RSS

Playlist 35 : Special Growth


 



Holaa, Minna-san, kembali lagi di pembahasan tentang playlist alias lagu-lagu yang sedang bikin kuping gw demam jadinya sering diputar. Kali ini gw akan khusus membahas tentang lagu-lagu dari Growth.



Tapi sebelum bahas lagunya, gw akan bahas sedikit tentang Growth dulu ya. Biar kenal dulu gitu ceritanya. Tapi, karena gw juga baru saja nyemplung di konsep grup yang seperti ini, boleh banget dikoreksi kalau penjelasan gw ada yang miss ya.



Jadi Growth ini bisa dibilang merupakan grup idol fiksi ya. Maksudnya fiksi disini adalah membernya itu terdiri dari karakter fiksi yang diisi suaranya oleh seiyuu. Growth ada di bawah naungan Tsukipro dan punya 4 member.



Leadernya bernama Eto Koki yang suaranya diisi oleh Toki Shunichi, kemudian ada Yaegashi Kensuke yang diperankan oleh Yamaya Yoshitaka, lalu ada juga Sakuraba Ryota yang diisi suaranya oleh Yamashita Daiki dan terakhir ada Fujimura Mamoru yang dimainkan oleh Terashima Junta.



Yup, teman-teman gak salah kalau nebak Yamashita Daiki adalah alasan gw bisa kenal grup ini. Berawal dari mencari informasi tentang Daiki, gw pun menemukan lagu Daiki yang tidak ada di album solonya. Ternyata lagu itu berasal dari project Growth ini dan dimulailah pencarian gw tentang Growth yang akhirnya bisa membuat gw bikin tulisan ini.



Sepanjang yang gw temukan(dan hasil obrolan dengan orang yang ngefans duluan), Growth ini ada versi drama cd dan anime yang muncul barengan dengan beberapa grup yang juga ada di bawah naungan Tsukipro. Tapi gw sendiri baru menyelami Growth sebatas lagu-lagunya, jadi belum bisa nulis banyak tentang media lain yang menampilkan mereka.



Soal suara, gw tadinya hanya mengenali suara Daiki karena memang gak familiar dengan 3 member lainnya. Tapi setelah beberapa kali dengar dan lihat perform mereka, gw mulai bisa mengenali suara-suara mereka yang ternyata beda semua. secara tipe suara, Daiki dan Yamaya ini lebih nyaring dibanding dua member lainnya. Sementara Junta lebih berat dan Toki termasuk yang ada diantara keduanya. Tapi meski begitu gw salut karena mereka tetap bisa harmonisasi dan gantian ambil nada tinggi dan rendahnya, kakkoi yooooo.



Lagu-lagu Growth ini menurut gw asyik. Musiknya banyak menampilkan unsur etnik dan celtic yang bikin gw merasa ada di dunia fantasi waktu dengar.


Misalnya ada Phantasmagoria. Lagu inilah yang menjadi awal perkenalan gw dengan musik Growth. Phantasmagoria adalah lagu solo Sakuraba Ryota yang otomatis dibawakan Yamashita Daiki. Lagunya lembut dan ada nuansa sendu tapi enak didengar. Gw suka banget suara Daiki di reffnya, terasa emosional.



Terus ada Shinyaku Rudder Qiana. Lagu yang bikin gw mikir kalau Growth punya musik yang setipe sama Kalafina cuma bedanya membernya cowok semua.


Shinyaku Rudder Qiana ini asyik sih, dibuka dengan semacam chant gitu sebelum masuk ke bagian pembuka yang bernuansa sendu dan lebih bersemangat di reffnya.


Bagian lain yang menurut gw asyik adalah harmonisasi empat membernya. Gw juga suka banget pas Daiki ambil harmonisasi nada tinggi yang bagian ‘’latatata ‘’ itu mantap Daiki.



Lagu ini punya dua versi, lama dan baru. Menurut gw keduanya sama enaknya, cuma karena gw lebih familiar sama versi barunya jadi inilah yang gw bahas.

 

Selanjutnya ada Tabidachi no Asakaze yang bikin gw merasa ada di dalam film, dengan adegan terkena hembusan angin setelah membuka jendela di pagi hari alias  adem dan seger gitu. 


Gw suka banget bagian sebelum masuk reff dan bagian reffnya yang musiknya masih minimalis sebelum akhirnya berubah jadi lebih megah. 


Lagu selanjutnya yang gw suka adalah Souzou no Retro. Adegan yang terbayang di kepala gw waktu dengan lagu ini adalah karakter yang tertidur di malam hari kemudian siap menyambut matahari terbit untuk berpetualang bersama menyambut tantangan. 


Soalnya musik awalnya tuh lembut kaya lagu pengantar tidur, terus berubah jadi lebih semangat gitu. Bagian paling epic dari lagu ini menurut gw adalah di menjelang akhir lagu waktu mereka berempat nyanyi bareng di bait “Kimi ga iru kara” wuah itu mantap banget deh.


Lagu selanjutnya yang menarik perhatian gw adalah Tsukikage no Refrain. Gw nemu lagu ini tuh gak sengaja dan malah langsung dibikin suka. 


Bagian awalnya tuh sendu banget, sampai gw mikir kalau ini adalah lagu ballad. Tapi ternyata tidak saudara-saudara, musiknya makin berubah sampai akhirnya terasa megah banget di reff. 


Gw juga suka banget sama sahut-sahutan member sebelum reff sampai akhirnya nyanyi bareng di reffnya, itu epic banget.


Berikutnya ada Unmei no Pendulum. Kalau ini sih beneran lagu yang vibenya sedih. Tapi sedihnya tuh tetep aja bukan yang galau gitu lebih ke emosional. Salah satu favorit gw juga nih.


Terus ada lagi lagu yang judulnya Tasogare no Melodia  . Lagu ini tuh vibenya lembut dan healing. Bisa dipakai buat goyang dikit juga. Musiknya lucu dan enak didengar lah pokoknya.


Lalu ada Fushichou no Nebula. Lagu ini musiknya lembut dan enak didengar cocok buat teman melamun nih wkwkwkwkwkwk.


Itulah dia sedikit informasi tentang Growth dan beberapa lagu mereka yang sering gw dengar. Karena lagu mereka ternyata sudah banyak, gw juga masih dalam masa penelusuran buat mencari lagu mereka yang enak lagi.


Kesan gw setelah mendengarkan Growth tuh jujur cukup kaget ya. Soalnya, gw dengar Daiki sebagai penyanyi kan lewat lagu solonya duluan, jadi gak nyangka kalau ternyata dia bisa bawain lagu dengan genre yang cukup unik begini. 


 Padahal kalau ditelusuri, Daiki lebih dulu tampil di project Growth, yang artinya dia lebih lama nyanyi lagu dengan genre ini, telat banget ya gw wkwkwkwkwwkwk.


Tapi gak apa-apa lah ya, lebih baik telat daripada tidak sama sekali kan? 


Acungan jempol dan rasa terima kasih gw sampaikan buat teman-teman di medsos yang udah ngikutin Daiki dan Growth duluan dan mau berbagi info yang bantu gw banget buat memahami konsep grup ini . Gak nyangka obrolannya bisa jadi inspirasi buat bikin tulisan ini, sekali lagi arigatou gozaimasu.


Oke, sampai disini dulu postingan kali ini. Makasih buat yang sudah mampir dan baca.


Sampai ketemu di postingan berikutnya ya.


Teman-teman gimana? Ada yang dengar Growth juga? Apa nih lagu favoritnya?.
















My Hero Academia Special Stage: Okaeri Deku


 

Yuhuuu, Konnichiwa Minna-san apa kabar semua? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia yaaaa. Maaf ya belakangan ini sedang jarang upload. Tapi tenang, gw selalu berusaha menyiapkan draft kok.


Dan kali ini, gw ingin nulis tentang hal yang sudah lama pengen gw bahas yaitu salah satu event dari anime Hero Aca. Gara-gara nonton beberapa video, baik yang full maupun cuplikan tentang seiyuu Hero Aca, bikin gw penasaran tentang gimana kalau mereka ada di event.


Event yang akan gw bahas bernama U.A Special Stage : Okaeri Deku. Sesuai judulnya yang berarti selamat datang Deku, ini adalah event yang dibuat untuk merayakan kembalinya Deku ke U.A setelah sempat pergi di season 6.


Dari awal, menurut gw acara ini sudah menarik karena dibuka dengan video tentang tata tertib acara yang disampaikan oleh Best Jeanist. Pro hero yang juga pernah menjadi mentor Kacchan ini menyampaikan tata tertib dengan elegan tapi tetap humoris yang sudah menjadi ciri khasnya.


Setelah video Best Jeanist selesai, akhirnya muncul juga nih yang ditunggu-tunggu yaitu para seiyuu ( pengisi suara ) Hero Aca. Ada Okamoto Nobuhiko ( Bakugo Katsuki), Kaji Yuki ( Todoroki Shoto), Sakura Ayane ( Uraraka Ochako), Ishikawa Kaito ( Iida Tenya), Miyake Kenta ( All Might) dan Suwabe Junnichi (Aizawa Shota) hadir menyambut penonton.


Ayane-lah yang pertama kali menyambut penonton dengan kata-kata ‘’ Selamat datang di sesi malam program special,’’ kemudian ia menunjukkan ekspresi kaget karena masih ada spot kosong di tengah.


Nobuhiko langsung nyeletuk ‘’ brokoli gak ada,’’  Yuki juga langsung bilang ‘’ orangnya kayaknya sih gak suka brokoli deh,’’ dan para seiyuu ini langsung rame ngomongin sosok yang hilang ini. Malah Junichi mau langsung aja mulai acaranya. Yuki langsung nyeletuk lagi ‘’eh tunggu, mungkin dia akan muncul dari tv,’’. Ayane pun menimpali ‘’ Sadako?’’


Ayane pun langsung balik fokus ke penonton yang hadir sambil bilang ‘’ gak begitu ya, Minna-san sudah lihat judul acara kita kan ya? Pasti pengin langsung panggil sama-sama kan? Bisa bilang okaeri sama-sama kan ya?’’


Penonton jawab dengan tepuk tangan yang meriah. MC dan Kaito langsung mengingatkan kalau di acara ini mereka sudah boleh mengeluarkan suara jadi kalau ditanya boleh jawab dengan suara.


Ayane pun mengajak semua buat bilang ‘’Okaeri Deku’’ yang disambut suara Deku yang bilang ‘’Minna, tadaima,’’


Dan, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga yaitu pemeran Deku, Yamashita Daiki! Daiki langsung bilang ‘’ terima kasih buat sambutan hangatnya, dengan ini Deku bisa tidur dengan tenang,’’ yang langsung jadi bahan godaan yang lain karena baru muncul tapi kata-katanya seperti penutup acara wkwkwkwkwk.


Dengan munculnya Daiki, maka special stage ini pun resmi dimulai dan para seiyuu pun memperkenalkan dirinya.


Bagian perkenalan diri ini juga menarik karena masing-masing seiyuu ini punya gaya khasnya sendiri. Misalnya Daiki yang semangat banget sampai dikomentarin “semangat banget,’’ sama yang lain. Kata Daiki,karena sesi siang seru banget jadi dia mikir kalau sesi malam juga pasti seru makanya semangat banget.


Terus ada Nobuhiko atau Nobu ya kita sebutnya, yang minta penonton buat manggil dia Kacchan meski abis itu malah bilang ‘’kuso ga’’ dengan suara Kacchan wkwkwkwkwkwk. Terus giliran selanjutnya adalah Ayane atau Ayaneru. Dia juga minta penonton buat manggil ‘’Ochako chan,’’ sebelum memperkenalkan diri.


Yang gak diduga tuh Kaito. Soalnya, Iida itu kan dipanggilnya Iincho kalau di serialnya, tapi dia malah minta dipanggil Ten-chan sama penonton. Terus dia bilang ‘’Daijyobu’’ dengan nada yang sama dengan di episode Iida terpilih jadi ketua kelas wkwkwkwkwkwk.


Yuki bikin penonton gak kalah ketawa itu waktu  Yuki minta dipanggil Shoto tapi dengan gaya Endeavour waktu memperkenalkan diri wkwkwkwkwk. Cara ini masih berlanjut ternyata karena Kenta juga minta dipanggil Toshinori sama penonton. Tapi setelahnya dia langsung mengucapkan ‘’Watashi ga Kitaaa” dengan suara All Might yang bikin penonton ikut heboh.


Terakhir, giliran Junichi yang memperkenalkan diri. Buat meniru Aizawa, dia melotot dulu dong sebelum memperkenalkan diri dan bilang kalau mau menetralkan suasana ramai yang enggak dia pahami wkwkwkwkwkwkwk, ternyata mau seiyuu murid atau gurunya, gaya perkenalan aja kocak semua.


Setelah sesi perkenalan selesai, seiyuu pun dipersilahkan duduk sebelum mereka memulai sesi pertama yaitu flashback moment pertarungan di season 6. Tapi sebelum flashback, kita bakal diperlihatkan video digest dulu.


Ada moment gak terduga nih setelah video digest selesai diputar, yaitu Ayaneru menangis. Dia langsung digodain sama Daiki dan yang lain ‘’udah nangis?’’, ‘’cepat ya’’ ternyata Ayaneru ini sering nangis kalau berhubungan sama video moment begitu. 


Tapi paling epic waktu Kenta bilang ‘’ mau pinjem handuk gak?’’ Ayaneru langsung jawab ‘’ tadi kan dipakai buat lap jidat,’’ wkwkwkwkwk lucu banget mereka.


MC pun melanjutkan acara dengan memperlihatkan berbagai slide pertarungan untuk para seiyuu ini komentari.


Cukup banyak juga nih slide yang diperlihatkan. Mulai dari Mirko yang menurut Daiki keren dan bersyukur karena Mirko ada di pihak hero, Hawks melawan Twice dan Toga Himiko yang meluk Twice sebelum meninggal yang bikin Ayane hampir nangis lagi waktu komentar. Ada moment lucu nih pas slide ini dibahas yaitu Daiki yang hampir bikin Ayane nangis lagi pas bahas kalau ada ending yang dibuat khusus untuk adegan Twice dan Toga Himiko wkwkwkwkwkwk.


Terus Ayane cerita kalau dia lihat klip itu di tempat rekaman anime lain dan nangis kenceng. Karena lirik di klip itu seolah-olah dibikin buat Twice dan Toga. Daiki dan Ayane bilang kalau staff tuh ada aja idenya (yang bisa bikin mereka emosional) tanpa bilang-bilang, jadi mereka minta ke semuanya buat hati-hati wkwkwkwkwkwk.




Lalu ada juga slide pertarungan kelas A dan B melawan Gigantomachia yang bikin Kenta dan Junichi bangga sekaligus merasa bersalah, karena murid-murid itu harus ikut bertarung dengan musuh yang harusnya dilawan para pro hero yang sudah dewasa. Kenta sampai bilang kalau dia pengen banget jadi All Might yang bisa mengatakan ‘’Watashi ga Kita’’ dan mengalahkan Gigantomachia dengan satu pukulan.


Terus, ada juga adegan All Might ngobrol sama Kacchan yang kalau menurut Kenta memperlihatkan perkembangan Kacchan. Adegan selanjutnya tuh ada Kacchan menolong Deku. Menurut Nobuhiko Kacchan bisa begitu karena melihat All Might dan Deku.


Yuki diminta untuk mengomentari adegan waktu Dabi mengaku kalau Ia adalah Toya. Yuki bilang kalau dari waktu lihat adegan ini di manga, dia sudah merasa tersentuh dan benar-benar nangis waktu rekaman untuk adegan ini. Yuki masih sempat bercanda juga kalau ia pengen suatu hari ada acara yang fokus pada keluarga Todoroki.


Adegan selanjutnya yang dibahas adalah waktu Kacchan akhirnya menyebutkan nama Heronya yang panjang itu. Lucunya waktu Nobu menyebutkan nama hero Kacchan, Ayaneru ketawa ngakak. Lebih lucu lagi waktu Yuki tanya apa ada yang manggil begitu, Nobu langsung jawab ‘’ gak ada, cuma dia doang yang manggil,’’ dengan ekspresi yang bikin gw ketawa.


Terus suasana tambah lucu waktu Nobu dengan yakin bilang kalau moment ini  tuh yang bikin baik hero maupun villain menjadi satu meski cuma sesaat karena sama-sama mikir kalau nama hero Kacchan tuh panjang dan norak wkwkwkwkwkwkwk.


Nobu pun minta persetujuan penonton kalau namanya bagus yang malah bikin penonton ketawa dan dia akhirnya mengeluarkan suara Kacchan sambil marah-marah tapi langsung jadi senang waktu Ayaneru bilang ada yang bawa kipas bertuliskan nama hero Kacchan. Setelahnya masih dibahas kalau habis menyebutkan nama ini Kacchan langsung ambruk sampai Kaito mikir kalau jangan-jangan menyelamatkan Kacchan itu salah karena padahal dia sudah lari cepat tapi ternyata Kacchan masih punya semangat wkwkwkwkwkwk.


Adegan terakhir yang dibahas adalah waktu Shigaraki berhasil melarikan diri. Menurut Daiki, adegan ini menimbulkan berbagai macam perasaan karena mulai terlihat perasaan Shigaraki yang sebenarnya dan ada rasa penyesalan Deku karena tidak bisa menyentuh hati Shigaraki yang paling dalam untuk menyelamatkannya.


Sesi selanjutnya adalah yang paling gw suka yaitu nama afu reco atau live dubbing dimana para seiyuu ini akan mengisi suara secara langsung di hadapan penonton. Gw suka banget moment ini kalau ada event anime soalnya Kita bisa lihat langsung seiyuu ini berakting.


Seiyuu yang pertama dapat giliran adalah Junichi yang akan membawakan adegan waktu Aizawa menahan Shigaraki dengan kekuatannya dan bilang kalau Ia tidak akan membiarkan Shigaraki macam-macam terhadap muridnya.


Sebelum sesi ini berlanjut, ternyata ada pesan video dari Otsuka Akio, yang memerankan All For One. Wuihh auranya langsung terasa beda. Mungkin karena selain suaranya, karisma beliau sebagai seiyuu senior juga kuat banget ya. Para seiyuu aja langsung menjawab dengan hormat waktu namanya dipanggil sama beliau.


Suasana juga langsung jadi tegang waktu beliau bilang kalau akhirnya All For One berhasil keluar dari Tartaros.


Ketegangan masih terasa sampai videonya sudah selesai bahkan bikin Kenta tidak seceria sebelumnya wkwkwkwkwkwk.


Sesi pun berlanjut dengan adegan keluarga Todoroki yang dibawakan Yuki. Ia mengisi suara waktu Shoto ada di rumah sakit. Kerennya adalah dia membawakan beberapa versi Shoto yaitu yang sedang bicara dalam hati dengan nuansa sendu, Shoto di season 2 yang masih penuh kemarahan dan Shoto yang suaranya sedang berubah karena tenggorokannya terbakar waktu melawan Dabi. Yuki bahkan sedikit menekan tenggorokannya waktu adegan ini, keren banget!!


Sebelum masuk ke adegan berikutnya, sempat dibahas soal pengguna One For All sebelum Deku dan All Might yang diisi suaranya oleh banyak seiyuu. Daiki bikin ketawa waktu ditanya kesan para pengguna One For All karena cuma bilang ‘’keren,’’ dan ‘’ mereka semua ada di dalam diriku,’’ sampai dibilang kalau Daiki ini kaya bocah wkwkwkwkwkwk.


Karena ini bahas moment waktu Deku pergi, dibahas juga waktu Deku pamit dengan menulis surat buat teman-temannya yang bikin Ayaneru dan yang lain meniru Ochako yang bilang Deku ‘’baka yarou,’’ cuma yang kesebut ‘’kuso yaro’’ dan paling mantap waktu Nobuhiko bilang ‘’kuso ga,’’ dengan nada kacchan sambil melotot.


Meski kalau kata Daiki, kata itu gak terlalu berdampak dibanding waktu Kacchan bilang ‘’ apa sekarang kamu bisa tertawa?’’ waktu kelas A mau membawa Deku kembali ke U.A.


Lucunya, Daiki cuma bisa senyum sambil merasa bersalah dan minta maaf waktu diprotes begini wkwkwkwkwkwk.


Dibahas juga adegan munculnya Lady Nagant dan Deku yang meninggalkan All Might.


Sesi live pun berlanjut dan masuk di adegan Deku lawan kelas A, Bakugo meminta maaf dan pidato Ochako di atap U.A  yang dibawakan oleh Daiki, Nobuhiko, Ayane, Yuki dan Kaito. 


Asli, ini tuh adegan favorit gw, jadi bisa melihat adegan ini dibawakan secara live tuh berkesan banget (meskipun cuma lewat layar). Dan… ternyata yang terbawa emosi bukan cuma gw tapi juga mereka yang melakukan adegan tersebut. Selesai proses live dubbing, Daiki dan Ayaneru yang dapat adegan paling terakhir masih dalam posisi berbalik untuk menyeka air mata. Wah total banget ya mereka.


Junichi yang diminta pendapatnya oleh MC bilang kalau scene yang ditampilkan barusan adalah scene yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Soalnya adegan ini memperlihatkan ikatan antara murid yang begitu kuat. Dia juga memuji penampilan seiyuu muda yang bisa dibilang adalah murid dan juniornya ini dengan kata ‘’hebat’’.


Kaito bilang kalau sebagai Iida, ia menganggap bahwa yang Ia selamatkan adalah Deku yang bisa dibilang sedang dalam kondisi tidak mengejar mimpi menjadi hero tapi temannya yang butuh bantuan. Dan Ia ingin mengingatkan Deku untuk kembali mengejar mimpi itu. Kalau kata Daiki, hubungan Deku dan Iida itu adalah saling percaya, yang bahkan tanpa bilang apa-apa pun mereka bisa saling mengerti akan menyerang dari arah mana dan Iida adalah orang yang paling banyak melihat sisi Deku yang tidak terlihat.


Sementara Nobu bilang yang intinya adalah  Kacchan bisa bersikap dan berkata apa yang ada di adegan itu karena dia tahu apa yang salah dari situasi Deku yaitu menanggung beban dari memiliki kekuatan besar. Dan adegan ini adalah pertama kalinya Kacchan memposisikan dirinya bukan sebagai pusat perhatian tetapi sebagai pahlawan yang sedang berusaha melindungi orang lain ketika berkata pada Deku ‘’ setelah kau punya kekuatan, segalanya jadi seperti tambahan bagimu hah?’’ (maaf, lupa dialog pastinya tapi kurang lebih begini ya).


Sementara bagi Daiki, adegan ini menunjukkan kalau akhirnya Deku bisa merasa lega karena Ia merasa terlihat oleh Kacchan soalnya selama ini dia selalu ada di belakang Kacchan dan mengejar. Jadinya perasaan Deku terhadap kelas A yang tidak utuh karena hubungan rumitnya dengan Kacchan pun bisa penuh dan dia bisa lega makanya sampai ambruk di adegan itu.


Ayaneru kebagian berkomentar untuk adegan pidato Ochako diatap. Ayane bilang kalau yang paling menyentuh dari adegan ini adalah reaksi orang-orang yang ada disana terutama Kouta, orang yang ditolong Deku dan paman Shuriken yang bisa menggerakkan orang-orang. Terus dia juga bilang kalau pressure di adegan ini kuat banget karena pembaca manganya juga pasti menanti-nantikan adegan ini. Selain itu, menurutnya adegan menggerakkan orang-orang akan lebih mudah dilakukan oleh karakter dengan suara besar seperti Kacchan atau Iida, tapi ketika ini diserahlan ke Ochako, Ia pun merasakan pressure yang berat juga.


Dia juga bilang kaget waktu tahu adegan ini bakal dimainkan secara live. Ayane juga berbagi sedikit kisah di balik layar kalau waktu rekaman adegan ini semua cast utama itu berkumpul. Jadi dia merasa karena ada semuanya disitu dia bisa semangat seperti anak-anak kelas A di animenya.


Ternyata, setelah pembicaraan yang emosional, masih ada sesi live dubbing dari karakter All Might. Suasana langsung terasa lebih bersemangat saat Kenta mengucapkan ‘’Watashi ga Kita” dengan suara All Might-nya.


Adegan yang ditampilkan adalah waktu All Might bicara dengan Stain dan waktu dia bicara dengan kelas A setelah Deku kembali ke U.A. Lucunya, Kenta malah terlihat malu setelah menampilkan adegan ini. Kenta bilang kalau yang paling dia ingat dari adegan ini tuh perasaan All Might yang gak bisa bilang ke Deku buat berhenti berusaha sendiri terlalu keras karena dia dulu juga melakukan hal yang sama. Tapi dia juga senang karena All Might kembali menunjukkan semangat berjuang.


Setelah ini ada video letter dari seiyuu Paku Romi yang akan mengisi suara untuk karakter Hero dari America, Star and Stripe. Romi bilang kalau peran ini cukup berat baginya karena dia bisa merasakan kalau Hero Aca adalah karya yang dibuat dengan sepenuh hati dan disaksikan penontonnya dengan sepenuh hati juga. Makanya dia  bertekad akan melakukan perannya dengan sepenuh hati juga.


Dan dengan selesainya video dari Romi, selesai jugalah sesi flashback ini. Dan…. selanjutnya ada kejutan buat penonton yang diumumkan oleh Daiki yaitu akan hadirnya film ke-empat dari Hero Aca yang waktu itu belum diberitahukan judulnya. Baru ada poster teaser yang hanya menampilkan gambar Deku dan All Might.


Setelahnya ada sedikit pesan dari Horikoshi Sensei tentang hadirnya movie ke-empat yang dibacakan oleh Junichi. Intinya sih sensei senang dan berterima kasih atas dukungan semua pihak  yang memungkinkan hadirnya film ini.


Dan….akhirnya sampai ke saat yang bikin sedih semua orang yaitu salam penutup dari para seiyuu lucu ini yang artinya acaranya juga selesai huhuhuhu. Padahal ini event cukup panjang loh tapi nontonnya tuh gak berasa panjang dan asyik banget lihatin castnya ngobrol sambil bercanda. 


Kesan gw setelah nonton event ini sih, suka banget sama acaranya dan jadi bikin penasaran sama event Hero Aca lain juga. Soalnya vibe seiyuunya tuh seru, lucu, ramai dan kelihatan banget kalau mereka tuh enjoy main di hero aca dan sayang banget sama karakter yang mereka peranin.


Berkat event ini jadi makin semangat buat berburu berbagai moment seiyuu Hero Aca wkwkwkwkwkwk.


Oke, sampai disini dulu postingan kali ini, Makasih banyak buat yang sudah mampir dan baca.


Sampai jumpa di postingan berikutnya.







Favourite Scene From Boku no Hero Academia More


 


Holaaaaa, apa kabar semua? Semoga sehat dan bahagia selalu yaaaa.




Maaf banget karena jarak tulisan ini dan sebelumnya terpaut agak jauh ya. Tapi tenang saja. Gw gak lupa sama sekali kok dengan rencana untuk membahas scene favorit gw dari episode special Hero Aca yang berjudul More.




Sekedar informasi, adegan yang gw bahas ini merupakan adegan yang sudah bikin gw gemas dan terkesan di manganya dan tambah senang waktu nonton versi animenya.


Adegan apa saja sih yang gw maksud? Langsung saja Kita bahas ya, Hajimemashou.



Pertama tuh ada adegan ngobrol Deku, Kacchan dan Kirishima di mobil baru Kacchan.




Jadi ceritanya mereka ini mau ke tempat janjian dengan kelas A dan Kacchan jemput Deku. Gw suka banget adegan ini karena menunjukkan betapa hubungan Deku dan Kacchan sudah berubah. 


Maksudnya, mereka kan sebelumnya selalu bikin greget karena situasi rumit yang terjadi diantara keduanya semenjak kecil. Tapi ternyata setelah perang besar dan dewasa, mereka pun bisa ngobrol selayaknya teman. Deku bahkan sudah berani meledek Kacchan, karena bikin nangis Hero yang minat masuk agency dia wkwkwkwkwkwkwk. Deku juga sudah tidak terlihat ketakutan dan cuma tertawa saat Kacchan ngomel. Asli adegan ini berkesan banget buat gw. Soalnya kalau di seri sebelumnya kan terlihat mereka mulai akur menjelang pertarungan besar ya, jadi gak banyak moment keseharian yang terlihat. Tapi disini tuh rasa penasaran gw tentang gimana kalau Deku dan Kacchan ngobrol biasa terjawab.



Bagian yang paling bikin gw terkesan tentu saja tawaran tidak langsung Kacchan dan saran dia buat Deku supaya lebih memperhatikan diri sendiri atau dia akan melewatkan sesuatu yang penting, sekaligus ngasih petunjuk kalau harusnya ada orang yang Deku anggap istimewa. Asli, waktu baca tuh gak nyangka banget kalau saran itu akan datang dari Kacchan. Jempol lah buat Kacchan.



Terus, gw juga suka adegan kelas A berkumpul. Adegannya mungkin gak panjang, tapi tetap bikin seneng. Rasanya gw tuh dibawa mundur ke masa dimana mereka masih murid yang ceria di kelas hanya dalam versi lebih dewasa.



Hal yang bikin gw tambah happy adalah ditambahkannya porsi adegan action di anime ini. Kalau di manga kan cuma ditunjukkan Deku dan lainnya itu menuju ke lokasi kejadian, kemudian tiba-tiba pelaku sudah ditangkap. Nah di More, Kita bisa lihat mereka menuju ke lokasi dengan lebih panjang dan adegan penangkapan pun ditambahkan. Kita bisa lihat Iida yang menghadang mobil bersama Kacchan, Deku dan Shoto.


Wah adegan ini langsung bikin hati ini berharap bakal dibuat movie yang menunjukkan mereka sudah dewasa sedang beraksi (boleh kan ya berharap?) soalnya pengen banget lihat aksi murid kelas A yang lain. Gw sendiri pengen banget lihat aksi Deku dengan armornya. Soalnya meski kemampuannya terlihat sama tapi kan belum diperlihatkan secara utuh ya, armor barunya itu, pasti juga ada perbedaan dong dengan ketika dia punya kekuatan tersebut secara alami dari tubuh.


Adegan selanjutnya yang gw suka adalah yang berhubungan sama Shoto.



Jujur, Gw cukup kaget sekaligus senang dengan vibe Shoto ketika dewasa.


Soalnya di serialnya kan, Shoto masih remaja yang bertransformasi dari sosok yang penuh emosi jadi lebih kalem dan belajar bergaul tapi tidak bisa sepenuhnya lepas dari beban masalah yang ada di keluarganya.


Sementara di More ini, gw bisa melihat sosok Shoto yang terasa lebih ceria dan bebas.


Sebagai orang yang menjadikan Shoto sebagai tokoh kesayangan sejak season 1 sih, gw happy banget dong dengan perubahan ini.


Lalu, gw juga suka banget sama adegan dia ngobrol sama Deku dan Kacchan. Jadi Shoto duduk disebelah Deku dan Kacchan terus menceritakan pendapat orang tentang dirinya. Shoto juga bilang kalau ada hal yang baru dia sadari tentang dirinya selain pengen jadi Hero seperti yang selama ini Ia pikirkan yaitu Ia sangat suka makan bahkan sampai kepikiran pengen bikin alat buat makan sobanya sendiri wkwkwkwkwk. Asli, adegan ini bikin gw seneng karena bisa melihat trio ini dalam mode santai alias tidak bertarung. Gw juga jadi tahu kalau ternyata minat Shoto selain Hero itu simple banget yaitu makanan wkwkwkwkwk gemessss.




Terakhir, sekaligus yang paling favorit dan gw tunggu-tunggu adalah moment Deku dan Ochako!!!


Yup, moment mereka jadi moment penutup di episode ini, tapi alur cerita buat sampai ke adegan itu tuh sudah ada dari awal. Mulai dari mimpi Ochako, kata-kata Kacchan, moment di pertemuan kelas A yang bikin Kita tahu kalau Deku menyadari sesuatu waktu mandang Ochako sampai  Deku ngejar Ochako setelah kelas A bubar.


Adegan terakhir ini yang bikin gw gemas pol. Gimana ya? Melihat Ochako yang lagi merenung dan mikir kalau Ia pengen punya waktu buat ngobrol lebih banyak dengan Deku terus tiba-tiba yang bersangkutan muncul itu epic buat gw.



Gw tambah terkesan waktu Deku langsung mengungkapkan maksudnya mengejar Ochako sambil masih ngos-ngosan. Dan tambah gemas waktu adegan Ochako menjawab Deku sambil mengangkat tangan dan Deku pun menyambutnya. (maaf, susah nih jelasin posisi tangannya jadi gw taruh gambar aja ya, seperti ini maksudnya)



Alasan gw suka adegan ini selain karena gemas adalah akhirnya diperlihatkan Deku yang sadar akan perasaanya dan mengejar Ochako. Soalnya kalau di series kan Ochako duluan yang terlihat suka dan sadar kalau dia punya perasaan yang beda terhadap Deku tapi dia memutuskan buat mengunci rasa tersebut dan fokus buat jadi hero yang lebih baik. 


Sementara Deku pada waktu itu jelas sudah gak ada ruang buat mikirin hal selain menguasai One For All dengan baik. Apalagi dengan makin dekatnya pertarungan, rasanya sulit membayangkan Deku memikirkan hal lain meskipun terlihat kalau dia juga punya rasa sama Ochako. 


Makanya, melihat Deku dewasa  yang ketika sadar kalau ada yang dia tidak sadari selama ini, langsung mengejarnya dan diucapkan secara to the point tuh bikin gw terkesan banget huhuhuhuhu.  


Terus, menurut gw, adegan ini tambah menarik karena ada penambahan adegan yang gak ada di versi manganya.


Pertama, adanya billboard Deku sendirian bersebelahan dengan iklan Shoto dan Kacchan.

Moment ini tuh jadi lucu karena seolah sosok pahlawan Deku, Dynamite dan Shoto sedang mengawasi moment Deku sebagai Izuku dan Ochako.


Tapi moment ini juga sekaligus bikin sedih dan terharu sih, soalnya setelah Deku dan Ochako sepakat, sosok hero Deku, Dynamite dan Shoto yang ada di billboard tuh menghilang ke arah yang berbeda.


Seolah mau bilang kalau mereka sudah tidak khawatir, sekaligus menunjukkan kalau mereka memberi kesempatan buat Deku menikmati waktu yang ingin Ia habiskan bersama Ochako.


Oh dan kalau di manga kan adegannya ditutup dengan gambar tangan Deku dan Ochako, nah kalau di anime ini tuh, diperlihatkan gambaran lebih besarnya jadi terlihat wajah mereka juga dari jauh. Jadinya terasa lebih komplit gitu loh wkwkwkwkwkwk.


Ada juga adegan Toga menghilang dan kegiatan masing-masing anggota kelas A ketika sudah berpisah.


Untuk adegan Toga ini juga menarik sih, kalau di manga kan gw menangkap kesan kalau Toga itu cuma ada dalam mimpi Ochako saja. Tapi kalau disini tuh ada kesan dia memang ada disitu mendorong Ochako untuk bisa hidup seperti yang dia inginkan karena sepertinya Ochako masih ada rasa bersalah terhadap Toga. Dan sosoknya langsung menghilang setelah adegan pengakuan Deku dan Ochako seiring dengan munculnya lagu I dari Bump of Chicken, yang juga sekali lagi bikin hati gw terasa campur aduk.


Itu dia adegan favorit gw dari episode More, wuahhhh, campur aduk banget rasanya selesai nulis ini. Di satu sisi tentu gw seneng dan lega tapi kok ya jadi agak sedih juga soalnya jadi kerasa banget kalau Hero Aca tuh udah tamat huhuhuhuhu. Tapi karena tahun ini kan tahun perayaan 10 tahun, katanya bakal banyak yang special. Semoga diantara event-event itu, ada dan banyak yang bisa ikut gw nikmatin walo gw disini dan mereka disana wkwkwkwkwkwk.



Oke, sampai disini dulu ya tulisan gw kali ini. Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca, sampai ketemu lagi di postingan berikutnya ya.



P.S: Yang mau berbagi moment favoritnya dari episode ini dipersilahkan banget loh buat nulis di kolom komentar, douzo.



 




Boku no Hero Academia More Spoiler Alert


Holaaa, Mina-san apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu yaaaa. 



 Hari ini gw ingin bahas episode yang sudah ditunggu-tunggu oleh penggemar anime Boku no Hero Academia atau Hero Aca yaitu episode special berjudul More. 




Sebagai informasi, More ini diambil dari chapter special yang dirilis di volume terakhir tankoubon manganya. Ceritanya sendiri berfokus pada anak-anak kelas A yang kini sudah dewasa dan menjadi pro Hero.



 Dibuka dengan adegan Ochako terbangun di padang rumput dan melihat Toga Himiko yang seolah ingin menyampaikan sesuatu kepadanya. Namun ternyata, semua itu hanyalah mimpi, karena Ochako masih ada di ruang kerjanya yang berantakan. 



Setelah lagu The Revo dari Porno Graffity muncul sebagai opening, Adegan pun berlanjut ke Ochako yang bertemu Froppy, Lemillion, Nejire dan Suneater untuk urusan pekerjaan yaitu bertemu dengan anak-anak yang masuk ke program konseling kekuatan. 



Disini ada satu pertanyaan penting dari Suneater untuk Ochako yaitu ‘’apakah Kamu punya waktu untuk dirimu sendiri?’’ 



Ochako bilang kalau Dia suka melihat orang lain tersenyum. Ditambah dia sering bertemu Froppy dan juga teman-teman yang lain, dia juga merasa sangat senang karena bisa melakukan hal yang dia sukai jadi setiap hari adalah waktu untuk dirinya sendiri. 



Malamnya, Ochako dan Froppy duduk di kereta dan membicarakan mimpi Ochako tentang Toga Himiko yang tidak bisa Ia ingat. Ochako merasa kalau Toga Himiko sepertinya ingin menyampaikan sesuatu padanya.




 Di lokasi yang berbeda, Kita bisa lihat mobil yang disetir oleh Kacchan, membawa Kirishima dan Deku di dalamnya. Awalnya, percakapan yang terjadi hanya hal biasa seperti Kacchan yang ngomel karena harus jemput Deku dan digodain Kirishima, membicarakan murid yang bisa jadi asisten hero sampai tawaran Kacchan pada Deku secara tidak langsung yang akhirnya mengarah ke kata-kata ‘’ Sudah saatnya Kau memandang lebih tinggi ke diri sendiri, atau Kau akan melewatkan hal yang seharusnya Kau perhatikan, ketika Kau berpikir semua istimewa maka sebenarnya tidak ada yang istimewa,’’ yang bikin Deku bingung dan belum sadar akan besarnya efek kata-kata tersebut bagi dirinya. 




Adegan pun berlanjut di restoran, tempat murid kelas A berkumpul untuk merayakan keberhasilan Shoto ada di peringkat 2 chart Hero. Disini, Kita bisa lihat semua anggota kelas A termasuk Aoyama dan Shinso! Serta peringkat mereka. 




Suasana dan obrolan yang terasa hangat dan ringan sedikit berubah jadi serius waktu Shoto cerita ke Deku dan Kacchan yang intinya adalah dia menemukan sesuatu yang lain dari dirinya selain keinginan untuk menjadi ‘’orang yang kuinginkan’’ yang selalu dia impikan dulu. 



Selesai mendengarkan cerita Shoto, perhatian Deku sedikit teralihkan dengan obrolan di meja lain tentang Kuroiro dan Kinoko dari kelas B yang pacaran. Obrolan ini pun memancing rasa penasaran Sero dengan Kaminari dan Jiro yang agensinya bersebelahan. Kalau menurut Jiro sih, hubungan mereka tidak seperti itu. Sementara Kaminari malah cerita kalau dia gugup soal menjadi independen jadi begitu tahu kalau gedung disebelah Jiro kosong langsung saja dia sewa. 





Cerita Shoto dan obrolan mengenai hubungan istimewa ini membuat Deku merenung sesaat dan berpikir kalau mungkin saja ada bagian dari dirinya yang belum Ia sendiri sadari. Dan…Kita bisa lihat kalau Deku menyadari sesuatu ketika melihat ke satu arah… Ochako. 





Sayangnya, belum sempat moment ini diceritakan lebih lanjut, ada alarm berbunyi. Menandakan kalau sedang ada kejadian yang membutuhkan Hero. Dan disinilah para pro Hero dari kelas A beraksi diiringi musik yang ikonik. 





Selesai mengatasi masalah, para Hero ini pun memutuskan untuk pulang dan berjanji untuk berkumpul lagi kapan-kapan. Kacchan bilang kalau dia gak bisa antar Deku karena besok Edgshot pulang ke Jepang, tapi Kirishima, Mina dan Kaminari minta ikut dengan Kacchan karena searah, ingin lihat mobil baru Kacchan dan turun di tengah jalan. 





Deku dan Kacchan pun mengucapkan salam perpisahan dimana Deku minta Kacchan buat jadi guru tamu lagi kapan-kapan yang dibalas Kacchan dengan ‘’ jangan jadikan Aku contoh buruk!’’ wkwkwkwkwkwkwk Setelah membalikkan badan, terlihat Deku terdiam dan Kita bisa dengar suara Kacchan yang bilang ‘’ kalau semua istimewa artinya tidak ada yang istimewa,’’ seperti di mobil sebelumnya. 






Lalu, Kita bisa lihat Ochako yang berjalan sendirian di kota setelah berpisah dengan Froppy di stasiun. Sambil jalan, Ochako merenung kalau Ia tidak punya banyak kesempatan untuk bicara dengan Deku selama acara karena posisi mereka yang duduk berjauhan. 





Ochako pun berusaha menenangkan pikirannya dengan kata-kata ‘’Kita sering ketemu waktu kerja,’’ dan Dia teringat waktu Deku bilang kalau Ochako adalah pahlawannya. Langkah Ochako pun terhenti dan berpikir kalau sejak pertarungan besar, mereka berdua sama-sama menemukan hal yang ingin dan harus mereka lakukan. Mereka pun saling menghormati hal tersebut dan menjalaninya dengan tawa. Bagi Ochako, hal itu tuh sangat mewah setelah apa yang mereka lalui. 





 Tapi, ternyata dalam lubuk hatinya yang paling dalam, Ochako ingin ngobrol lebih banyak dengan Deku. Dan…. saat berpikir begitu sambil membalikkan badan, orang yang ada di pikirannya pun hadir. 




Yup, Deku sedang berlari ke arah Ochako sambil tersenyum dan bilang ‘’Ah, syukurlah, ketemu,’’ Setelah ada di hadapan Ochako, dengan napas yang belum teratur, Deku bilang kalau Ia menghormati semua (teman-teman mereka maksudnya), menganggap mereka istimewa dan menyukai mereka semua. Setidaknya, itulah yang dia pikirkan selama ini. 





Tapi, Deku mengakui kalau hari ini, Dia merasa ingin bicara lebih banyak dengan Ochako, mulai sekarang dan untuk kedepannya pun, Dia ingin bersama Ochako lebih banyak. 





Ochako pun mulai ingat tentang apa yang Toga Himiko bilang di mimpinya bahwa Toga Himiko ingin Ochako untuk bisa hidup lebih bebas seperti yang dia inginkan. Dan, Ochako pun sadar kalau mimpi itu mulai datang setelah Deku bisa kembali jadi pahlawan yang memperbanyak kesempatan mereka untuk bertemu. 





Dengan dukungan dari bayangan Toga Himiko, Ochako pun dengan gugup dan malu-malu menjawab kalau perasaan mereka sama sambil mengangkat tangannya yang disambut Deku. Kemudian terdengarlah lagu I dari Bump of Chicken yang sekali lagi menutup perjalanan cerita Deku dan teman-temannya. 





Kesan gw setelah menonton episode ini tuh hampir mirip dengan season final dimana ada senang, sedih dan haru campur jadi satu. Perbedaanya adalah gw merasa senang karena bisa nonton Deku dan yang lainnya lagi setelah mereka jadi dewasa. Di satu sisi, gw juga sedih karena ini mungkin jadi episode terakhir mereka. Selain itu, gw juga ada perasaan haru melihat bagaimana mereka tumbuh dan berpikir sebagai orang dewasa (duh sok tua banget gw ini wkwkwkwkwk) 






Judul More sendiri sebenarnya awalnya agak menggelitik bagi gw, karena terlalu simple. Seperti cuma menunjukkan kalau cerita ini tuh sedikit bagian ‘’more’’ dari Hero Aca setelah tamat. Tapi setelah baca chapter manganya beberapa kali dan nonton versi animenya, gw merasa kalau more ini merupakan tema penting bagi para hero ini setelah dewasa. 






Di awal cerita, Deku dan kelas A adalah remaja yang hanya memiliki impian menjadi hero, artinya segala masalah dan tantangan mereka hadapi dengan fokus untuk menjadi hero. Tapi setelah mereka dewasa dan menjadi hero, tentu tidak aneh kalau mereka mulai memikirkan hal lain. Bukan berarti mereka bosan dan melupakan tanggung jawab hero, tapi mereka punya waktu untuk memikirkan hal yang sebelumnya gak sempat mereka pikirkan. Menurut gw itu realistis dan banyak orang bakal bisa relate dengan hal tersebut, termasuk gw sendiri. 





Gak heran sih kalau Yamashita Daiki, Okamoto Nobuhiko dan Sakura Ayane bilang kalau More ini akan menyorot para hero muda ini dari sisi yang berbeda serta lebih banyak memasukkan unsur human drama.





 Kesimpulannya, More bisa dibilang agak berbeda dari Hero Aca yang sebelumnya Kita tonton. Tapi menurut gw, ceritanya masih masuk dan enak diikuti serta menunjukkan perkembangan karakternya.



 Okelah, Kalau begitu, sampai disini dulu pembahasan gw tentang Hero Aca episode More. 




Rencananya, untuk selanjutnya gw akan bahas tentang adegan favorit gw dari episode ini. 




Tadinya ingin gw gabung sih, tapi kelihatannya akan terlalu panjang jadi lebih baik dibahas secara terpisah ya. 





Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini. Sampai jumpa di postingan berikutnya ya. 






Plus Ultra!

Yamashita Daiki


 Hola Minna-san, apa kabar? Semoga sehat, bahagia dan selalu semangat menghadapi tantangan setiap harinya ya.


Hari ini gw ingin bahas tentang satu sosok yang sedang sangat menarik perhatian gw belakangan ini.


Siapakah dia?




Yup, jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah Yamashita Daiki. Dia ini adalah seiyuu atau pengisi suara dari karakter Midoriya Izuku atau Deku di serial anime Boku no Hero Academia atau Hero Aca. 


Apa yang bikin seorang Daiki menarik di mata gw?


Pertama, tentu suaranya dong. Meski bisa dibilang telat ya. Soalnya gw itu mulai suka banget sama suara Daiki sebagai Deku waktu arc dark Deku. Padahal kan gw sudah dengar suaranya sejak season 1 ya? Tapi entah kenapa di arc itu tuh dia bisa bikin gw ikut merasa simpati atas apa yang dirasakan dan dipikirkan Deku. Dan waktu nonton ulang Hero Aca dari awal, gw baru sadar kalau suara Daiki ini sangat fleksibel, dia bisa bikin gw ketawa dan emosional di setiap scene Deku dan akhirnya jadi penasaran deh buat cari info lebih tentang dia.




Dan gara-gara pencarian itu, gw menemukan fakta kalau Daiki ini sering banget ada di event-event anime baik itu Hero Aca maupun anime lain yang dia isi suaranya. Terus dari video full maupun cuplikan event itu, sosok Daiki makin menarik di mata gw karena tingkahnya lucu.


Jadi, seorang Yamashita Daiki ini sering banget belibet kalo ngomong, bahkan pernah lagi bicara sebagai Deku di event radio, lidahnya keseleo wkwkwkwkwk. Terus, pernah saking gugupnya dapat pesan dari Horikoshi Sensei (mangaka-nya Hero Aca), Daiki terbata-bata baca kanji sampai dibantuin sama Kaji Yuki seiyuu-nya Todoroki Shoto. Daiki juga pernah hampir kebalik menyebutkan kalau Ia memerankan Yamashita bukannya Midoriya wkwkwkwkwkwk. Pokoknya ada aja tingkah atau kata-katanya yang memancing tawa. 


Tapi, gw juga jadinya salut. Soalnya di moment yang kaya gitu, Daiki masih bisa ketawa, senyum dan lanjut usaha lagi melanjutkan yang dikerjakan. Mana suara ketawanya tuh menyenangkan, jadinya gw kan ketularan buat ketawa dan senyum juga. Kakkoi desu Daiki-San!!




Terus, fakta lain yang gw temukan tentang Daiki sekaligus yang bikin gw jadi demam ter-Daiki-Daiki belakangan ini adalah dia sudah debut jadi penyanyi sejak tahun 2021.


Memang, jumlah lagu dan albumnya belum banyak, tapi dari beberapa yang gw dengar, lagunya enak-enak dan ada yang bikin kuping gw jatuh cinta. Jadinya Daiki sekarang merupakan salah satu penyanyi jepang yang mengisi playlist gw deh.


 Suaranya tuh tipe yang tinggi, enak di dengar dan merdu. Mana kalau lagi nyanyi di panggung pecicilan banget jadi ikut semangat wkwkwkwkwkwk. 


Berikut beberapa lagu Daiki yang sedang sering gw putar, siapa tahu bisa jadi referensi buat teman-teman:


Oke, sampai disini dulu ya pembahasan gw tentang Yamashita Daiki, terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini. Yang mau rumpi-rumpi soal Daiki, boleh loh di kolom komentar ^_^


Sampai ketemu lagi di postingan berikutnya.


Copyright 2009 Blue Dolphin. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy