakter Wataru yang blak-blakan gitu juga menarik banget buat gw, apalagi kalau dia udah mulai menunjukkan motivasi atau sikap setia kawannya. Banyak moment mengharukan itu lahir dari sikap Wataru yang satu ini.Soalnya meski bukan kaptennya tapi Wataru ini yang bisa dibilang penggerak para karakter di dorama ini. Sementara untuk Netsuko, gw suka aja cara dia menghadapi Wataru, dia juga menerima teman-teman Wataru dan mengganggap mereka semua seperti anaknya sendiri.

Rasanya gak akan lengkap tulisan gw soal tumbling kalau gw gak membahas soal proses dibalik layar ,mereka.  Seperti yang dari tadi gw sebut diatas, tema dorama ini adalah olah raga senam ritmik pria yang berarti akan ada adegan jungkir balik, salto dll. Menariknya adalah semua adegan itu dilakukan sendiri oleh para aktornya. Jadi sebelum memulai proses syuting para aktor ini pergi ke pertandingan senam ritmik untuk melihat secara langsung seperti apa senam ritmik itu, lalu beberapa bulan sebelum syuting mereka latihan dulu. Total waktu yang mereka habiskan  untuk persiapan dan syuting itu kurang lebih 8 bulan wow panjang kan?

Ternyata bukan cuma doramanya yang bikin gw terharu waktu nonton, tapi juga proses dibalik layarnya, gimana para aktor itu ternyata awalnya juga badannya kaku bahkan waktu latihan split mereka semua pada teriak kesakitan. Perjuangan mereka gak kalah mengharukan dari di doramanya loh. Gw pernah baca wawancara Nissy dimana dia cerita tantangan terberatnya dalam memerankan Hino adalah karena karakter Hino diceritakan sudah Pro otomatis dia harus terlihat lebih jago dari yang lain dan itu gak gampang, meski dia punya basic dancer. Nissy bahkan pernah cedera di kaki, aktor lain juga gw lihat selalu mengoleskan sesuatu di kaki mereka setelah latihan , wih sugoi jyanai? Tepuk tangan buat semuanya.

Dorama ini juga gak akan terasa lengkap tanpa lagu berjudul Manazashi yang dinyanyikan oleh Honey L Days. Lagu yang selalu diputar di akhir dorama dan juga saat adegan penting ini seolah menggambarkan klub senam ritmik yang selalu berjuang meski yang dihadapi gak mudah. Lagu ini berhasil bikin kuping gw jatuh cinta saat pertama kali dengar, iramanya ada yang terasa lembut sedih dan semangat.

Kesimpulannya sih, dorama ini menarik terutama bagi teman-teman yang suka cerita olah raga atau cerita tentang sekolah dan persahabatan. Semua unsur itu bisa diramu dengan apik sehingga menjadi tontonan yang mengasyikkan. Bagi yang menanti kisah romance mungkin akan kurang puas karena meski ada romance porsinya hanya sedikit tapi itu sama sekali gak mengurangi keasyikan waktu nonton sih.

Jadi, adakah yang sudah nonton dorama ini? Bagaimana kesannya?

Terima kasih sudah mampir dan baca blog ini ya, sampai jumpa lagi di postingan berikutnya ya.





Delicious Gakuin








Selain Love That Make You Cry, ada satu lagi dorama yang dibintangi Nissy yang gw tonton berjudul Delicious Gakuin. Dibandingkan  Love That Make You Cry, Delicious Gakuin ini termasuk dorama lama dan merupakan dorama pertamanya Nissy yang tayang pada tahun 2007.

Dalam dorama ini Nissy berperan sebagai Kisakata Rouma, pemuda yang punya bakat alami memasak tapi benci melakukannya. Sampai suatu hari Rouma dibawa oleh orang misterius ke tempat misterius yang ternyata adalah sebuah sekolah memasak bernama Delicious Gakuin. Sekolah itu ada di daerah pegunungan terpencil dan murid yang sudah ada disana tidak akan bisa keluar dengan mudah kecuali bisa mengalahkan 4 orang guru yang disebut Shitennou. Rouma tentu saja menolak dengan keras keberadaanya disana apalagi itu buka keinginannya tapi semua usahanya untuk keluar selalu berakhir gagal dan akhirnya Rouma pun terpaksa tinggal disekolah.

Kegiatan memasak  yang dibencinya pun tidak bisa dihindari karena selalu ada saja alasan dimana  Rouma perlu memasak, kebanyakan sih yang berhubungan dengan perut. Jadi, si Rouma ini paling gak bisa nahan lapar, makanya meski dia berencana  gak mau masak akan dilakukannya juga kalau sudah kelaparan. Uniknya Rouma adalah dia bisa berubah jadi sosok lain ketika level laparnya sudah tinggi dan langsung bisa memasak hidangan yang enak dengan menggunakan Tekkamaru, wajan yang merupakan peninggalan sang ibu yang selalu dibawanya kemanapun (lucu nih  Rouma, dia bawa wajan kaya pendekar bawa pedang wkwkwkwkwkwkwk) 

Rouma tidak sendirian masuk ke sekolah itu ada 2 orang lagi yang dipaksa masuk bersamanya yaitu Takasugi  Rin(diperankan oleh Aiba Hiroki) , pemuda narsis yang hanya peduli pada keindahan, makanya dia lebih ahli menghias makanan dengan menggunakan sumpit yang disebutnya twin rainbow. Rin juga panic kalau gak boleh mandi dan anti banget sama yang namanya kotor. Lalu ada Matthew Perrier (Diperankan oleh Miura Ryosuke), orang Jepang keturunan Perancis yang lebih suka makan daripada masak. Matthew ini kalau ngomong campur-campur dan yang paling manja diantara mereka bertiga. Meski gak bisa masak, dia ahli membuat saus yang dibuatnya dengan sendok kesayangan yang selalu disebutnya Amour.

 Meski awalnya mereka gak kompak tapi akhirnya malah jadi teman baik dengan sifat yang saling mengisi. Rin meski tingkahnya konyol bisa dibilang sosok kakak buat Rouma dan Matthew. Matthew bener-bener kaya anak bontot diantara mereka bertiga sementara Rouma kelihatan kaya anak bandel yang kelakuannya suka bikin pusing saudara-saudaranya hahahahahahaha, interaksi mereka seru buat ditonton.
Selain teman, Rouma juga punya saingan yaitu Katsuragi Shugo (diperankan oleh Atae Shinjiro), ketua kelas yang sombong dan selalu cari masalah sama Rouma bahkan mengadu domba Rouma dengan temannya. Shugo ini anak pemilik restoran Jepang dan alat andalannya adalah pisau yang disebut Kikumatsu.

Ada juga Nango Senpai (Diperankan oleh Nakamura Yuichi), anak kelas dua yang  sering muncul didepan Rouma dan teman-temannya dengan alasan ingin melatih mereka. Nango senpai ini spesialis teppanyaki jadi alat masak yang paling dikuasainya ya alat untuk membakar daging yang dia sebut Enron.

Selain murid, gurunya juga gak kalah ajaib tingkahnya
Ada Tokudaira Yoshinobu, spesialis masakan Perancis yang juga pemimpin disekolah menggantikan  kepala sekolah yang tidak pernah muncul langsung dihadapan siswa. Tokudaira ini kelihatan galak diluar tapi bisa konyol juga apalagi kalau udah bilang kata delicious dengan lebaynya.

Okita Tsukasa, spesialis masakan Cina yang terobsesi dengan Kung Fu, jadi kalau masak sering berpose atau berteriak ala pendekar Kung Fu. Okita sering jadi mata-mata guru di sekolah dan diluar dugaan adalah penggemar grup idol.

Kodou Ken, spesialis masakan Jepang yang selalu menggunakan pakaian tradisional Jepang, kalau dia muncul pasti diiringi musik tradisional. Dari luar terlihat dingin dan pendiam tapi ada hal mengejutkan tentang dia nantinya.

Spesialis masakan Italia yang terkenal playboy  bernama Hijikata Toshiki,  yang kalau melakukan apapun selalu dihubungkan dengan cewek. Uniknya, kalau masak dia mengajak bicara makanan yang dimasaknya wkwkwkwkwkwkwkwkwk

Gak murid, gak gurunya punya tingkah laku yang aneh bin ajaib memang

Membicarakan keanehan yang ada di Delicious Gakuin ada satu yang paling bikin penasaran yaitu kepala sekolahnya yang tidak pernah muncul dan hanya berbicara melalui pajangan berbentuk kepala sapi  yang bikin penasaran Rouma dan teman-temannya soal sosok kepala sekolah mereka, apalagi banyak gossip aneh yang terdengar. Bagaimanakah nasib Rouma dan teman-temannya? Bisakah mereka keluar dari sekolah? Siapa sebenarnya kepala sekolah misterius itu? Jawabannya akan ditemukan kalau teman-teman nonton sendiri dorama ini wkwkwkwkwkwkwkwk gak seru kan ya kalau Udah tahu spoiler duluan?

Kesan gw sendiri setelah nonton dorama ini adalah terhibur karena doramanya emang lucu cenderung komikal gitu, gw belum tahu apakah dorama ini hasil adaptasi dari manga atau bukan tapi humornya khas manga banget mulai dari transformasinya Rouma, karakter Rouma yang heboh tapi jujur dan agak lemot, punya teman dan rival selama disekolah. Bisa dibilang banyak hal-hal yang biasa ditemukan di manga Shonen akan kita temukan di dorama ini.

Gw suka akting Nissy sebagai Rouma disini, mungkin karena mirip dengan keseharian dia di panggung yang ceria jadi asyik aja dilihat (tapi, gak capek apa ya teriak-teriak terus?). Selain Nissy ada Atae Shinjiro alias Shin-Chan yang juga member AAA main disini sebagai Shugo yang sombong dan suka cari ribut sama Rouma, gak nyangka kalau ternyata Shin-Chan pernah jadi tokoh nyebelin, kalau di panggung kan kalem dan digodain  terus sama yang lain. Satu lagi wajah yang familiar bagi gw adalah Aiba Hiroki yang pernah memerankan ShinkenBlue dalam serial tokusatsu Shinkenger gak nyangka kalau dia pernah main bareng Nissy. Gak tahu kenapa, dia cocok banget meranin Rin yang narsis wkwkwkwkwkwk. Gw belum pernah lihat Miura Ryosuke sebelumnya sih, tapi katanya dia jebolan kamen rider yang biasanya aktingnya pada mantap dan memang aktingnya bagus sih sebagai Matthew yang manja.

Kesimpulannya sih menurut gw, dorama ini cocok ditonton sama teman-teman yang suka cerita ringan yang lucu dan menghibur,  tentang masak atau shonen manga. Walau begitu tetap ada kejutan kok di akhir-akhir, jadi tetap seru.

Mungkin ada yang kaget dengan penampilan Nissy dan Shin-chan yang belum terlihat sekeren sekarang, inget aja ini dorama tahun 2007 jadi gayanya tentu beda tapi menurut gw mereka masih terlihat cocok kok meranin anak SMA, meski harusnya kan umur mereka sudah 20-an.

Baiklah, sampai disino dulu ya postingan kali ini, makasih buat yang udah mampir dan baca.

Sampai ketemu di postingan selanjutnya ^_^


AAA DOME TOUR 2019 +PLUS



Halo, setelah membahas part mc-nya, kali ini gw bermaksud untuk membahas part konser dari konser AAA yang diberi judul Dome Tour 2019 +PLUS. Gw cukup penasaran sih soalnya bisa dibilang ini konser full pertama mereka berlima, kalau di A- Nation dan FANMEETING TOUR kan waktu nyanyinya gak sepanjang di konser biasa, jadi inilah saatnya menuntaskan rasa penasaran gw.

Konsernya sendiri cukup panjang yaitu dua jam , kalau ditambah dengan part mc yang juga gak bisa dibilang pendek berarti durasi konser ini seluruhnya bisa dibilang hampir 3 jam loh! Wah panjang juga ya,seperti apa sih konsernya?

Konser dibuka dengan VTR gitu yang ceritanya menggambarkan Jepang di masa depan, dimana  hiburan atau intertainment di dunia nyata sudah terkunci oleh internet. Tapi, ada orang-orang yang  memiliki imajinasi tinggi dan bertugas melindungi entertainment, mereka disebut tim +plus. Anggotanya adalah Hidaka Mitsuhiro, Uno Misako,Sueyoshi Shuta, Atae Shinjiro dan Nishijima Takahiro.

Setelah VTR selesai,  suasana langsung terasa panas dan membara karena dikelilingi warna merah, mulai dari lighstick penonton, lampu panggung sampai kostum para member. Lagu pembuka konser ini berjudul Sorry, I. Sebenarnya gw jarang dengar lagu ini, tapi menurut gw lagu ini keren sih, terutama di bagian Uno-Chan yang nyanyi mulai dari nada rendah lalu naik pelan-pelan. Suasana panas masih berlanjut dengan munculnya api pada lagu DeJavu, yang bikin gw ketagihan sejak denger mereka nyanyiin lagu ini di konser fanmeeting, point yang gw suka pada lagu ini adalah suara tingginya Nissy di bagian sebelum reff. Berikutnya ada Show Time yang merupakan salah satu lagu wajib mereka, di lagu ini moving stagenya bergeser sampai ke ujung kemudian mereka pindah ke torakko, untuk  menyapa penonton lebih dekat saat lagu MUSIC!!! dinyanyikan. Highlight lagu ini buat gw adalah harmonisasi Nissy dan Uno-Chan saat bagian yang biasa dinyanyikan Nissy dan Naoya. Improvisasi Nissy juga bikin lagu ini tambah  enak didenger.






Berikutnya, kita akan kembali disuguhi VTR, ceritanya para member seperti sedang ada di dunia digital yang penuh data gitu dan mereka menjawab pertanyaan seputar member misalnya, siapa yang paling bisa ditiru oleh Atae Shinjiro? Apa hal yang mengejutkan bagi Hidaka Mitsuhiro akhir-akhir ini? Apa lagu AAA yang dibawakan oleh Uno Misako saat sedang karaoke dan beragam pertanyaan lain yang ditutup dengan pertanyaan “Sudah berapa hari sejak AAA debut sampai hari ini?” dan jawabannya adalah 5.198 hari, wow! Sugoi!

VTR diakhiri dengan wajah penuh senyuman dari para member yang mengantarkan kita ke lagu berikutnya yaitu Charge & Go! Yang dibawakan di moving stage yang tepat ada di tengah panggung yang berbentuk Plus. Untuk sesi ini warna kostum mereka lebih kalem dengan nuansa putih dan coklat. Warna kostum sepertinya melambangkan lagu yang dibawakan, soalnya di sesi ini lagunya cenderung kalem juga seperti  Koi Oto To Amazora dan Lil’ Infinity. Kerennya adalah moving stage mereka menampilkan video yang sama dengan yang ada di big screen jadi moving stage tuh gak polos monoton gitu tapi punya gambar yang bergerak. Para member kembali ke stage utama dan mengajak penonton kembali bersemangat lewat lagu Winter Lander, sekaligus mengakhiri sesi ini.






Sesi berikutnya adalah sesi dimana para member tampil terpisah. Giliran pertama adalah Hidaka Mitsuhiro alias Dacchan yang multitalent itu membawakan lagu Kuchibiru Kara Romantica, lagu lama yang pernah digunakan sebagai OST dorama yang dibintangi Nissy dan Atae Shinjiro alias Shin-Chan. Dacchan tampil keren disini, udah main piano, nyanyi, ngedance, ngerap plus tebar pesona, komplit lah pokoknya.




Berikutnya, kita punya Shin-Chan dan Shuta yang membawakan lagu duet mereka yang berjudul First Name. Shin –Chan dan Shuta memulai lagu ini secara terpisah dimana yang satu berdiri di sisi kanan dan yang satu di sisi kiri moving stage yang lama-lama makin mendekat sampai mereka akhirnya berdiri satu panggung di tengah. Point keren lagi adalah tata cahaya dan lampu waktu mereka ngedance, gw susah jelasinnya tapi menurut gw itu keren banget, berasa nuansanya futuristic gitu.




Setelah Shin-chan dan Shuta menghilang dari panggung,  muncullah Nissy di panggung ujung yang dekat dengan penonton dan disusul oleh Uno-Chan. Nissy dan Uno-Chan atau yang sering disebut fans dengan TakaUno ini memakai baju couplean berupa sweater berwarna abu-abu dan celana jeans. Sebelum nyanyi TakaUno sempet ngobrol sedikit mengenai sudah berapa lama mereka gak bawain lagu ini dan terlihat lupa sampai akhirnya dingetin staf kalau mereka membawakan lagu ini 6 tahun yang lalu. Yup, mereka membawakan lagu Drama yang pernah dinyanyikan di konser Eight Wonder di tahun 2013. 




Kesan gw untuk penampilan mereka adalah Chemistry yang dahsyat. Gw gak ngerti gimana caranya, padahal sepanjang lagu TakaUno ini cuma jalan dari ujung ke ujung sambil sesekali bergaya imut dan bertatapan mata sambil senyum tapi kok ya bisa aja bikin gw gemes gitu  liatnya dan merasa kok mereka sweet banget. Drama bisa dibilang salah satu penampilan favorit gw di konser ini. 







Sekali lagi, tata lampu dan tampilan screen juga keren  disini, apalagi waktu TakaUno udah masuk ke  belakang panggung, mereka muncul lagi dilayar dalam bingkai berbentuk hati yang bernuansa orange dan ungu (warna member TakaUno) dan membentuk hati menggunakan lightstick sebelum layar menjadi gelap. Kalau nonton makingnya itu direkamnya live loh, jadi begitu turun panggung TakaUno langsung buru-buru siap-siap buat muncul  lagi di layar.




Egao No Loop menjadi pembuka sesi berikutnya. Lagu penyemangat bernuansa hangat ini dinyanyikan AAA di atas moving stage. Setelah lagu yang kalem, sebuah lagu bernuansa ceria kembali dinyanyikan, dan itu adalah Lover. Lover termasuk  salah satu lagu yang membuat gw penasaran akan bagaimana kalau dibawakan secara berlima dan ternyata hasilnya gak mengecewakan, lagu ini tetap ceria dan seru yeay. Penonton diajak tambah heboh saat Shout & Shake dan No Way Back dinyanyikan. Dua lagu ini termasuk lagu yang sering dinyanyikan dan memang selalu sukses memeriahkan suasana.




VTR kembali diputar dan kali ini memperlihatkan para member dalam adegan kejar-kejaran menggunakan mobil di jalan (tenang, gak beneran kebut-kebutan di jalan kok) sebelum akhirnya kembali ke panggung dengan pakaian serba hitam yang memberi kesan glamour dan membawakan lagu  Next Stage yang juga salah satu lagu wajib mereka. 




Yang gw suka dari lagu ini adalah bagian awalnya dibawakan dengan kalem oleh Nissy, Shuta dan Shin-Chan sebelum musik akhirnya menjadi keras saat bagian rapnya Dacchan yang diiringi suara Uno-Chan dan akhirnya menjadi upbeat saat reff, Gw juga suka dengan dancenya para member di lagu ini, semangat banget dan semangat itu masih berlanjut saat lagu BAD LOVE dibawakan.

BAD LOVE merupakkan lagu yang dirilis setelah formasi mereka berlima dan menurut gw  lagu ini asyik banget saat pertama denger di spotify. Iramanya yang dark tapi upbeat langsung  bikin kuping gw jatuh cinta, begitu juga dengan penampilan livenya. Gw suka dengan performance mereka untuk lagu ini saat di A-NATION dan menantikan juga di konser ini. TakaUno sekali lagi bikin penonton heboh disini,  kalau di lagu Drama mereka menunjukkan kesan sweet maka di lagu ini mereka memunculkan kesan seksi dengan adegan yang simple juga (mereka cuma mendekat dan Nissy menyentuh bahu Uno-Chan). Dacchan juga  kembali memamerkan pesonanya  yang emang cocok dengan lagunya.






Party It Up menjadi lagu yang dinyanyikan selanjutnya, di lagu yang juga penuh semangat ini, Shuta dan Dacchan banyak mengajak penonton untuk bersorak dan emang heboh banget sih kelihatannya,  jadi pengen ikut ngerasain hebohnya juga  huhuhuhuhuhu.

Setelah 3 lagu upbeat berturut-turut, AAA mendinginkan suasana dengan lagu kalem berjudul Way Of Glory sebagai penutup konser. Sejujurnya lagu ini bukanlah favorit gw tapi gak tahu ada suasana haru aja dengernya di konser ini, apalagi Dacchan sempet bilang kalau meski ini lagu terakhir tapi AAA masih di tengah perjalanan. Konser ini kan sebelum pengumuman mereka hiatus ya, mungkin Dacchan mau bilang ke fans untuk gak usah khawatir kali ya (ini Cuma scenario khayalan gw sih)

Berikutnya adalah sesi encore dimana para member menggunakan kostum yang lebih santai.

Mereka membawakan lagu berjudul Dragon Fire yang merupakan salah satu lagu di masa awal mereka.  Mereka membawakan lagu ini dari panggung utama kemudian pindah ke torakku untuk keliling sambil meleparkan bola kepada fans. Masih di atas torakko, mereka membawakan lagu berjudul I4U. Berikutnya adalah Hurricane Riri Boston Mary yang mengajak penonton untuk memutar-mutar handuk.

Yell menjadi lagu terakhir yang dibawakan AAA, lagu ini memang cocok sih jadi penutup soalnya punya irama yang hangat, positif tapi mengharukan (silakan coba didengar ya). Bagian yang gw suska pada lagu ini adalah saat Dacchan ngerap, keren aja menurut gw lalu pembagian vocal mereka saat reff ada yang Shin-Chan & Uno-Chan, Nissy & Shuta, Shin-Chan & Uno-Chan dan Nissy & Uno-Chan. Lagu pun berakhir diiringi hujan confetti.




Sayangnya, karena yang gw tonton merupakan versi tv jadi ada lagu yang dipotong dan salah satunya adalah Sayonara No Mae Ni lagu favorit yang berjasa bikin gw “demam” dengan grup ini, semoga bisa nemu yang versi fullnya ya, Amin.

Kesan gw setelah menonton konser ini adalah keren dan puas, karena meski berlima ternyata gak menurunkan semangat AAA buat nampilin yang terbaik buat para penikmat musiknya. Mulai dari vocal, kostum, dance sampai panggung dan lampu benar-benar menghibur.

Urusan vocal bisa dibilang yang paling bikin gw penasaran karena seperti yang kita ketahui, Urata Naoya merupakan salah satu member yang punya banyak part nyanyi tentu bikin penasaran bagaimana part itu akan dibawakan dan ternyata mereka berlima membaginya dengan cukup pas.

Kostum juga menurut gw pas dan bagus, gw pribadi suka sama kostumnya Nissy, entah kenapa  gw selalu suka style dia hehehehehehe meski mereka semua keren sih. Jempol juga gw acungin buat Uno-Chan yang selalu bisa menunjukkan banyak sisi, mulai dari cute, seksi, elegan, cantik sugoi desu yo Uno-Chan.

Konser ini juga membuat gw percaya kalau AAA akan bisa tetap berjalan meski  hanya berlima, semoga setelah hiatus mereka akan memutuskan buat tampil bareng lagi ya  Amin

Sekian dulu ya tulisan kali ini, terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini.

Sampai ketemu di postingan berikutnya ya ^_^


AAA Dome Tour Plus 2019 MC Part




Selain Fanmeeting Tour, grup AAA juga melakukan dome tour di tahun 2019 kemarin dan salah satu bagian menarik dari konser ini adalah bagian MC. Part MC adalah bagian dimana penyanyi berbincang-bincang di sela konser, terkadang bagian ini Cuma sebentar dilakukan, Namun untuk konser grup AAA biasanya cukup panjang, hal yang mereka obrolin beragam sih dari mulai soal pengalaman , cerita-cerita atau juga becandaan yang biasanya dilakukan dengan menggoda Shin-Chan atau Nissy yang pamer muka aneh wkwkwkwkwkwkwk

Nah di konser plus ini bisa dibilang cukup banyak porsi mcnya, selain berisi candaan, kita juga jadi  tahu sedikit mengenai persoonil AAA misalnya karakter mereka saat menghadapi pasangan yang mungkin jauh dari bayangan para fans. Gw akan  bahas beberapa poin yang menurut gw menarik ya.

Di Sesi MC pertama, Dacchan bilang kalau dia dan Uno gak sengaja bertemu pandang saat di tengah lagu. Waktu mereka pura-pura berantem dan Dacchan nanya Nissy dia bakal bela siapa, orang yang bersangkutan malah pasang muka aneh wkwkwkwkwkwkwk.





Dacchan lalu cerita kalau hal yang mengejutkan dia belakangan ini adalah instagramnya difollow oleh Matt-san ?(kayaknya sih artis luar). Pembicaraan merekapun berubah menjadi soal instagram.Dacchan dan Uno-Chan mencoba menebak apa yang bakal Nissy posting untuk pertama  kalinya kalau dia punya instagram (Nissy baru punya instagram di tahun 2020).

Dacchan menyebutkan akan hebat kalau postingan pertamanya adalah muka aneh. Nissy sendiri gak keberatan karena katanya pernah ada orang yang mengira kalau dia orangnya cool tapi ternyata muka anehnya hebat ( kesan pertama gw terhadap Nissy juga gini). Uno-Chan lalu bilang kalau gambar yang sering terlihat adalah sosok Nissy dari belakang atau di atas panggung sambil  membenarkan monitor di telinga.

Setelah Dacchan pamit untuk ganti kostum pembicaraan Nissy dan Uno-Chan yang masih berlanjut berubah dari instagram ke percintaan.  Awalnya sih mereka membahas bahwa ada tipe fans yang ingin tahu seperti apa kehidupan artis kesukaanya misalnya apa yang dimakan sang idola, bagaimana cara makannya dll. Nissy langsung memuji fans karena mereka memperhatikan banyak hal wkwkwkwkwkwk.

Uno kemudian bilang bahwa orang biasanya ingin mengikuti apa yang dilakukan oleh orang yang disukainya yang kalau menurut Nissy sih dia gak kaya gitu. Kata Nissy dia akan terima kalau apa yang ditawarin itu apa yang memang lagi dia pengenin (kayaknya maksudnya tergantung mood ya)

Uno-chan kemudian bilang mungkin itu bedanya cewek dan cowok karena kalau cewek biasanya ingin lebih mengetahui tentang kehidupan pasangannya. Kemudian kita bisa tahu kalau tipe perempuan idaman Nissy adalah yamato Nadeshiko atau bisa dibilang perempuan yang masih tradisional banget. Merekapun masih melanjutkan pembicaraan sebentar sampai Dacchan siap dengan solo performancenya.

Di sesi MC kedua  bisa dibilang lebih seru  nih, mereka membukanya dengan meniru Doraemon. Kemudian  saat Nissy cerita kalau hari itu dia terbangun dengan kaget sambil teriak “dame”  yang artinya Tidak, merekapun jadi ngobrol mengenai kebiasaan tidur. Misalnya, kalau menurut  Shuta yang pernah tidur sekamar dengan  Shinjiro atau Shin-Chan, Shin-Chan selalu tidur dengan pulas. Lalu saat membahas kebiasan tidur Uno-Chan, Nissy cerita kalau waktu naik Shinkansen dan Uno-Chan duduk disebelahnya gak sengaja dia lihat muka Uno-Chan yang lagi tidur dan dia coba menirukan muka tidurnya Uno-Chan yaitu dengan mulut dan mata yang agak terbuka wkwkwkwkwkwkwk.



Shin-Chan langsung mengingatkan Uno-Chan untuk pakai masker, Nissy juga bilang dia mengingatkan Uno-Chan pada saat itu. Lucunya, waktu Shuta bilang kalau Shin-Chan suka mengambil video pada saat seperti itu, Uno-Chan cerita kalau sudah 2 hari ini Shin-Chan selalu iseng mengiriminya video Uno-Chan yang direkam sebelum mereka tampil. Waktu Shuta bilang kalau itu mungkin karena Shin-Chan suka Uno-Chan, Shin-Chan langsung jadi inget soal percakapan Uno-Chan dan Nissy di sesi sebelumnya.
Shin-Chan bilang kalau dia gak bakal mau jadi pacar Nissy kalau dia perempuan. Nissy sendiri mengakui kalau dia orangnya dingin, misalnya dia gak akan mau beli bunga setiap hari atau jarang mau melakukan skinship yang langsung bikin Shin-Chan kaget. Dari percakapan ini kita bisa tahu kalau Shin-Chan dan Hidaka atau Dacchan adalah orang yang lebih romantis dalam hubungan percintaan sementara Nissy dan Shuta adalah orang yang lebih cool.

Tapi bagian yang paling menarik dan memancing tawa gw adalah waktu mereka minta Nissy memeragakan sikapnya pada pacarnya dan yang kebagian tugas berperan jadi pacarnya adalah Dacchan yang diluar dugaan bagus banget aktingnya jadi cewek wkwkwkwkwkwk

Jadi Dacchan menjelaskan situasinya dulu kalau dia mau mengejutkan pacarnya yang dia panggil Takkun dengan cara menutup matanya dari belakang tapi yang terjadi malah jadi dia kaya mencekik Nissy hahahahaha



Adegan pun diulang kembali dan yang membuatnya lucu adalah Dacchan versi cewek sama sekali gak nyerah walau sikapnya Nissy cool dan cuek banget wkwkwkwkwkwkwk.



Berikutnya adalah giliran Shuta yang diminta memeragakan sikapnya pada pacarnya secara dia mengaku kalau dia lebih dingin daripada Nissy dan yang kebagian tugas jadi pacarnya adalah lagi-lagi Dacchan yang kembali menunjukkan perannya sebagai cewek yang pantang menyerah menghadapi cowok cool wkwkwkwkwkwkwkwk.





Shuta kemudian bertanya  apakah yang dilakukan Dacchan ( menutup mata dari belakang)  akan dilakukan di dunia nyata? (iya juga sih, kayaknya adegan gitu Cuma ada di film ya?)

Kalau Nissy sendiri bilang dia gak masalah kalau orang melakukan itu tapi dia gak melakukan itu ke orang lain,  tapi kalau sekedar bergandengan tangan saat pergi ke taman ria sih dia gak apa-apa.

Lucunya waktu mereka bahas soal Shin-Chan dan Daccan, Shuta bilang kalau Shin-chan bakal tanya ke ceweknya apa sudah cuci tangan atau belum wkwkwkwkwkwk. Jadi Shin-Chan ini orangnya tekenal rapi dan pecinta kebersihan banget makanya mereka semua ragu kalau Shin-Chan bakal terima aja dipeluk atau disuapin sama cewek.

Uno-Chan kemudian memberi pertanyaan kepada 4 member cowok mengenai bagaimana mereka akan duduk di sofa jika mereka menonton film bersama pacar. Waktu Nissy jawab dia akan duduk  dimana yang sudah disiapkan sama ceweknya mereka meminta untuk diperagakan agar lebih mudah dimengerti. Nissy bilang kalau dia tidak duduk sebelahan sama ceweknya tapi lebih di pinggir sofa karena nanti malah gak konsentrasi nonton walaupun kalau disuruh sih dia nurut juga tapi bagian yang menarik untuk disimak bagi gw adalah Dacchan versi cewek yang menghadapi Nissy yang cool itu asli kocak banget. Tapi dari situ kita juga tahu bahwa  Nissy  gak sedingin yang dia bilang karena meski duduk gak bersebelahan dia masih menyilangkan kaki dengan ceweknya (susah ih jelasinnya,jadi kakinya ditaruh diatas kaki ceweknya gitu) seperti ini kira-kira adegannya.



Adegan berikutnya adalah Dacchan yang jadi Yankee (preman ) yang lagi nongkrong sama pacarnya yaitu Uno-Chan. Versi ini juga bikin ngakak karena Dacchan versi preman ternyata romantis yang bikin Uno-Chan geli wkwkwkwkwkwk.



Setelah semua peragaan hari itu, Shuta berkesimpulan kalau dia member  perempuan kemungkinan gak akan kencan dengan salah satu member pria karena sudah sangat saling mengenal satu sama lain. Shin-Chan bilang kalau itu justru bisa jadi alasan untuk jadian sementara Dacchan dan Nissy punya pendapat berbeda lagi bahwa sifat mereka di atas panggung dan kehidupan sehari-hari mungkin berbeda misalnya mereka gak mungkin bicara di rumah seperti mereka bicara di atas panggung yang butuh suara besar wkwkwkwkwkwkwk.

Hal menarik berikutnya yang mereka bahas adalah soal fans yang melakukan wave saat para member ganti baju. Para member kagum karena para fans kompak banget saat melakukan wave secara mereka konser di dome yang memiliki kapasitas ribuan dengan tempat duduk yang terbagi 3 lantai. Gw pun juga kagum loh sama wavenya para fans ini dan penasaran juga gimana mereka bisa kompak gitu dan ternyata ada leader yang memberi aba-aba. Jadi waktu AAA tanya gimana mereka melakukannya semua fans meninjuk ke satu arah dengan lighsticknya (berguna banget ya lighsticknya) dimana ada laki-laki yang mengangkat tangannya memberitahu kalau dialah  yang memberi aba-aba (keren juga sih 1 orang kasih aba-aba ke ribuan orang). Sayangnya orang yang bersangkutan gak bisa menjelaskan bagaimana caranya dia memberi aba-aba karena duduknya jauh banget di lantai 2.






Wah gak kerasa, Panjang juga ya moment berkesannya, jujur gw seneng melihat interaksi mereka disini terutama dramanya Nissy dan Mitsuko alias Dacchan versi cewek wkwkwkwkwkwk saking tertariknya gw sampai bahas part mcnya dulu sebelum konsernya gak apa-apa lah ya, menarik kok ^_^

Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca ya, sampai ketemu di postingan berikutnya ^_^





Love That Make You Cry











Konnichiwa semuanya, kali ini gw akan kembali membahas dorama yang gw tonton selain Daughter Of Lupin. Kalau Daughter Of Lupin lebih kearah komedi maka dorama ini lebih kearah melodrama romantis gitu, seperti apa sih cerita dorama ini?

Dorama yang memiliki judul jepang Itsuka Kono Koi o Omoidashite Kitto Naiteshimau (Iya sepanjang itu judulnya) atau sering disingkat menjadi Itsu Koi ini bercerita tentang kehidupan dan kisah cinta dari 6 anak muda yang datang ke Tokyo untuk merubah kehidupannya. Salah satunya adalah Sugihara Oto yang kabur dari  Hokkaido ke Tokyo karena akan dijodohkan oleh keluarga angkatnya. Oto bisa pergi ke Tokyo berkat bantuan Soda Ren yang datang untuk mengembalikan dompet Oto yang diambil oleh Haruta, temannya,  Namun mereka terpisah setelah sampai di Tokyo.

Cerita pun berlanjut setahun kemudian dimana Oto berhasil mendapatkan pekerjaan di rumah jompo dan bertemu dengan Ibuki Asahi, anak pemilik rumah jompo yang selalu tersenyum tapi ternyata menyimpan kisah gelap. Singkat cerita, Asahi menaruh hati pada Oto yang menyukai Ren yang sudah berpacaran dengan Kihoko yang memiliki kekasih lain selain dirinya, Semua itu dibongkar oleh Haruta dan Konatsu teman masa kecil  Ren saat keenam orang itu berkumpul bersama secara tidak sengaja.
Cerita pun kembali loncat beberapa tahun kemudian dimana Oto sudah berpacaran dengan Asahi dan hilang kontak dengan Ren namun malah berteman dengan Kihoko. Sampai pada suatu hari Oto bertemu dengan Ren yang sudah berubah dan berniat membantunya kembali menjadi dirinya yang dulu. Berhasilkah usaha Oto? Lalu bagaimanakah hubungannya dengan Asahi?  Akankah kisah ini berakhir bahagia? Atau penuh air mata seperti judulnya?

Arti dari  judul Jepang dorama ini adalah suatu hari, saat aku mengingat cinta ini, pasti aku akan menangis, Judul yang memang pas sih kalau menurut gw. Soalnya semua bisa dibilang punya kisah yang bikin ngelus dada ada yang cinta  terpendam, cinta tak terbalaskan, cinta yang dikhianati tapi pada akhirnya semua akan belajar bahwa cinta tidak bisa dipaksakan dan jodoh walau sudah terasa mustahil  akan bertemu pada waktunya dan sedekat apapun kau dengan orang yang dicinta kalau tidak berjodoh ya tidak bisa bersatu  (Mellow banget ya )

Kalau gw mau jujur, cerita dorama ini bukanlah tipe cerita favorit gw, bisa dibilang butuh kesabaran untuk nonton dorama ini. Tapi bukan berarti gw gak menemukan hal menarik dari dorama ini loh. Misalnya sinematografi dan dialognya yang menurut gw indah. Dialog favorit gw itu ada dari Asahi waktu dia membicarakan mengenai mimpi di rumahnya Oto saat dia menjenguk Oto yang sakit.

Selain sinematografi dan dialog, chemistry antar pemain juga bagus kalau menurut gw. Hal ini gak Cuma terlihat di dalam serial tapi juga diluar serialnya, dimana para cast ini sempat beberapa kali jadi bintang tamu acara tv untuk promosi, mungkin kapan-kapan akan gw bahas, mungkin loh ya ^_^ 

Kalau udah bahas chemistry berarti kita gak bisa lepas dari akting para pemainnya yang menurut gw bagus. Jujur,  gw sempat kaget melihat akting Nissy disini sebagai Ibuki Asahi. Soalnya, gw biasa lihat Nissy yang ceria di panggung sementara disini dia jadi kalem cenderung mellow gitu dan entah kenapa ekspresi mukanya waktu lihat bapaknya di rumah jompo itu dapet banget ngarep disayangnya. Akting Arimura Kasumi dan Kora Kengo sebagai Sugihara Oto dan Soda Ren juga bagus, mereka ini bikin gemes karena sifatnya yang sama-sama terlalu baik sama orang lain.Selain masih ada Takahashi Mitsuki yang berperan jadi Kihoko, pacar Ren yang memanfaatkan kebaikannya si Ren, awalnya sih gw pikir dia akan jadi karakter yang menyebalkan tapi ternyata dia malah berteman dengan Oto.Lalu ada Sakaguchi Kentaro yang memerankan Haruta, teman Ren yang mengambil dompetnya Oto sampai bikin Ren mengembalikannya ke Hokkaido. Sejak awal, gw gak terlalu memperhatikan Haruta sih tapi kesan gw dia orangnya sok asyik wkwkwkwkwkwkwk. Tapi bisa dibilang kisah ini kan berawal dari perbuatannya jadi boleh saja kalau kita bilang dia berjasa lah ya . Lalu ada Morikawa Aoi yang memerankan Konatsu yang adegan membongkar kenyatannya sampai ditiru orang di internet.

Kesimpulannya, menurut gw dorama ini memang bisa dibilang berjalan agak lambat tapi tetap memiliki sisi menarik yang menghibur. Teman-teman yang suka cerita cinta bisa coba nonton dorama ini, bagi yang kurang suka kisah cinta pun bisa coba nonton buat menikmati akting para pemerannya ^_^




Sampai disini dulu ya Review kali ini, terima kasih buat yang sudah mampir dan baca.
Sampai ketemu di postingan selanjutnya ^_^

AAA Member



Setelah beberapa kali membahas tentang grup AAA, gw sadar kalau gw belum membahas terlalu jauh mengenai para membernya. Alasannya adalah waktu gw pertama kali nulis tentang AAA, bisa dibilang gw belum terlalu hapal dan tahu tentang para membernya. Tapi setelah beberapa kali menonton mereka gw pikir seru juga  kalau membahas setiap membernya soalnya mereka semua punya karakter yang unik sih. Siapa tahu diantara teman-teman pembaca ada juga yang belum terlalu tahu siapa-siapa saja personil AAA kan?

Gw akan mulai dari 5 member yang masih aktif dulu ya, sudah siap?

-      Nishijima Takahiro

Pertama kita punya Nishijima Takahiro atau sering dipanggil Nissy yang juga merupakan nama panggung solonya. Nissy ini punya warna member orange. Pertama lihat Nissy, gw mikir kalau dia ini kalem loh, soalnya ekspresinya kalau di MV atau kalau lagi live kan sendu gitu.Tapi semua kesan pertama itu berubah sejak gw lihat dia di video saat sesi MC atau game karena ternyata dia orangnya amat sangat kocak teman-teman. Kalau lihat video-video lama AAA, Gw sering menemukan tingkahnya yang memancing tawa gw mulai dari muka aneh andalannya, MC garing, wajahnya kalau lagi dikerjain teman-temannya sampai saat dia jadi karakter perempuan yang disebut Nishiko.

 Pokoknya Nissy ini bisa dibilang berani malu lah orangnya, dia juga kelihatannya suka tantangan karena selain nyanyi di grup dan solo, dia juga pernah berakting baik di film, dorama bahkan panggung teater, Nissy juga pernah menyutradarai film pendek yang dibuat dari gabungan 3 video klip lagu solonya. Dengan segala tingkah lakunya itu, gw agak kaget waktu tahu kalau dia ini yang paling sering nangis di grup, kayaknya orangnya ekspresif dan jujur ya jadi open aja gitu (Fans sok tahu hehehehehehe).

Selain tingkah lakunya yang kocak dan ajaib , suara adalah hal yang bikin gw suka sama Nissy. Gak tahu ya menurut gw suara Nissy ini enak baik saat nyanyi nada tinggi  maupun rendah dan cara nyanyinya itu bikin ikut hanyut (sungai kali). Satu lagi point menarik dari Nissy bagi gw adalah senyumnya yang membuat gw suka ikut senyum kalau lihat.


-      Atae Shinjiro


Selanjutnya kita punya Shinjiro yang sering dipanggil Shin-Chan, dia adalah member termuda AAA yang lahir di Osaka jadi kadang dia suka suka bicara pakai logat Osaka.

Ciri khasnya adalah suara seraknya yang memberi warna tersendiri di setiap lagu AAA. Shin-Chan ini selalu terlihat kalem baik di atas maupun luar panggung, cocok sih dengan warna biru yang jadi warna membernya. Selain kalem, Shin-Chan ini kayaknya pemalu deh soalnya kalau dia  disuruh melakukan sesuatu sama member yang lain misalnya joget atau apa gitu pasti kelihatan malu dan ketawa sendiri wkwkwkwkwkwkwk

Hal yang gw suka dari Shin- Chan ini adalah kalau dia lagi bareng Nissy, karena biasanya itu bisa menghasilkan adegan yang mengundang tawa. Soalnya Nissy itu kan rame banget ya orangnya dan dia suka ngegodain Shin-Chan, bahkan bergaya centil yang biasanya tetap ditanggapi dengan cool oleh Shin-Chan tapi justru itu yang bikin kocak. Meski kadang Shin-Chan gak bisa nahan ketawa juga kalau udah lihat muka anehnya Nissy.

Gw juga suka kalau lihat dia lagi malu atau buru-buru saat main game, menggemaskan kaya bocah ^_^. Shin- Chan ini juga terkenal jago bahasa Inggris karena memang pernah belajar bahasa inggris di Amerika.




-      Hidaka Mitsuhiro

Rapper yang memiliki warna member kuning ini punya nama  panggilan Dacchan. Kalau berdasarkan fakta yang dibocorkan teman-temannya  di sesi MC saat konser mereka di tahun 2018 katanya sih sebenarnya dia yang paling pemalu. Jujur, gw kaget juga sih waktu tahu soalnya yang gw lihat dia ini ceria banget dan lumayan sering nyapa penonton . Dacchan ini termasuk yang sering ganti gaya rambut kalau dilihat dari gaya awalnya saat debut. Dia pernah berambut gondrong, gaya spike, dicat tapi Cuma ujung-ujungnya saja, lalu berambut pendek. Gw sendiri suka saat dia berambut pendek. Dia  juga sering ngeledek Nissy wkwkwkwkwk

Hal yang gw suka dari Dacchan adalah gaya dia saat ngerap yang menurut gw enak didenger soalnya cenderung kalem meski ada saat dimana dia ngerap dengan sangat cepat tapi gak kaya orang marah gitu loh. Kerennya Dacchan adalah dia bisa free style, jadi gw pernah nonton beberapa video dimana AAA tampil sebagai bintang tamu dan Dacchan ini diminta ngerap secara on the spot berdasarkan 3 kata yang diberi oleh MC-nya dan dia bisa, sugoi jyanai?
Dacchan juga punya karir solo dengan nama SKY-HI dan sering menulis lirik untuk lagu AAA terutama lirik  rapnya dia.

-      Sueyoshi Shuta

Selanjutnya kita punya Shuta yang punya pink sebagai warna membernya. Bisa dibilang Shuta ini termasuk member yang paling sering gonta-ganti gaya rambut selain Dacchan. Dia pernah berambut merah, pirang, hitam, hijau gelap. Shuta ini jago dance yang agak akrobatik gitu loh. Gw pernah lihat di video, dia bisa berdiri terbalik diatas 2 kursi yang ditumpuk gitu (maaf, susah jelasin posenya).Menurut gw dia ini orangnya kalem tapi humoris karakternya bisa dibilang tengah-tengah, Dia gak sepemalu Shin-Chan tapi juga enggak serame Nissy.


Hal yang gw suka dari Shuta adalah suaranya yang menurut gw enak didengar, gw suka banget bagian di lagu Lover yang dinyanyikan Shuta yaitu waktu dia nyanyi “Everyday, Everynight daisuki nano wa” menurut gw suara dia asyik banget di bagian itu. Gw juga suka gerak badannya saat ngedance, terlihat menikmati banget gitu.


-      Uno Misako

Nah sekarang kita kenalan sama member paling cantik di AAA secara dia cewek satu-satunya yaitu Uno Misako yang biasa dipanggil Uno-Chan dan punya warna member ungu. Uno-Chan ini bisa dibilang termasuk kalem bahkan kadang lemot tapi dia selalu senyum dan terlihat menikmati kegiatan apapun itu. Kelebihan Uno-Chan adalah tahan pedas, gw pernah lihat sebuah video dimana dia kuat banget makan sejenis cabe dalam ukuran besar dan terlihat baik-baik saja bahkan makan dengan nikmatnya, disaat Nissy yang baru makan segigit dengan ukuran kecil aja udah teriak kepedesan, keren gak tuh?

Hal yang gw suka dari Uno-Chan adalah suaranya yang menurut gw enak didengar, buat yang kurang sreg dengan suara melengking yang biasanya dimiliki penyanyi perempuan Jepang, boleh coba denger suaranya Uno-Chan nih. Waktu masih ada Chiaki, Uno-chan ini imagenya kaya kakak perempuan yang seksi kalau menurut gw tapi setelah Chiaki keluar dia bisa juga tampil cute.



Mantan Member

-      Ito Chiaki

Chiaki adalah mantan member yang mengumumkan kelulusannya dari AAA pada tahun 2017 karena menikah dan  hamil. Chiaki yang memiliki warna member merah ini adalah orang yang cute dan ceria saat berada di panggung. Dari beberapa video yang pernah gw tonton sih, Chiaki ini sering jadi objek kejahilannya Nissy, sampai di satu acara Chiaki cerita kalau si Nissy pernah iseng banget pakai baju dia  wkwkwkwkwkwkwk. Selain nyanyi,  Chiaki juga pernah main drama di Taiwan dan punya brand sendiri yang diberi nama charming kiss.

Hal  yang gw suka dari Chiaki adalah tingkahnya dia yang lucu, kadang dia kelihatan gugup tapi mau aja disuruh pose imut wkwkwkwkwkwkwk.Suaranya juga enak didengar.

-      Urata Naoya


Sang leader yang bisa dibilang member AAA pertama yang gw kenal karena pernah berduet dengan Hamasaki Ayumi. Kalau  menurut Nissy, Urata yang punya warna member hijau ini adalah leader yang tidak bersikap seperti leader dalam artian positif ya, orangnya asyik gitu maksudnya. Dari yang gw lihat, Urata ini orangnya pinter ngomong dan membangun suasana. Kalau masuk sesi MC, dia akan membukanya dengan ucapan terima kasih sebelum akhirnya mulai obrolan yang ngalor-ngidul wkwkwkwkwkwkwkwk dan akan mengingatkan untuk kembali nyanyi. Sayangnya, Urata memutuskan keluar pada akhir tahun 2019 kemarin setelah hiatus akibat kasus pemukulan saat mabuk.

Hal yang gw suka dari Urata adalah suaranya yang menurut gw unik dan gw suka banget kalau dia udah nyanyi bareng Nissy yang suaranya sama-sama tinggi. Dia juga orangnya gampang banget ketawa sama tingkah para member meski akan jujur kalau misalnya tingkah teman-temannya ada yang enggak menarik menurutnya wkwkwkwkwkwk.


Sebenarnya mantan membernya masih ada 1 orang lagi yaitu Yukari, yang keluar karena alasan kesehatan. Gw juga kurang tahu sih Yukari ini gimana orangnya soalnya gw jarang nemu video yang mereka masih berdelapan selain MV, jadi gw gak bisa nulis banyak tentang dia, Gomenasai.

Salah satu hal yang menarik dari AAA bagi gw adalah chemistry antar membernya yang asyik untuk disimak. Banyak moment antar member yang jadi favorit fans, sepanjang yang gw tahu sih kayaknya setiap member punya nama pairing dengan 6 member lainnya wkwkwkwkwkwkwk.


Gw juga suka dengan pembagian vocal mereka yang rata, ternyata dulunya Shuta, Shin-Chan dan Chiaki jarang nyanyi, mereka lebih ke dancer Tapi, makin kesini, mereka lebih sering nyanyi. Gw pribadi sih lebih suka dengan pembagian vocal yang merata ini, soalnya jadi lebih  berwarna.

Kayaknya pembahasan mengenai para member gw sudahi sampai disini dulu ya, kalau suatu saat gw menemukan sesuatu yang menarik lagi akan gw bagi lagi ya.Sebenarnya interaksi dan karakter para member akan lebih terlihat saat mereka sedang di luar konser eperti jadi bintang tamu atau interview tapi kebanyakan videonya sudah dihapus nih, jadi butuh perjuangan untuk menemukannya. Kira-kira teman-teman ada yang tahu tempat berbagai video tentang AAA?


Sekian dulu postingan gw kali ini ya, terima kasih sudah mampir dan baca.


Sampai jumpa di postingan berikutnya ya.




Copyright 2009 Blue Dolphin. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy