RSS

Boku no Hero Academia More Spoiler Alert


Holaaa, Mina-san apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu yaaaa. 



 Hari ini gw ingin bahas episode yang sudah ditunggu-tunggu oleh penggemar anime Boku no Hero Academia atau Hero Aca yaitu episode special berjudul More. 




Sebagai informasi, More ini diambil dari chapter special yang dirilis di volume terakhir tankoubon manganya. Ceritanya sendiri berfokus pada anak-anak kelas A yang kini sudah dewasa dan menjadi pro Hero.



 Dibuka dengan adegan Ochako terbangun di padang rumput dan melihat Toga Himiko yang seolah ingin menyampaikan sesuatu kepadanya. Namun ternyata, semua itu hanyalah mimpi, karena Ochako masih ada di ruang kerjanya yang berantakan. 



Setelah lagu The Revo dari Porno Graffity muncul sebagai opening, Adegan pun berlanjut ke Ochako yang bertemu Froppy, Lemillion, Nejire dan Suneater untuk urusan pekerjaan yaitu bertemu dengan anak-anak yang masuk ke program konseling kekuatan. 



Disini ada satu pertanyaan penting dari Suneater untuk Ochako yaitu ‘’apakah Kamu punya waktu untuk dirimu sendiri?’’ 



Ochako bilang kalau Dia suka melihat orang lain tersenyum. Ditambah dia sering bertemu Froppy dan juga teman-teman yang lain, dia juga merasa sangat senang karena bisa melakukan hal yang dia sukai jadi setiap hari adalah waktu untuk dirinya sendiri. 



Malamnya, Ochako dan Froppy duduk di kereta dan membicarakan mimpi Ochako tentang Toga Himiko yang tidak bisa Ia ingat. Ochako merasa kalau Toga Himiko sepertinya ingin menyampaikan sesuatu padanya.




 Di lokasi yang berbeda, Kita bisa lihat mobil yang disetir oleh Kacchan, membawa Kirishima dan Deku di dalamnya. Awalnya, percakapan yang terjadi hanya hal biasa seperti Kacchan yang ngomel karena harus jemput Deku dan digodain Kirishima, membicarakan murid yang bisa jadi asisten hero sampai tawaran Kacchan pada Deku secara tidak langsung yang akhirnya mengarah ke kata-kata ‘’ Sudah saatnya Kau memandang lebih tinggi ke diri sendiri, atau Kau akan melewatkan hal yang seharusnya Kau perhatikan, ketika Kau berpikir semua istimewa maka sebenarnya tidak ada yang istimewa,’’ yang bikin Deku bingung dan belum sadar akan besarnya efek kata-kata tersebut bagi dirinya. 




Adegan pun berlanjut di restoran, tempat murid kelas A berkumpul untuk merayakan keberhasilan Shoto ada di peringkat 2 chart Hero. Disini, Kita bisa lihat semua anggota kelas A termasuk Aoyama dan Shinso! Serta peringkat mereka. 




Suasana dan obrolan yang terasa hangat dan ringan sedikit berubah jadi serius waktu Shoto cerita ke Deku dan Kacchan yang intinya adalah dia menemukan sesuatu yang lain dari dirinya selain keinginan untuk menjadi ‘’orang yang kuinginkan’’ yang selalu dia impikan dulu. 



Selesai mendengarkan cerita Shoto, perhatian Deku sedikit teralihkan dengan obrolan di meja lain tentang Kuroiro dan Kinoko dari kelas B yang pacaran. Obrolan ini pun memancing rasa penasaran Sero dengan Kaminari dan Jiro yang agensinya bersebelahan. Kalau menurut Jiro sih, hubungan mereka tidak seperti itu. Sementara Kaminari malah cerita kalau dia gugup soal menjadi independen jadi begitu tahu kalau gedung disebelah Jiro kosong langsung saja dia sewa. 





Cerita Shoto dan obrolan mengenai hubungan istimewa ini membuat Deku merenung sesaat dan berpikir kalau mungkin saja ada bagian dari dirinya yang belum Ia sendiri sadari. Dan…Kita bisa lihat kalau Deku menyadari sesuatu ketika melihat ke satu arah… Ochako. 





Sayangnya, belum sempat moment ini diceritakan lebih lanjut, ada alarm berbunyi. Menandakan kalau sedang ada kejadian yang membutuhkan Hero. Dan disinilah para pro Hero dari kelas A beraksi diiringi musik yang ikonik. 





Selesai mengatasi masalah, para Hero ini pun memutuskan untuk pulang dan berjanji untuk berkumpul lagi kapan-kapan. Kacchan bilang kalau dia gak bisa antar Deku karena besok Edgshot pulang ke Jepang, tapi Kirishima, Mina dan Kaminari minta ikut dengan Kacchan karena searah, ingin lihat mobil baru Kacchan dan turun di tengah jalan. 





Deku dan Kacchan pun mengucapkan salam perpisahan dimana Deku minta Kacchan buat jadi guru tamu lagi kapan-kapan yang dibalas Kacchan dengan ‘’ jangan jadikan Aku contoh buruk!’’ wkwkwkwkwkwkwk Setelah membalikkan badan, terlihat Deku terdiam dan Kita bisa dengar suara Kacchan yang bilang ‘’ kalau semua istimewa artinya tidak ada yang istimewa,’’ seperti di mobil sebelumnya. 






Lalu, Kita bisa lihat Ochako yang berjalan sendirian di kota setelah berpisah dengan Froppy di stasiun. Sambil jalan, Ochako merenung kalau Ia tidak punya banyak kesempatan untuk bicara dengan Deku selama acara karena posisi mereka yang duduk berjauhan. 





Ochako pun berusaha menenangkan pikirannya dengan kata-kata ‘’Kita sering ketemu waktu kerja,’’ dan Dia teringat waktu Deku bilang kalau Ochako adalah pahlawannya. Langkah Ochako pun terhenti dan berpikir kalau sejak pertarungan besar, mereka berdua sama-sama menemukan hal yang ingin dan harus mereka lakukan. Mereka pun saling menghormati hal tersebut dan menjalaninya dengan tawa. Bagi Ochako, hal itu tuh sangat mewah setelah apa yang mereka lalui. 





 Tapi, ternyata dalam lubuk hatinya yang paling dalam, Ochako ingin ngobrol lebih banyak dengan Deku. Dan…. saat berpikir begitu sambil membalikkan badan, orang yang ada di pikirannya pun hadir. 




Yup, Deku sedang berlari ke arah Ochako sambil tersenyum dan bilang ‘’Ah, syukurlah, ketemu,’’ Setelah ada di hadapan Ochako, dengan napas yang belum teratur, Deku bilang kalau Ia menghormati semua (teman-teman mereka maksudnya), menganggap mereka istimewa dan menyukai mereka semua. Setidaknya, itulah yang dia pikirkan selama ini. 





Tapi, Deku mengakui kalau hari ini, Dia merasa ingin bicara lebih banyak dengan Ochako, mulai sekarang dan untuk kedepannya pun, Dia ingin bersama Ochako lebih banyak. 





Ochako pun mulai ingat tentang apa yang Toga Himiko bilang di mimpinya bahwa Toga Himiko ingin Ochako untuk bisa hidup lebih bebas seperti yang dia inginkan. Dan, Ochako pun sadar kalau mimpi itu mulai datang setelah Deku bisa kembali jadi pahlawan yang memperbanyak kesempatan mereka untuk bertemu. 





Dengan dukungan dari bayangan Toga Himiko, Ochako pun dengan gugup dan malu-malu menjawab kalau perasaan mereka sama sambil mengangkat tangannya yang disambut Deku. Kemudian terdengarlah lagu I dari Bump of Chicken yang sekali lagi menutup perjalanan cerita Deku dan teman-temannya. 





Kesan gw setelah menonton episode ini tuh hampir mirip dengan season final dimana ada senang, sedih dan haru campur jadi satu. Perbedaanya adalah gw merasa senang karena bisa nonton Deku dan yang lainnya lagi setelah mereka jadi dewasa. Di satu sisi, gw juga sedih karena ini mungkin jadi episode terakhir mereka. Selain itu, gw juga ada perasaan haru melihat bagaimana mereka tumbuh dan berpikir sebagai orang dewasa (duh sok tua banget gw ini wkwkwkwkwk) 






Judul More sendiri sebenarnya awalnya agak menggelitik bagi gw, karena terlalu simple. Seperti cuma menunjukkan kalau cerita ini tuh sedikit bagian ‘’more’’ dari Hero Aca setelah tamat. Tapi setelah baca chapter manganya beberapa kali dan nonton versi animenya, gw merasa kalau more ini merupakan tema penting bagi para hero ini setelah dewasa. 






Di awal cerita, Deku dan kelas A adalah remaja yang hanya memiliki impian menjadi hero, artinya segala masalah dan tantangan mereka hadapi dengan fokus untuk menjadi hero. Tapi setelah mereka dewasa dan menjadi hero, tentu tidak aneh kalau mereka mulai memikirkan hal lain. Bukan berarti mereka bosan dan melupakan tanggung jawab hero, tapi mereka punya waktu untuk memikirkan hal yang sebelumnya gak sempat mereka pikirkan. Menurut gw itu realistis dan banyak orang bakal bisa relate dengan hal tersebut, termasuk gw sendiri. 





Gak heran sih kalau Yamashita Daiki, Okamoto Nobuhiko dan Sakura Ayane bilang kalau More ini akan menyorot para hero muda ini dari sisi yang berbeda serta lebih banyak memasukkan unsur human drama.





 Kesimpulannya, More bisa dibilang agak berbeda dari Hero Aca yang sebelumnya Kita tonton. Tapi menurut gw, ceritanya masih masuk dan enak diikuti serta menunjukkan perkembangan karakternya.



 Okelah, Kalau begitu, sampai disini dulu pembahasan gw tentang Hero Aca episode More. 




Rencananya, untuk selanjutnya gw akan bahas tentang adegan favorit gw dari episode ini. 




Tadinya ingin gw gabung sih, tapi kelihatannya akan terlalu panjang jadi lebih baik dibahas secara terpisah ya. 





Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini. Sampai jumpa di postingan berikutnya ya. 






Plus Ultra!

Yamashita Daiki


 Hola Minna-san, apa kabar? Semoga sehat, bahagia dan selalu semangat menghadapi tantangan setiap harinya ya.


Hari ini gw ingin bahas tentang satu sosok yang sedang sangat menarik perhatian gw belakangan ini.


Siapakah dia?




Yup, jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah Yamashita Daiki. Dia ini adalah seiyuu atau pengisi suara dari karakter Midoriya Izuku atau Deku di serial anime Boku no Hero Academia atau Hero Aca. 


Apa yang bikin seorang Daiki menarik di mata gw?


Pertama, tentu suaranya dong. Meski bisa dibilang telat ya. Soalnya gw itu mulai suka banget sama suara Daiki sebagai Deku waktu arc dark Deku. Padahal kan gw sudah dengar suaranya sejak season 1 ya? Tapi entah kenapa di arc itu tuh dia bisa bikin gw ikut merasa simpati atas apa yang dirasakan dan dipikirkan Deku. Dan waktu nonton ulang Hero Aca dari awal, gw baru sadar kalau suara Daiki ini sangat fleksibel, dia bisa bikin gw ketawa dan emosional di setiap scene Deku dan akhirnya jadi penasaran deh buat cari info lebih tentang dia.




Dan gara-gara pencarian itu, gw menemukan fakta kalau Daiki ini sering banget ada di event-event anime baik itu Hero Aca maupun anime lain yang dia isi suaranya. Terus dari video full maupun cuplikan event itu, sosok Daiki makin menarik di mata gw karena tingkahnya lucu.


Jadi, seorang Yamashita Daiki ini sering banget belibet kalo ngomong, bahkan pernah lagi bicara sebagai Deku di event radio, lidahnya keseleo wkwkwkwkwk. Terus, pernah saking gugupnya dapat pesan dari Horikoshi Sensei (mangaka-nya Hero Aca), Daiki terbata-bata baca kanji sampai dibantuin sama Kaji Yuki seiyuu-nya Todoroki Shoto. Daiki juga pernah hampir kebalik menyebutkan kalau Ia memerankan Yamashita bukannya Midoriya wkwkwkwkwkwk. Pokoknya ada aja tingkah atau kata-katanya yang memancing tawa. 


Tapi, gw juga jadinya salut. Soalnya di moment yang kaya gitu, Daiki masih bisa ketawa, senyum dan lanjut usaha lagi melanjutkan yang dikerjakan. Mana suara ketawanya tuh menyenangkan, jadinya gw kan ketularan buat ketawa dan senyum juga. Kakkoi desu Daiki-San!!




Terus, fakta lain yang gw temukan tentang Daiki sekaligus yang bikin gw jadi demam ter-Daiki-Daiki belakangan ini adalah dia sudah debut jadi penyanyi sejak tahun 2021.


Memang, jumlah lagu dan albumnya belum banyak, tapi dari beberapa yang gw dengar, lagunya enak-enak dan ada yang bikin kuping gw jatuh cinta. Jadinya Daiki sekarang merupakan salah satu penyanyi jepang yang mengisi playlist gw deh.


 Suaranya tuh tipe yang tinggi, enak di dengar dan merdu. Mana kalau lagi nyanyi di panggung pecicilan banget jadi ikut semangat wkwkwkwkwkwk. 


Berikut beberapa lagu Daiki yang sedang sering gw putar, siapa tahu bisa jadi referensi buat teman-teman:


Oke, sampai disini dulu ya pembahasan gw tentang Yamashita Daiki, terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini. Yang mau rumpi-rumpi soal Daiki, boleh loh di kolom komentar ^_^


Sampai ketemu lagi di postingan berikutnya.


Sakura Ayane Recollection Guests: Yamashita Daiki







 Holaaa Mina-san, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia yaaa.



Kali ini gw mau bahas tentang hal yang jarang gw nikmati yaitu podcast. Jujur, gw bisa dibilang adalah tipe yang hampir gak pernah mendengarkan podcast di platform kecuali kalau ada favorit gw di dalamnya.



Tapi ternyata, ketertarikan gw pada Hero Aca belakangan ini membawa gw untuk mendengarkan podcast yang berjudul Recollection di Spotify.



Jadi Recollection ini adalah program yang dibawakan oleh beberapa seiyuu secara bergantian setiap bulannya. Episode yang akan gw bahas kali adalah yang dipandu oleh Sakura Ayane, seiyuu dari Uraraka Ochako yang mendatangkan Yamashita Daiki, seiyuu dari Deku sebagai bintang tamunya.



Okelah, tanpa basa-basi langsung saja Kita bahas ya, Hajimemasyou.



Recollection dibuka dengan narasi Ayane yang diucapkan secara ngebut karena dia sudah gak sabar buat ngobrol bareng Daiki wkwkwkwkwk. Soalnya katanya, mereka tuh hampir gak pernah punya waktu panjang buat ngobrol berdua doang jadinya Ayane pengen waktu ngobrolnya lebih panjang dan langsung manggil Daiki.



Dan… Akhirnya, suara Daiki pun terdengar menyapa pendengar. Terus sekali lagi, Ayane mastiin kalau terakhir kali mereka ngobrol berdua itu, adalah waktu mereka tampil di Okinawa Anime Festival dan itupun ada MC juga bintang tamu lain, jadi gak yang bener-bener ngobrol berdua. 



Hal ini pun dibenarkan Daiki yang cerita kalau mereka berdua sebenarnya sering ngobrol bareng sesama seiyuu juga di studio sambil ngunyah cemilan, jadinya malah kaya nongkrong karena ramai.



Daiki juga bilang kalau hal yang sering mereka obrolin tuh tentang buah. Ternyata, Ayane ini suka banget buah dan sering kasih info soal buah ke Daiki. Terus Ayane juga nambahin kalau mereka itu nyambung ngobrol yang seringnya tentang makanan bahkan pernah berantem masalah makanan.



Iya, Ayane bilang kalau dia pernah bikin Daiki yang adem ayem itu marah loh wkwkwkwkwk. Daiki sampai bilang kalau dia masih belum bisa lupa kejadiannya sampai sekarang.



Nah loh, ada apa sih memangnya?



Jadi, Daiki ini terkenal banget sebagai penyuka hamburg dan dia punya restoran favorit bernama Sawayaka, yang waktu itu dia rekomendasiin ke orang-orang termasuk Ayane. Daiki sudah antusias waktu Ayane bilang pernah makan. Tapi…dia langsung shock waktu Ayane bilang ‘’futsu ni oishikatta,’’ yang maksudnya kaya dia mengakui enak tapi ya gak istimewa gitu dan langsung bikin Daiki ngamuk wkwkwkwkwkwk.



Lucu deh dengar mereka berdua ribut tentang hamburg yang ditutup dengan Daiki yang bilang kalau dia tuh pengennya reaksi Ayane lebih terharu lagi sambil pura-pura nangis wkwkwkwkwk.



Setelah pembahasan tentang hamburg selesai, mereka bahas tentang kapan pertama kali mereka bertemu. Katanya sih mereka ketemu itu di tahun 2014 lewat anime Psycho Pass 2 dimana Daiki berperan jadi Suzuki Moe, sementara Ayane jadi Shimotsuki Mika.



Kata Daiki, dari cara bawa naskah aja, Ayane sudah menunjukkan kalau karakter yang dia mainin tuh kuat. Ayane malah nambahin kalau kayaknya saat itu yang anti sama karakternya bertambah wkwkwkwkwk.



Terus mereka juga ngobrolin tentang karir mereka di dunia seiyuu. Jadi Daiki ini di mata Ayane adalah ‘’toshi ue kohai’’ atau junior yang usianya lebih tua. Jadi maksudnya secara usia Daiki memang lebih tua, tapi secara karir, yang debut duluan itu Ayane. Makanya Ayane merasa kalau mereka tuh kaya kakak adik.



Lucunya Daiki langsung nanya ‘’ siapa yang mana?’’ yang dibales Ayane dengan ‘’enaknya siapa ya?’’  wkwkwkwkwkwk. Daiki bilang kalau dia tuh merasa kalau Ayane tuh enak diajak ngobrol. Ayane bilang lagi kalau mereka tuh kaya saudara seumuran meskipun bukan kembar.



Ayane juga cerita kalau kesan dia sama Diki tuh adalah orang yang sangat welcome banget vibenya. Contohnya nih, kalau mereka selesai rekaman episode Hero Aca dan Ayane pamit duluan, Daiki bakal melambaikan tangan sambil bilang ‘’Otsukaresama desu’’ Ayane bilang kalau dia tuh mikir ‘’ Daiki kaya Deku banget, lucu,’’. Dan itu bikin Ayane yang sebenernya gak gampang terbuka sama orang jadi mau lebih terbuka.



Denger itu, Daikinya ketawa ngakak dan bilang kalau dia ngelakuin itu secara gak sadar. Tapi dia ngaku kalau mikir pengen akur sama semua orang. Dengan gitu pasti lebih seru dan kerjaan pun akan terasa lebih mudah dilakukan.



Daiki bilang dia gak sadar kalau Ayane tuh tipe tertutup. Ayane bilang kalau dia sering diomongin orang ‘’ Kamu pemalu ya,’’ atau ‘’jutek’’ dan Ayane ngerasa kalau Daiki kayak bukan tipe orang yang meratiin itu.



Kata Daiki itu mungkin juga karena suasana kerjanya asyik dan saling dukung. Ayane setuju juga, karena seiyuu murid kelas A di Hero Aca tuh bikin mereka serasa teman sekelas beneran. Terus, ada juga karakter abang lewat Kaji Yuki dan Okamoto Nobuhiko yang berjasa bikin suasana tambah asyik.



Ayane cerita lagi kalau ada moment bareng Daiki yang berkesan bagi dia. Tepatnya di salah satu event Hero Aca waktu mereka habis sesi live dubbing dan Ayane nangis. Ternyata waktu dia berbalik buat ambil tissu, Daiki juga melakukan hal yang sama dengan wajah habis nangis juga.



Kata Ayane itu bikin dia merasa kalau mereka tuh saudara yang tumbuh besar bersama.  Sementara Daiki ngaku kalau dia gampang terbawa perasaan kalau lihat orang nangis. Dan dia bisa merasa kalau Ayane tuh punya perasaan yang kuat terhadap anime dan karakter yang dia perankan, jadi dia gak tahan buat gak nangis.



Terus mereka juga ngomongin anime lain yang mereka bintangi bersama yaitu Pokemon, Katanya disini mereka termasuk yang tenggorokannya kuat karena banyak memerankan pokemon yang berteriak. Satu orang lagi yang suka dapat peran yang sama adalah Miyake Kenta yang di Hero Aca memerankan All Might. Artinya seiyuu Hero Aca ini terbiasa sama adegan teriak wkwkwkwkwkwk.



Selanjutnya, mereka ngomongin tentang karirnya Daiki. Jadi, Ayane tanya ke Daiki apa yang bikin dia kepikiran buat jadi seorang seiyuu.



Daiki cerita kalau awalnya tuh dia mikir memainkan suara itu pas SD waktu ibunya beliin video Aladdin dan dia terkesan banget sama seiyuu yang isi suara karakter Genie dalam bahasa Jepang.



Daiki sering mengulang adegan Genie dan akhirnya mulai meniru, merekam dan memperdengarkan ke ibunya. Daiki bilang dia suka banget wajah ibunya yang bahagia waktu dengar rekaman suaranya. Waktu sudah SMP, Daiki baru tahu tentang profesi seiyuu dan setelah dewasa memutuskan menjadi salah satunya dengan masuk agensi.



Soal suara, Daiki bilang dari dulu suaranya selalu tinggi jadi waktu padus di sekolah saat para cowok yang sudah mulai berubah suaranya pindah ke bagian tenor, Daiki tetap di bagian alto. Waktu Ayane tanya ‘’apa suaramu berubah?’’ Daiki jawab ‘’ berubah kok tapi tetap begini,’’ dengan nada lucu. Terus waktu Ayane tanya ‘’apa Kamu pernah memerankan perempuan?’’ sambil ketawa Daiki jawab kalau pernah.



Daiki cerita kalau baru-baru ini dia memerankan karakter perempuan. Terus waktu mengisi di anime Yowamushi Pedal, sebelum Hero Aca yang kebanyakan seiyuu-nya cowok, dia pernah ambil karakter perempuan karena kurang orang ketika dibutuhkan.



Berikutnya, Ayane tanya kalau apakah jenis karakter yang Daiki perankan selama ini ada perubahan. 



Daiki jawab ada. Kata Daiki, sebelumnya dia sering dapat karakter shounen (remaja cowok) yang umumnya selalu bersemangat. Tapi belakangan ini, dia mulai juga dapat karakter yang tenang, misterius dan sedikit tricky. Hal ini bikin Daiki mikir kalau berakting tuh sangat menarik.



Soalnya, Daiki terbiasa memerankan karakter yang selalu mengeluarkan suara keras jadi ketika memerankan karakter yang tenang, Daiki belajar untuk menahan dan mengontrol diri ketika mengeluarkan suara.



Terus, setelah sempat cerita soal pengaruh positif Daiki, Ayane akhirnya bahas soal musik, karena nanti mereka akan buat playlist di akhir sesi.



Lucu deh denger ketawa Daiki waktu Ayane bilang kalau Daiki tuh pinter nyanyi dan muji kalau Daiki tuh memang bisa banget bikin konser. Daiki cerita kalau awalnya tuh ya sama kaya soal seiyuu yaitu dari video Disney.



Daiki juga cerita kalau dia mendengarkan berbagai macam musik tanpa memikirkan genre. Contohnya dia suka Wicked yang bisa bikin dia semangat, J-pop karena dari kecil suka nonton acara musik, band yang ngerock sampai rap pun dia suka.



Waktu Ayane tanya apa suka dengar idol, Daiki jawab kayaknya di bagian itu aja yang dia jarang denger. Tapi ada lagu yang dia anggap bagus, cuma memang dia bukan pendengar setia idol.



Terus sebelum bikin playlist dari lagu anime yang mereka bintangi, Ayane dan Daiki bingung karena anime yang mereka bintangi terutama Hero Aca punya banyak lagu yang bisa bikin mereka emosional.



Daiki bilang ada lagu yang berkesan buat dia yaitu Long Hope Philia dari Suda Masaki karena pernah dia bawakan di live. Daiki pun bikin Ayane heboh waktu bilang ada dua lagu lagi dari Hero Aca yang pernah dia bawakan di livenya yaitu Tsubomi dari Omoinotake dan Heroes.



Kalau Ayane, dia bilang lagu yang berkesan itu The Days dari Porno Graffitti karena dari situlah mulanya Hero Aca. Terus selain itu ada juga lagu Ta ga Tame dan Sketch dari Akiyama Kiro. Soal lagu Sketch ini Ayane cerita kalau pernah mikir lagu ini tuh buat Toga dan Twice karena salah satu clip endingnya pernah menampilkan mereka.



Satu lagi yang bikin Ayane terkesan adalah Sakiyama Soushi yang ternyata lagunya buat Hero Aca pernah dinyanyiin juga sama Daiki. Sakiyama Soushi ini berkesan buat Ayane karena dia kenal Soushi dari waktu debut dan akhirnya dia bisa bikin lagu buat Hero Aca. Setelahnya, Ayane dan Daiki bingung bersama karena masih banyak lagu yang mereka suka tapi belum dibahas wkwkwkwkwk.



Akhirnya mereka bahas soal lagu Pokemon. Lagu yang berkesan bagi Ayane tuh lagu yang dia ikut berpartisipasi dan harus ngerap dengan menyebutkan nama-nama pokemon. Ayane juga suka satu lagu lagi yang ada dance lucu yang tidak terlalu sulit diikuti. Kalau Daiki, dia bilang suka lagu opening yang berjudul Halo karena terasa optimis.



Ayane dan Daiki pun break sebentar sebelum acara berakhir. Setelah break, Ayane dan Daiki akhirnya berhenti bingung bersama dan bisa memutuskan lagu untuk playlist mereka. Daiki memilih lagu Friend Like Me dari Aladdin, juga Long Hope Philia dan Tsubomi dari Hero Aca. Sementara Ayane memilih Sketch dan Rokutousei dari Hero Aca.



Nah dengan diumuminnya playlist Ayane dan Daiki berakhir jugalah podcast ini. Di kata penutupnya, Daiki menyampaikan kalau dia berharap bisa bekerja sama lagi sama Ayane dan lucunya,mereka baru sadar kalau ada banyak banget tema yang belum mereka obrolin misalnya kucing atau anime masa kecil. Mereka berdua pun berharap bakal ada waktu buat ngobrol lagi.


Kesan gw setelah dengar podcast ini tuh senang banget. Gak nyangka kalau Daiki nyambung banget ngobrol sama Ayane. Soalnya, di video event Hero Aca tuh gw jarang lihat mereka tampil berdua doang, makanya penasaran. Ternyata mereka ramai dan seru ya. Semoga bisa nemu lagi nih yang mereka ngobrol lagi dengan seru.



Oke, sampai disini dulu ya postingan kali ini. Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca.


Sampai jumpa di postingan berikutnya.


P.S: Oh iya, kalau teman-teman mau dengar percakapan aslinya, bisa menuju kesini ya.





Playlist 34


 Hola-hola Minna-san, saatnya gw kembali membagikan playlist lagu yang sedang sering gw dengarkan nih. Bisa dibilang belakangan ini gw menemukan beberapa lagu yang bikin kuping jatuh cinta.



Langsung saja Kita bahas lagu-lagunya ya, Hajimemashou.



  • Tail- Yamashita Daiki 



Pertama, ada Tail dari Yamashita Daiki. Daiki adalah seiyuu atau pengisi suara dari karakter Deku di serial anime Boku no Hero Academia (Hero Aca). Setelah nonton beberapa video tentang seiyuu Hero Aca, Gw gak sengaja nemu video yang nunjukkin Daiki nyanyi.



Dan gw langsung kepo cari info dong. Ternyata, Daiki baru debut di tahun 2021, jadi lagunya belum terlalu banyak.



Tail sendiri adalah lagu debutnya yang langsung bikin kuping gw jatuh cinta waktu gak sengaja dengar bagian reffnya.



Lagunya bukan yang slow banget tapi juga bukan yang terlalu ramai, masuk golongan easy listening sih kalau menurut gw.







  • Paradise- NiziU


Sebenarnya gw dengar lagu ini sudah lama yaitu waktu nonton Doraemon Movie: Nobita no Sky Utopia yang memakai lagu ini sebagai OST-nya.


Lagunya enak dan cepat nempel di kepala gw, terutama bagian reffnya.


  • Hikaru Nara- Goose House 


Gw sudah pernah dengar lagu ini sebelumnya tapi gak tahu kalau ini lagu untuk anime Shigatsu wa Kimi no Uso. Terus waktu gak sengaja nonton video yang menampilkan Goose House nyanyi lagu ini bareng para seiyuu animenya, tiba-tiba gw jadi kembali kena demam lagu ini.


Lagunya sangat ceria dan bersemangat sungguh berkebalikan dengan image animenya yang punya cerita sedih.


  • Go Ahead- Yamashita Daiki & Hatanaka Tasuku



Kalau ini lagu duet Daiki dengan seiyuu Kaminari. Gw nonton perform live mereka dan suka banget sama apa yang gw tonton..


Keren deh pokoknya. Lagunya juga enak. Gw suka banget bagian mereka nyanyi bergantian di sebelum reff.


  • Rendezvouz Live Version - Nissy 



Nissy memang masih dalam masa istirahat habis operasi tenggorokan, tapi bukan berarti kehabisan ide buat bikin penggemarnya terhibur. Meskipun bikin kaget dengan mengundurkan diri dari AAA (yang rasanya sulit dipercaya kalau itu beneran) Nissy merilis album live juga untuk konser Best Dome Tour.



Dan…lagu yang paling gw tunggu versi livenya adalah Rendezvous. Asyiknya lagi, Nissy juga merilis versi live performnya di youtube yang lebih panjang karena dicampur dengan vtr adegan bersama Park Min Young.


  • Betelgeuse- Yuuri 



Gw harap gw gak salah nulis judul lagunya ya. Sebelumnya, gw cuma tahu Yuuri dengan Dry Flower dan ternyata setelah coba menyelam, Betelgeuse juga sanggup bikin kuping gw jatuh cinta.



Lagunya gak terlalu slow tapi punya nuansa lembut dan sendu. Selain itu cara  nyanyinya Yuuri tuh bikin lagu ini terasa dalam dan emosional. Gw suka banget bagian sebelum reff yang Yuuri nyanyi ‘’nan jyu kai, nan bya kai…’



  • Kanden- Kenshi Yonezu 



Selain Yuuri, belakangan ini gw juga lagi kembali dengerin Kenshi Yonezu gara-gara demam Hero Aca. Dan di pencarian gw terhadap lagu enak dari Kenshi Yonezu, ketemulah lagu ini.


Satu kesan buat lagu ini tuh unik, apalagi di bagian intronya. Tapi gw suka banget bagian reffnya, enak sangat loh.

  • Ai ne Kurai ne- Kenshi Yonezu 


Satu lagi nih lagu dari Kenshi Yonezu. Dari bagian pembukanya yang agak sendu, lagu ini tuh sudah menarik perhatian gw. Sampai kemudian temponya naik di bagian reff. 


Gw memang lemah banget sama tipe lagu seperti ini. Musiknya tuh apa ya? Semacam campuran sendu dan ceria, yang berubah tiba-tiba gitu. Intinya lagu ini enak dan asyik banget di dengar deh.

  • W/X/Y- Tani Yuki 


Setelah jatuh cinta sama lagu Okaeri, gw pun coba cari tahu lagu lain dari Tani Yuki. Gw pun tahu kalau lagu lain dia yang terkenal adalah lagu ini. Setelah coba dengar, kuping gw pun langsung jatuh cinta dibuatnya.


Gw suka perpaduan suaranya yang lembut dengan lagu yang meski ada nuansa sedih terasa manis ini. Bagian reffnya itu loh mantap, bikin berasa diayun.  


Oke, itulah dia playlist lagu yang sedang sering gw dengar belakangan ini. Jaraknya memang gak terlalu jauh dari yang sebelumnya ya. Sedikit di luar kebiasaan tulisan playlist sih, tapi gak apa-apa, karena memang gw sedang menemukan banyak lagu bagus yang pengen gw bagikan.



Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini. Silakan tulis lagu yang teman-teman sering dengar di kolom komentar.

Sampai jumpa di postingan berikutnya ya.


Copyright 2009 Blue Dolphin. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy