RSS

Talking Stand Morinoth Guest Yamashita Daiki


 Holaaa semuanya, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia yaaaa


Kalau teman-teman rajin baca blog ini tentu sadar kalau gw sedang terkena demam Daiki setelah nonton Hero Aca. Hal ini bikin gw sering banget berkelana mencari segala hal yang berhubungan dengan Daiki.


Dari hasil pencarian tersebut, gw menemukan beberapa acara menarik yang bikin gw bisa lebih kenal sama sosok Daiki (asyik banget gak sih bahasanya sok kenal wkwkwkwkwkwk) 


Salah satu acara yang menurut gw banyak  membantu dalam menemukan informasi menarik soal Daiki adalah Talking Stand Morinoth. 




Jadi, ini adalah program online yang ditayangkan di internet dengan konsep bar tersembunyi yang menjadi tempat ngobrol dengan bintang tamu (tertulis sebagai drunk talk show) . Acara ini dipandu oleh Morikubo Showtaro yang berperan sebagai pemilik bar dibantu pekerja paruh waktu yang dimainkan oleh Amasaki Kouhei. Sebagai informasi, keduanya juga adalah seiyuu loh.


Nah, Daiki datang jadi bintang tamu di episode ke 81. Begitu datang, Daiki langsung menyapa penonton dan memperkenalkan diri sebelum duduk di kursi bar. Daiki bilang kalau dia tuh menantikan banget waktu buat datang ke acara ini. Showtaro bilang kalau dia akan ngajak Daiki ngobrol banyak karena mereka sudah lama gak ketemu dan satu studio (mereka pernah ngisi anime bareng)


Lucunya, meski set-nya bar, minuman yang disiapkan buat Daiki adalah teh. Dan disebutkan sama Showtaro kalau Daiki enggak terlalu sering minum sake. Daiki bilang kalau dia sama sekali gak bisa minum sake.


Showtaro kemudian membuka obrolan dengan bertanya ke Daiki ‘’Kamu suka makan, tapi gak bisa minum? (sake)” 


Daiki jawab ‘’Iya, aku gak bisa minum,’’ Daiki cerita kalau sebenarnya ada jenis sake yang dia anggap enak tapi katanya gak cocok sama tubuhnya (jadi kalau dia minum sake tuh kondisi badannya jadi gak bagus gitu loh) Terus Showtaro cerita kalau dulu dia sama Daiki tinggal di wilayah yang sama dan suka makan di tempat kushiyaki (semacam sate-satean ) dan Daiki sering banget ke toko itu. Bahkan Kouhei tahu tempat itu karena pernah direkomendasiin sama Daiki. Ternyata, karena menurutnya enak, Daiki rekomendasiin toko itu ke temen-temennya wkwkwkwkwk.


Setelah bersulang, Showtarou berbagi cerita menarik nih yaitu setelah sama-sama sibuk, dia dan Daiki jadi jarang ketemu. Tapi ternyata pernah pas dia telpon Daiki dan kasih tahu kalau sedang ada di toko itu, Daiki bilang dia akan kesitu, dan waktu muncul dia pakai piyama dan crocs sambil bilang dingin. Usut punya usut, Daiki baru saja selesai mandi tapi dia menyanggupi ajakan tersebut karena Showtarou yang dia anggap abang yang ngajak.


Showtarou terus tanya sama Daiki dan Kouhei bagaimana mereka kenal. Kouhei bilang kalau Daiki itu senior yang bedanya usia karirnya satu tahun di atas dia. Kouhei pun bertanya balik tentang berapa usia Daiki waktu pertama kali ketemu Showtaro. Daiki jawab sekitar 22 atau 23 tahun. Kata Daiki, dia dapat peran di Yowamushi Pedal itu termasuk di masa awal karir dia. Jadi bisa dibilang Showtaro adalah orang yang sudah kenal sama Daiki cukup lama.



Dan ternyata, ada satu moment lucu dari Daiki yang diceritakan Showtaro yang gw juga baru tahu. 


Jadi di hari rekaman untuk episode pertama anime Yowamushi Pedal. Showtarou dan seiyuu lainnya itu kaget waktu lihat Daiki pakai kaos kaki yang berlubang besar di bagian tumit.


Kata Showtarou, hal ini bikin dia dan seiyuu lain yang hampir semuanya sudah senior berpikir kalau mereka harus bantu si anak baru yang mirip Onoda Sakamichi ini bersinar di karya ini wkwkwkwkwwk.


Terus lucunya, Dia langsung nanya Daiki apa itu disengaja (maksudnya pakai kaos kaki berlubang di studio yang mengharuskan buka sepatu) wkwkwkwkwk.


Daiki tentu saja langsung bantah sambil ketawa geli. Dia bilang gak kepikiran kalau studionya bakal mengharuskan buka sepatu, jadi dia pikir gak masalah walau pakai kaus kaki yang berlubang wkwkwkwkwkwkwk.


Lucunya lagi, Daiki langsung buka sepatu yang dia pakai dan menunjukkan kalau kaus kaki yang dia pakai hari itu aman alias gak bolong.


Showtarou juga cerita kalau Daiki ini banyak dikasih makan Gyoza sama para senpai. Daiki lanjutin kalau selama satu season Yowamushi Pedal, dia bisa naik berat badan sampai sekitar 15 kilo lalu turun lagi begitu season itu selesai dan beratnya akan naik lagi begitu season baru dimulai.


Kouhei lalu tanya ke Daiki apa kesan pertamanya terhadap Showtarou. Kata Daiki, buat dia Showtarou itu sempurna. Daiki bilang kalau awalnya dia berpikir pekerjaan utama seiyuu hanyalah mengisi suara. Tapi ternyata banyak hal lain yang harus dilakukan misalnya program radio, siaran langsung dan menghadiri event, dan Daiki menjalankan semua itu bersama Showtarou. 


Daiki juga cerita kalau dulu dia suka sedih kalau Showtarou suka salah sebut nama dia. Tapi kalau dipikir sekarang, Showtarou sengaja melakukan itu buat entertainment supaya penonton ingat nama Daiki.


Terus ada juga cerita menarik tentang barang yang diterima Daiki dari Showtarou yaitu stopwatch langka dan tas ransel besar yang sampai bikin Daiki mikir dirinya bisa masuk ke dalamnya. Sweetnya adalah Daiki bilang kalau dia masih menyimpannya dengan baik.


Daiki juga cerita kalau Showtarou ngasih dia sneaker.


Showtarou terus tanya soal pertemuan pertama Kouhei dengan Daiki. Daiki bilang kalau gak salah Dia pertama kali ketemu Kouhei itu tu pas ada di acara yang ada Showtarou juga. Kouhei juga bilang kalau dia ingetnya begitu.


Kouhei terus cerita kalau yang pengalaman yang dia ingat sama Daiki adalah makan kakigoori berdua. Showtarou terus cerita lagi kalau Daiki pernah datang ke toko yang menjual keju dan yang antri itu hampir semuanya adalah perempuan.


Showtarou terus tanya sama Daiki bagaimana dia tertarik jadi seiyuu. Daiki cerita kalau waktu kecil ibunya pernah membelikan video Aladdin dan dia suka banget adegan Genie. Saking sukanya, dia sering meniru adegannya dan mikir kalau bisa bermain dengan suara itu keren.


Setelah dewasa baru dia tertarik dengan seiyuu setelah tahu kalau yang memerankan Genie adalah satu orang yang bisa memainkan suaranya.


Daiki juga cerita kalau dia pernah masuk sekolah khusus musik karena dia ingin melakukan sesuatu yang menggunakan suara. Dari percakapan ini juga, gw baru tahu kalau Daiki pernah main band, melakukan rodoku (seni membaca) bahkan main teater dengan tema zaman dulu.


Mendengar cerita pengalaman Daiki, Showtarou lagi-lagi menujukkan ekspresi curiga kalau Daiki sebenarnya pura-pura bertingkah gugup layaknya anak baru waktu mereka ketemu dulu wwkwkwkwkwkwkwk. Sambil ketawa, Daiki membantah dan bilang kan dunianya berbeda.


Pembicaraan kemudian berlanjut tentang tenis, dimana gw baru tahu kalau ayahnya Daiki adalah pelatih tenis. Jadi dari kecil, Daiki sudah pegang raket. Selama sekolah dia ikut klub tenis di sekolah dan di luar sekolah. Daiki bahkan ikut kompetisi dan punya ranking yang cukup bagus tapi ternyata hatinya berkata lain.


Waktu membicarakan ayahnya, Daiki bilang kalau ayahnya memang berharap dia main tenis. Tapi Daiki punya kakak laki-laki yang beda usianya tiga tahun. Menurut Daiki kakaknya ini lebih punya sense untuk tenis dibandingkan dirinya dan mereka sering dibandingkan.


Lalu saat Daiki berpikir apa yang paling dia sukai, dia sadar kalau dia lebih tertarik hiburan. Dalam arti menggunakan suaranya untuk menghibur orang lain. Mendengar cerita Daiki, Kouhei sampai bilang kalau kisahnya mirip sama tokoh utama anime.


Showtarou dan Kouhei kemudian membicarakan soal variasi suara Daiki. Kayak di mata mereka image Daiki itu kan lucu dan pure gitu terus suaranya termasuk tinggi, tapi ternyata waktu ngisi suara, Daiki bisa pakai suara rendah buat ngisi karakter cool juga suara yang agak konyol.


Showtarou kemudian bertanya soal awal mula Daiki debut jadi penyanyi. Daiki cerita waktu tahun 2021, atau waktu corona, dia mikir apa yang bisa dia lakukan untuk orang-orang. Terus, dia melihat kalau waktu itu, musik memberi pengaruh besar terutama lewat medsos. Makanya, ketika ada tawaran, Daiki mengiyakan, selain karena timing, dia berpikir kalau ini merupakan tantangan baru.


Ketika ditanya soal jenis musik, Daiki bilang kalau dibayangkan mungkin musiknya seperti Radwimps, bisa dibilang musik yang tidak terlalu pop dan ada unsur rock. Kata Daiki, dia suka Radwimps tapi juga suka Ellegarden (band rock). Bisa dibilang, Daiki ingin menggabungkan musik yang dia suka dengan apa yang trend di masa kini.


Terus waktu ditanya soal tema, Daiki jawab, karena bertepatan juga dengan corona, lagunya juga memiliki tema ‘’dukungan’’. Soal lirik, Daiki bilang kalau dia tidak menulis lirik, tapi dia kerap menyumbangkan ide untuk tema lagu.


Daiki cerita kalau ia merasa aneh waktu melihat cd albumnya sendiri bahkan malu melihat mukanya di sampul. Kata Daiki, dia sempat bilang kalau ingin pakai sampul yang artistik aja jadi tidak memperlihatkan wajahnya. Tapi idenya ditolak staff dan dia diminta tetap memperlihatkan wajahnya.


Daiki juga bilang kalau syuting MV itu menarik karena take adegan yang sama beberapa kali.


Untuk cerita MV-nya, Daiki bilang ini juga tema yang dia pikirkan. Jadi dia ingin menampilkan cerita kalau ada dua sisi dirinya yaitu sisi gelap dan sisi ceria. Jadi dirinya yang ceria akan mencari dirinya yang satu lagi. Gw langsung mikir, oh itu makanya ada banyak Daiki di MV-nya.


Daiki juga cerita kalau dia punya banyak pengalaman baru di live pertamanya dimana dia tampil dengan live band. Daiki bilang tampil dengan live band itu bagus banget tapi juga susah buanget, selain itu, Daiki belum terbiasa memakai earmoni (monitor yang bentuknya earphone yang suka dipakai penyanyi). Terus dia juga tambah semangat karena di waktu dia mengadakan live, penonton sudah boleh mengeluarkan suara jadinya suasana tambah meriah dan bikin Daiki merasa lebih percaya diri dan pengen menghibur mereka lagi.


Hal menarik lain yang diceritakan Daiki adalah ia mengundang keluarganya untuk datang ke konsernya. Daiki bilang yang datang ada ibunya, kedua neneknya juga beberapa keluarganya yang lain, dan katanya waktu Daiki menyapa mereka, Dia melihat kalau keluarganya merasa senang, bahkan neneknya sedikit menangis. 



Melihat reaksi keluarganya bikin Daiki merasa bersyukur banget dia mengadakan konser.


Kouhei dan Showtarou kemudian bertanya pada Daiki tentang apa pendapatnya untuk tahun ini (episode Daiki ini tayang sekitar akhir tahun 2023)


Mereka pun akhirnya menuliskan kanji yang mereka anggap paling mewakili mereka di tahun 2023. Showtarou menulis kanji Hoka (lainya). Katanya karena di tahun tersebut dia memulai hal lain yang biasanya tidak dia lakukan.


Sementara Kohei, malah menulis huruf katakana Pu yang dianggapmya mewakili kata purecius (dari kata precious) karena di tahun itu dia banyak melakukan hal untuk merayakan 10 tahun karirnya. Terus katanya dia juga ingin jadi lebih purofesional (dari kata profesional) lagi dan menyadari pentingnya purotein (protein) wkwkwkwkwkwk.


Sementara Daiki menulis kanji Niru yang berarti rebus. Jadi maksudnya Daiki adalah di tahun itu, Ia memang mendapat kesempatan untuk mencoba tantangan baru tapi di satu sisi, Daiki juga memiliki pekerjaan (karya) yang memiliki rentang waktu lama dan masih Ia kerjakan sampai sekarang. Menurut dia semua yang dia lakukan itu terhubung dengan masa depan jadi dia ingin menghargai semua yang ia miliki dan menggabungkannya supaya bisa jadi sesuatu yang ‘’enak’’ dari dirinya. 

Jadi yang gw tangkap disini maksudnya adalah Daiki mengibaratkan dirinya ini semacam nabe atau panci untuk makan sukiyaki ya, yang memiliki berbagai pengalaman baik yang lama maupun yang baru dan ingin dia gunakan untuk menyajikan hiburan yang bagus bagi orang lain.


Terus tiba-tiba Kouhei nanya ke Daiki ‘’kamu ngapain?’’ yang langsung bikin Daiki ngakak karena arah pertanyaan yang berubah tiba-tiba. Ternyata maksudnya Kouhei tuh, apa Daiki ada waktu senggang, terus apa yang dia lakukan di waktu tersebut wkwkwkwkwkwk.


Showtarou terus tanya lagi apa di dunia entertain ini ada yang akrab sama Daiki. Daiki jawab kalau dia akrab sama Shoutan (Aoi Shota) sesama seiyuu juga. Kata Daiki kalau sama Shota mereka sering main ramalan dan juga hampir setiap hari main game online bareng.


Waktu Showtarou tanya sejak kapan kenal Shota, Daiki bilang sejak awal karir dia. Daiki dan Shota pernah kerja bareng di anime idol Shonen Hollywood dan itu bikin mereka sering makan bareng dan akrab. 


Terus Daiki juga cerita kalau dia akrab sama Okamoto Nobuhiko (seiyuu Kacchan) karena sama-sama suka makan daging dan sering banget makan yakiniku bareng. Daiki pun bilang kalau dia menganggap Nobu sebagai profesor atau pakar daging dan coklat karena pengetahuannya tentang dua hal itu.


Sayangnya, acara sudah mendekati akhir waktu Daiki bilang kalau ke target dia kedepannya adalah mengumpulkan banyak hal untuk bisa masuk ke ‘’panci rebusan’’dia dan bisa menyajikan sesuatu yang lebih enak ke semua orang. Makanya dia ingin memperhatikan lebih banyak hal karena di zaman sekarang rasanya semua berjalan cepat dan gampang banget melewatkan sesuatu yang sedang tren. 


Acara pun ditutup dengan Daiki yang membubuhkan tanda tangannya di gantungan yang akhirnya dipasang di botol minuman yang disediakan untuk Daiki tadi.


Kesan gw setelah nonton acara ini adalah senang banget. Banyak banget cerita tentang Daiki yang belum gw tahu sebelumnya dan dengar dari acara ini. Misalnya soal ayahnya yang pelatih tenis dan Daiki yang pernah sekolah musik dan ngeband. Rasanya jadi lebih dekat dengan Daiki setelah tahu cerita ini wkwkwkwkwkwk.


Okelah sampai disini dulu ya tulisan kali ini, semoga bisa membantu teman-teman yang juga suka dan ingin kenal lebih dekat dengan Daiki. Terima kasih sudah mampir dan baca postingan ini,


Sampai jumpa di postingan berikutnya.






Avatar Live Action Season 2


 Holaaa Mina-san, apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu ya di tengah banyaknya tantangan setiap harinya.


Kali ini, mau bahas tentang kesan gw setelah nonton seri live action dari Avatar: The Last Airbender season 2 yang baru saja rilis beberapa hari yang lalu. Secara gw nonton yang pertama dan menikmatinya, Gw tentu menunggu-nunggu dong kapan lanjutannya akan rilis, dan setelah nonton, gw langsung dapat wangsit untuk menuliskannya disini.


Oke, daripada banyak basa-basi, mari kita mulai pembahasannya ya. Hajimemashou.


Jadi, fokus utama di season 2 ini adalah usaha Aang untuk mencari guru pengendalian tanah. Awalnya, Aang ingin meminta sahabat lamanya, Bumi untuk mengajarinya. Tapi karena yang bersangkutan menolak, Aang pun terpaksa mencari guru lain. 


Aang merasa  menemukan sosok yang Ia butuhkan ketika melihat sosok The Blind Bandit di arena pertarungan bawah tanah. Meski tidak bisa melihat, The Blind Bandit merupakan petarung tangguh yang berhasil mengalahkan lawan yang bahkan memiliki ukuran tubuh lebih besar darinya.


Keberuntungan menghampiri Aang ketika ia diundang oleh keluarga Beifong dan menemukan The Blind Bandit disana. Sosok asli petarung tersebut ternyata adalah Toph Beifong, putri tunggal keluarga pengusaha tersebut.


Aang pun langsung meminta Toph untuk menjadi gurunya yang sayangnya langsung ditolak oleh Toph. Tapi setelah sedikit ngobrol dengan Aang dan berpikir, Toph pun bersedia menjadi guru Aang dan ikut dalam perjalanan mereka meski harus ribut dengan keluarganya.


Berhasilkah Aang menguasai elemen bumi yang dibutuhkannya untuk menjaga kedamaian dan keseimbangan dunia? Bagaimana juga sepak terjang Toph di season 2 ini? Musuh seperti apa yang akan dihadapi team avatar? Lalu bagaimana dengan Zuko dan Paman Iroh? Tentu saja perlu nonton episodenya untuk tahu jawabannya dong.


Kesan gw setelah nonton season 2 ini adalah masih tetap seru dan asyik untuk diikuti. Konflik yang dihadapi Aang dan teman-temannya pun semakin rumit bahkan menguji hubungan mereka.


Meski dari segi cerita,  gw akui kalau dibandingkan season 1 rasanya agak melambat. Mungkin karena kalau di season 1 mereka punya lokasi yang dituju, jadi lebih terasa perpindahannya. Sedangkan di season ini, lokasi mereka lebih banyak di Bai Sing Se sejak awal, jadinya mungkin terasa di situ-situ saja ya (penonton sotoy)


Kalau ada hal yang sangat terasa perbedaannya maka sosok Aang yang sudah terlihat lebih dewasa adalah yang paling terasa bagi gw. Di season ini, vibe imut dan jahilnya Aang hilang, berganti dengan sosok yang sedikit emosional dan gelisah. Tapi itu masuk sih sama ceritanya yang lebih berat ditambah dengan kondisi yang dialaminya.



Highlight season ini jelas karakter Toph yang kemunculannya sudah diantisipasi sejak pemerannya diumumkan. Gw harus angkat jempol buat Miya Cech yang memerankan Toph. Apa ya? Vibe Toph yang punya penampilan imut tapi ternyata mematikan ketika bertarung itu dapet banget. Belum ditambah gayanya yang jutek sekaligus kekanakan itu yang jelas sangat kontras dengan gaya bertarungnya, asyik banget ditonton.



Favorit gw sendiri adalah Zuko. Duh pangeran yang satu ini, entah kenapa dari season 1 kok ya bisa banget bikin gw terpesona ya. Dallas Liu ini, menurut gw dapet banget ekspresinya waktu memerankan Zuko. Apalagi waktu moment di penjara dimana dia cuma bisa diam waktu harus mendengar kata-kata Katara. Jempol lah buat Dallas Liu.



Kesimpulannya, gw mengakui kalau serial ini memang tidak bisa dibilang sempurna atau memuaskan banget. Yah mau bagaimana lagi, di serial animasinya, jumlah episode untuk 1 season itu kalau gak salah ada dua puluhan ya? sementara di versi ini bahkan gak sampai 10, pasti ada bagian yang tidak bisa ditampilkan. 


Tapi menurut gw, serial ini masih bisa menyajikan hal yang bikin gw tertarik buat nonton dan terhibur.


Oke, sekian dulu tulisan kali ini ya. Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca. Yang sudah nonton dan mau rumpi-rumpi boleh loh tinggalkan jejak di kolom komentar.


Sampai jumpa di postingan berikutnya.







Playlist 35 : Special Growth


 



Holaa, Minna-san, kembali lagi di pembahasan tentang playlist alias lagu-lagu yang sedang bikin kuping gw demam jadinya sering diputar. Kali ini gw akan khusus membahas tentang lagu-lagu dari Growth.



Tapi sebelum bahas lagunya, gw akan bahas sedikit tentang Growth dulu ya. Biar kenal dulu gitu ceritanya. Tapi, karena gw juga baru saja nyemplung di konsep grup yang seperti ini, boleh banget dikoreksi kalau penjelasan gw ada yang miss ya.



Jadi Growth ini bisa dibilang merupakan grup idol fiksi ya. Maksudnya fiksi disini adalah membernya itu terdiri dari karakter fiksi yang diisi suaranya oleh seiyuu. Growth ada di bawah naungan Tsukipro dan punya 4 member.



Leadernya bernama Eto Koki yang suaranya diisi oleh Toki Shunichi, kemudian ada Yaegashi Kensuke yang diperankan oleh Yamaya Yoshitaka, lalu ada juga Sakuraba Ryota yang diisi suaranya oleh Yamashita Daiki dan terakhir ada Fujimura Mamoru yang dimainkan oleh Terashima Junta.



Yup, teman-teman gak salah kalau nebak Yamashita Daiki adalah alasan gw bisa kenal grup ini. Berawal dari mencari informasi tentang Daiki, gw pun menemukan lagu Daiki yang tidak ada di album solonya. Ternyata lagu itu berasal dari project Growth ini dan dimulailah pencarian gw tentang Growth yang akhirnya bisa membuat gw bikin tulisan ini.



Sepanjang yang gw temukan(dan hasil obrolan dengan orang yang ngefans duluan), Growth ini ada versi drama cd dan anime yang muncul barengan dengan beberapa grup yang juga ada di bawah naungan Tsukipro. Tapi gw sendiri baru menyelami Growth sebatas lagu-lagunya, jadi belum bisa nulis banyak tentang media lain yang menampilkan mereka.



Soal suara, gw tadinya hanya mengenali suara Daiki karena memang gak familiar dengan 3 member lainnya. Tapi setelah beberapa kali dengar dan lihat perform mereka, gw mulai bisa mengenali suara-suara mereka yang ternyata beda semua. secara tipe suara, Daiki dan Yamaya ini lebih nyaring dibanding dua member lainnya. Sementara Junta lebih berat dan Toki termasuk yang ada diantara keduanya. Tapi meski begitu gw salut karena mereka tetap bisa harmonisasi dan gantian ambil nada tinggi dan rendahnya, kakkoi yooooo.



Lagu-lagu Growth ini menurut gw asyik. Musiknya banyak menampilkan unsur etnik dan celtic yang bikin gw merasa ada di dunia fantasi waktu dengar.


Misalnya ada Phantasmagoria. Lagu inilah yang menjadi awal perkenalan gw dengan musik Growth. Phantasmagoria adalah lagu solo Sakuraba Ryota yang otomatis dibawakan Yamashita Daiki. Lagunya lembut dan ada nuansa sendu tapi enak didengar. Gw suka banget suara Daiki di reffnya, terasa emosional.



Terus ada Shinyaku Rudder Qiana. Lagu yang bikin gw mikir kalau Growth punya musik yang setipe sama Kalafina cuma bedanya membernya cowok semua.


Shinyaku Rudder Qiana ini asyik sih, dibuka dengan semacam chant gitu sebelum masuk ke bagian pembuka yang bernuansa sendu dan lebih bersemangat di reffnya.


Bagian lain yang menurut gw asyik adalah harmonisasi empat membernya. Gw juga suka banget pas Daiki ambil harmonisasi nada tinggi yang bagian ‘’latatata ‘’ itu mantap Daiki.



Lagu ini punya dua versi, lama dan baru. Menurut gw keduanya sama enaknya, cuma karena gw lebih familiar sama versi barunya jadi inilah yang gw bahas.

 

Selanjutnya ada Tabidachi no Asakaze yang bikin gw merasa ada di dalam film, dengan adegan terkena hembusan angin setelah membuka jendela di pagi hari alias  adem dan seger gitu. 


Gw suka banget bagian sebelum masuk reff dan bagian reffnya yang musiknya masih minimalis sebelum akhirnya berubah jadi lebih megah. 


Lagu selanjutnya yang gw suka adalah Souzou no Retro. Adegan yang terbayang di kepala gw waktu dengan lagu ini adalah karakter yang tertidur di malam hari kemudian siap menyambut matahari terbit untuk berpetualang bersama menyambut tantangan. 


Soalnya musik awalnya tuh lembut kaya lagu pengantar tidur, terus berubah jadi lebih semangat gitu. Bagian paling epic dari lagu ini menurut gw adalah di menjelang akhir lagu waktu mereka berempat nyanyi bareng di bait “Kimi ga iru kara” wuah itu mantap banget deh.


Lagu selanjutnya yang menarik perhatian gw adalah Tsukikage no Refrain. Gw nemu lagu ini tuh gak sengaja dan malah langsung dibikin suka. 


Bagian awalnya tuh sendu banget, sampai gw mikir kalau ini adalah lagu ballad. Tapi ternyata tidak saudara-saudara, musiknya makin berubah sampai akhirnya terasa megah banget di reff. 


Gw juga suka banget sama sahut-sahutan member sebelum reff sampai akhirnya nyanyi bareng di reffnya, itu epic banget.


Berikutnya ada Unmei no Pendulum. Kalau ini sih beneran lagu yang vibenya sedih. Tapi sedihnya tuh tetep aja bukan yang galau gitu lebih ke emosional. Salah satu favorit gw juga nih.


Terus ada lagi lagu yang judulnya Tasogare no Melodia  . Lagu ini tuh vibenya lembut dan healing. Bisa dipakai buat goyang dikit juga. Musiknya lucu dan enak didengar lah pokoknya.


Lalu ada Fushichou no Nebula. Lagu ini musiknya lembut dan enak didengar cocok buat teman melamun nih wkwkwkwkwkwk.


Itulah dia sedikit informasi tentang Growth dan beberapa lagu mereka yang sering gw dengar. Karena lagu mereka ternyata sudah banyak, gw juga masih dalam masa penelusuran buat mencari lagu mereka yang enak lagi.


Kesan gw setelah mendengarkan Growth tuh jujur cukup kaget ya. Soalnya, gw dengar Daiki sebagai penyanyi kan lewat lagu solonya duluan, jadi gak nyangka kalau ternyata dia bisa bawain lagu dengan genre yang cukup unik begini. 


 Padahal kalau ditelusuri, Daiki lebih dulu tampil di project Growth, yang artinya dia lebih lama nyanyi lagu dengan genre ini, telat banget ya gw wkwkwkwkwwkwk.


Tapi gak apa-apa lah ya, lebih baik telat daripada tidak sama sekali kan? 


Acungan jempol dan rasa terima kasih gw sampaikan buat teman-teman di medsos yang udah ngikutin Daiki dan Growth duluan dan mau berbagi info yang bantu gw banget buat memahami konsep grup ini . Gak nyangka obrolannya bisa jadi inspirasi buat bikin tulisan ini, sekali lagi arigatou gozaimasu.


Oke, sampai disini dulu postingan kali ini. Makasih buat yang sudah mampir dan baca.


Sampai ketemu di postingan berikutnya ya.


Teman-teman gimana? Ada yang dengar Growth juga? Apa nih lagu favoritnya?.
















My Hero Academia Special Stage: Okaeri Deku


 

Yuhuuu, Konnichiwa Minna-san apa kabar semua? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia yaaaa. Maaf ya belakangan ini sedang jarang upload. Tapi tenang, gw selalu berusaha menyiapkan draft kok.


Dan kali ini, gw ingin nulis tentang hal yang sudah lama pengen gw bahas yaitu salah satu event dari anime Hero Aca. Gara-gara nonton beberapa video, baik yang full maupun cuplikan tentang seiyuu Hero Aca, bikin gw penasaran tentang gimana kalau mereka ada di event.


Event yang akan gw bahas bernama U.A Special Stage : Okaeri Deku. Sesuai judulnya yang berarti selamat datang Deku, ini adalah event yang dibuat untuk merayakan kembalinya Deku ke U.A setelah sempat pergi di season 6.


Dari awal, menurut gw acara ini sudah menarik karena dibuka dengan video tentang tata tertib acara yang disampaikan oleh Best Jeanist. Pro hero yang juga pernah menjadi mentor Kacchan ini menyampaikan tata tertib dengan elegan tapi tetap humoris yang sudah menjadi ciri khasnya.


Setelah video Best Jeanist selesai, akhirnya muncul juga nih yang ditunggu-tunggu yaitu para seiyuu ( pengisi suara ) Hero Aca. Ada Okamoto Nobuhiko ( Bakugo Katsuki), Kaji Yuki ( Todoroki Shoto), Sakura Ayane ( Uraraka Ochako), Ishikawa Kaito ( Iida Tenya), Miyake Kenta ( All Might) dan Suwabe Junnichi (Aizawa Shota) hadir menyambut penonton.


Ayane-lah yang pertama kali menyambut penonton dengan kata-kata ‘’ Selamat datang di sesi malam program special,’’ kemudian ia menunjukkan ekspresi kaget karena masih ada spot kosong di tengah.


Nobuhiko langsung nyeletuk ‘’ brokoli gak ada,’’  Yuki juga langsung bilang ‘’ orangnya kayaknya sih gak suka brokoli deh,’’ dan para seiyuu ini langsung rame ngomongin sosok yang hilang ini. Malah Junichi mau langsung aja mulai acaranya. Yuki langsung nyeletuk lagi ‘’eh tunggu, mungkin dia akan muncul dari tv,’’. Ayane pun menimpali ‘’ Sadako?’’


Ayane pun langsung balik fokus ke penonton yang hadir sambil bilang ‘’ gak begitu ya, Minna-san sudah lihat judul acara kita kan ya? Pasti pengin langsung panggil sama-sama kan? Bisa bilang okaeri sama-sama kan ya?’’


Penonton jawab dengan tepuk tangan yang meriah. MC dan Kaito langsung mengingatkan kalau di acara ini mereka sudah boleh mengeluarkan suara jadi kalau ditanya boleh jawab dengan suara.


Ayane pun mengajak semua buat bilang ‘’Okaeri Deku’’ yang disambut suara Deku yang bilang ‘’Minna, tadaima,’’


Dan, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga yaitu pemeran Deku, Yamashita Daiki! Daiki langsung bilang ‘’ terima kasih buat sambutan hangatnya, dengan ini Deku bisa tidur dengan tenang,’’ yang langsung jadi bahan godaan yang lain karena baru muncul tapi kata-katanya seperti penutup acara wkwkwkwkwk.


Dengan munculnya Daiki, maka special stage ini pun resmi dimulai dan para seiyuu pun memperkenalkan dirinya.


Bagian perkenalan diri ini juga menarik karena masing-masing seiyuu ini punya gaya khasnya sendiri. Misalnya Daiki yang semangat banget sampai dikomentarin “semangat banget,’’ sama yang lain. Kata Daiki,karena sesi siang seru banget jadi dia mikir kalau sesi malam juga pasti seru makanya semangat banget.


Terus ada Nobuhiko atau Nobu ya kita sebutnya, yang minta penonton buat manggil dia Kacchan meski abis itu malah bilang ‘’kuso ga’’ dengan suara Kacchan wkwkwkwkwkwk. Terus giliran selanjutnya adalah Ayane atau Ayaneru. Dia juga minta penonton buat manggil ‘’Ochako chan,’’ sebelum memperkenalkan diri.


Yang gak diduga tuh Kaito. Soalnya, Iida itu kan dipanggilnya Iincho kalau di serialnya, tapi dia malah minta dipanggil Ten-chan sama penonton. Terus dia bilang ‘’Daijyobu’’ dengan nada yang sama dengan di episode Iida terpilih jadi ketua kelas wkwkwkwkwkwk.


Yuki bikin penonton gak kalah ketawa itu waktu  Yuki minta dipanggil Shoto tapi dengan gaya Endeavour waktu memperkenalkan diri wkwkwkwkwk. Cara ini masih berlanjut ternyata karena Kenta juga minta dipanggil Toshinori sama penonton. Tapi setelahnya dia langsung mengucapkan ‘’Watashi ga Kitaaa” dengan suara All Might yang bikin penonton ikut heboh.


Terakhir, giliran Junichi yang memperkenalkan diri. Buat meniru Aizawa, dia melotot dulu dong sebelum memperkenalkan diri dan bilang kalau mau menetralkan suasana ramai yang enggak dia pahami wkwkwkwkwkwkwk, ternyata mau seiyuu murid atau gurunya, gaya perkenalan aja kocak semua.


Setelah sesi perkenalan selesai, seiyuu pun dipersilahkan duduk sebelum mereka memulai sesi pertama yaitu flashback moment pertarungan di season 6. Tapi sebelum flashback, kita bakal diperlihatkan video digest dulu.


Ada moment gak terduga nih setelah video digest selesai diputar, yaitu Ayaneru menangis. Dia langsung digodain sama Daiki dan yang lain ‘’udah nangis?’’, ‘’cepat ya’’ ternyata Ayaneru ini sering nangis kalau berhubungan sama video moment begitu. 


Tapi paling epic waktu Kenta bilang ‘’ mau pinjem handuk gak?’’ Ayaneru langsung jawab ‘’ tadi kan dipakai buat lap jidat,’’ wkwkwkwkwk lucu banget mereka.


MC pun melanjutkan acara dengan memperlihatkan berbagai slide pertarungan untuk para seiyuu ini komentari.


Cukup banyak juga nih slide yang diperlihatkan. Mulai dari Mirko yang menurut Daiki keren dan bersyukur karena Mirko ada di pihak hero, Hawks melawan Twice dan Toga Himiko yang meluk Twice sebelum meninggal yang bikin Ayane hampir nangis lagi waktu komentar. Ada moment lucu nih pas slide ini dibahas yaitu Daiki yang hampir bikin Ayane nangis lagi pas bahas kalau ada ending yang dibuat khusus untuk adegan Twice dan Toga Himiko wkwkwkwkwkwk.


Terus Ayane cerita kalau dia lihat klip itu di tempat rekaman anime lain dan nangis kenceng. Karena lirik di klip itu seolah-olah dibikin buat Twice dan Toga. Daiki dan Ayane bilang kalau staff tuh ada aja idenya (yang bisa bikin mereka emosional) tanpa bilang-bilang, jadi mereka minta ke semuanya buat hati-hati wkwkwkwkwkwk.




Lalu ada juga slide pertarungan kelas A dan B melawan Gigantomachia yang bikin Kenta dan Junichi bangga sekaligus merasa bersalah, karena murid-murid itu harus ikut bertarung dengan musuh yang harusnya dilawan para pro hero yang sudah dewasa. Kenta sampai bilang kalau dia pengen banget jadi All Might yang bisa mengatakan ‘’Watashi ga Kita’’ dan mengalahkan Gigantomachia dengan satu pukulan.


Terus, ada juga adegan All Might ngobrol sama Kacchan yang kalau menurut Kenta memperlihatkan perkembangan Kacchan. Adegan selanjutnya tuh ada Kacchan menolong Deku. Menurut Nobuhiko Kacchan bisa begitu karena melihat All Might dan Deku.


Yuki diminta untuk mengomentari adegan waktu Dabi mengaku kalau Ia adalah Toya. Yuki bilang kalau dari waktu lihat adegan ini di manga, dia sudah merasa tersentuh dan benar-benar nangis waktu rekaman untuk adegan ini. Yuki masih sempat bercanda juga kalau ia pengen suatu hari ada acara yang fokus pada keluarga Todoroki.


Adegan selanjutnya yang dibahas adalah waktu Kacchan akhirnya menyebutkan nama Heronya yang panjang itu. Lucunya waktu Nobu menyebutkan nama hero Kacchan, Ayaneru ketawa ngakak. Lebih lucu lagi waktu Yuki tanya apa ada yang manggil begitu, Nobu langsung jawab ‘’ gak ada, cuma dia doang yang manggil,’’ dengan ekspresi yang bikin gw ketawa.


Terus suasana tambah lucu waktu Nobu dengan yakin bilang kalau moment ini  tuh yang bikin baik hero maupun villain menjadi satu meski cuma sesaat karena sama-sama mikir kalau nama hero Kacchan tuh panjang dan norak wkwkwkwkwkwkwk.


Nobu pun minta persetujuan penonton kalau namanya bagus yang malah bikin penonton ketawa dan dia akhirnya mengeluarkan suara Kacchan sambil marah-marah tapi langsung jadi senang waktu Ayaneru bilang ada yang bawa kipas bertuliskan nama hero Kacchan. Setelahnya masih dibahas kalau habis menyebutkan nama ini Kacchan langsung ambruk sampai Kaito mikir kalau jangan-jangan menyelamatkan Kacchan itu salah karena padahal dia sudah lari cepat tapi ternyata Kacchan masih punya semangat wkwkwkwkwkwk.


Adegan terakhir yang dibahas adalah waktu Shigaraki berhasil melarikan diri. Menurut Daiki, adegan ini menimbulkan berbagai macam perasaan karena mulai terlihat perasaan Shigaraki yang sebenarnya dan ada rasa penyesalan Deku karena tidak bisa menyentuh hati Shigaraki yang paling dalam untuk menyelamatkannya.


Sesi selanjutnya adalah yang paling gw suka yaitu nama afu reco atau live dubbing dimana para seiyuu ini akan mengisi suara secara langsung di hadapan penonton. Gw suka banget moment ini kalau ada event anime soalnya Kita bisa lihat langsung seiyuu ini berakting.


Seiyuu yang pertama dapat giliran adalah Junichi yang akan membawakan adegan waktu Aizawa menahan Shigaraki dengan kekuatannya dan bilang kalau Ia tidak akan membiarkan Shigaraki macam-macam terhadap muridnya.


Sebelum sesi ini berlanjut, ternyata ada pesan video dari Otsuka Akio, yang memerankan All For One. Wuihh auranya langsung terasa beda. Mungkin karena selain suaranya, karisma beliau sebagai seiyuu senior juga kuat banget ya. Para seiyuu aja langsung menjawab dengan hormat waktu namanya dipanggil sama beliau.


Suasana juga langsung jadi tegang waktu beliau bilang kalau akhirnya All For One berhasil keluar dari Tartaros.


Ketegangan masih terasa sampai videonya sudah selesai bahkan bikin Kenta tidak seceria sebelumnya wkwkwkwkwkwk.


Sesi pun berlanjut dengan adegan keluarga Todoroki yang dibawakan Yuki. Ia mengisi suara waktu Shoto ada di rumah sakit. Kerennya adalah dia membawakan beberapa versi Shoto yaitu yang sedang bicara dalam hati dengan nuansa sendu, Shoto di season 2 yang masih penuh kemarahan dan Shoto yang suaranya sedang berubah karena tenggorokannya terbakar waktu melawan Dabi. Yuki bahkan sedikit menekan tenggorokannya waktu adegan ini, keren banget!!


Sebelum masuk ke adegan berikutnya, sempat dibahas soal pengguna One For All sebelum Deku dan All Might yang diisi suaranya oleh banyak seiyuu. Daiki bikin ketawa waktu ditanya kesan para pengguna One For All karena cuma bilang ‘’keren,’’ dan ‘’ mereka semua ada di dalam diriku,’’ sampai dibilang kalau Daiki ini kaya bocah wkwkwkwkwkwk.


Karena ini bahas moment waktu Deku pergi, dibahas juga waktu Deku pamit dengan menulis surat buat teman-temannya yang bikin Ayaneru dan yang lain meniru Ochako yang bilang Deku ‘’baka yarou,’’ cuma yang kesebut ‘’kuso yaro’’ dan paling mantap waktu Nobuhiko bilang ‘’kuso ga,’’ dengan nada kacchan sambil melotot.


Meski kalau kata Daiki, kata itu gak terlalu berdampak dibanding waktu Kacchan bilang ‘’ apa sekarang kamu bisa tertawa?’’ waktu kelas A mau membawa Deku kembali ke U.A.


Lucunya, Daiki cuma bisa senyum sambil merasa bersalah dan minta maaf waktu diprotes begini wkwkwkwkwkwk.


Dibahas juga adegan munculnya Lady Nagant dan Deku yang meninggalkan All Might.


Sesi live pun berlanjut dan masuk di adegan Deku lawan kelas A, Bakugo meminta maaf dan pidato Ochako di atap U.A  yang dibawakan oleh Daiki, Nobuhiko, Ayane, Yuki dan Kaito. 


Asli, ini tuh adegan favorit gw, jadi bisa melihat adegan ini dibawakan secara live tuh berkesan banget (meskipun cuma lewat layar). Dan… ternyata yang terbawa emosi bukan cuma gw tapi juga mereka yang melakukan adegan tersebut. Selesai proses live dubbing, Daiki dan Ayaneru yang dapat adegan paling terakhir masih dalam posisi berbalik untuk menyeka air mata. Wah total banget ya mereka.


Junichi yang diminta pendapatnya oleh MC bilang kalau scene yang ditampilkan barusan adalah scene yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Soalnya adegan ini memperlihatkan ikatan antara murid yang begitu kuat. Dia juga memuji penampilan seiyuu muda yang bisa dibilang adalah murid dan juniornya ini dengan kata ‘’hebat’’.


Kaito bilang kalau sebagai Iida, ia menganggap bahwa yang Ia selamatkan adalah Deku yang bisa dibilang sedang dalam kondisi tidak mengejar mimpi menjadi hero tapi temannya yang butuh bantuan. Dan Ia ingin mengingatkan Deku untuk kembali mengejar mimpi itu. Kalau kata Daiki, hubungan Deku dan Iida itu adalah saling percaya, yang bahkan tanpa bilang apa-apa pun mereka bisa saling mengerti akan menyerang dari arah mana dan Iida adalah orang yang paling banyak melihat sisi Deku yang tidak terlihat.


Sementara Nobu bilang yang intinya adalah  Kacchan bisa bersikap dan berkata apa yang ada di adegan itu karena dia tahu apa yang salah dari situasi Deku yaitu menanggung beban dari memiliki kekuatan besar. Dan adegan ini adalah pertama kalinya Kacchan memposisikan dirinya bukan sebagai pusat perhatian tetapi sebagai pahlawan yang sedang berusaha melindungi orang lain ketika berkata pada Deku ‘’ setelah kau punya kekuatan, segalanya jadi seperti tambahan bagimu hah?’’ (maaf, lupa dialog pastinya tapi kurang lebih begini ya).


Sementara bagi Daiki, adegan ini menunjukkan kalau akhirnya Deku bisa merasa lega karena Ia merasa terlihat oleh Kacchan soalnya selama ini dia selalu ada di belakang Kacchan dan mengejar. Jadinya perasaan Deku terhadap kelas A yang tidak utuh karena hubungan rumitnya dengan Kacchan pun bisa penuh dan dia bisa lega makanya sampai ambruk di adegan itu.


Ayaneru kebagian berkomentar untuk adegan pidato Ochako diatap. Ayane bilang kalau yang paling menyentuh dari adegan ini adalah reaksi orang-orang yang ada disana terutama Kouta, orang yang ditolong Deku dan paman Shuriken yang bisa menggerakkan orang-orang. Terus dia juga bilang kalau pressure di adegan ini kuat banget karena pembaca manganya juga pasti menanti-nantikan adegan ini. Selain itu, menurutnya adegan menggerakkan orang-orang akan lebih mudah dilakukan oleh karakter dengan suara besar seperti Kacchan atau Iida, tapi ketika ini diserahlan ke Ochako, Ia pun merasakan pressure yang berat juga.


Dia juga bilang kaget waktu tahu adegan ini bakal dimainkan secara live. Ayane juga berbagi sedikit kisah di balik layar kalau waktu rekaman adegan ini semua cast utama itu berkumpul. Jadi dia merasa karena ada semuanya disitu dia bisa semangat seperti anak-anak kelas A di animenya.


Ternyata, setelah pembicaraan yang emosional, masih ada sesi live dubbing dari karakter All Might. Suasana langsung terasa lebih bersemangat saat Kenta mengucapkan ‘’Watashi ga Kita” dengan suara All Might-nya.


Adegan yang ditampilkan adalah waktu All Might bicara dengan Stain dan waktu dia bicara dengan kelas A setelah Deku kembali ke U.A. Lucunya, Kenta malah terlihat malu setelah menampilkan adegan ini. Kenta bilang kalau yang paling dia ingat dari adegan ini tuh perasaan All Might yang gak bisa bilang ke Deku buat berhenti berusaha sendiri terlalu keras karena dia dulu juga melakukan hal yang sama. Tapi dia juga senang karena All Might kembali menunjukkan semangat berjuang.


Setelah ini ada video letter dari seiyuu Paku Romi yang akan mengisi suara untuk karakter Hero dari America, Star and Stripe. Romi bilang kalau peran ini cukup berat baginya karena dia bisa merasakan kalau Hero Aca adalah karya yang dibuat dengan sepenuh hati dan disaksikan penontonnya dengan sepenuh hati juga. Makanya dia  bertekad akan melakukan perannya dengan sepenuh hati juga.


Dan dengan selesainya video dari Romi, selesai jugalah sesi flashback ini. Dan…. selanjutnya ada kejutan buat penonton yang diumumkan oleh Daiki yaitu akan hadirnya film ke-empat dari Hero Aca yang waktu itu belum diberitahukan judulnya. Baru ada poster teaser yang hanya menampilkan gambar Deku dan All Might.


Setelahnya ada sedikit pesan dari Horikoshi Sensei tentang hadirnya movie ke-empat yang dibacakan oleh Junichi. Intinya sih sensei senang dan berterima kasih atas dukungan semua pihak  yang memungkinkan hadirnya film ini.


Dan….akhirnya sampai ke saat yang bikin sedih semua orang yaitu salam penutup dari para seiyuu lucu ini yang artinya acaranya juga selesai huhuhuhu. Padahal ini event cukup panjang loh tapi nontonnya tuh gak berasa panjang dan asyik banget lihatin castnya ngobrol sambil bercanda. 


Kesan gw setelah nonton event ini sih, suka banget sama acaranya dan jadi bikin penasaran sama event Hero Aca lain juga. Soalnya vibe seiyuunya tuh seru, lucu, ramai dan kelihatan banget kalau mereka tuh enjoy main di hero aca dan sayang banget sama karakter yang mereka peranin.


Berkat event ini jadi makin semangat buat berburu berbagai moment seiyuu Hero Aca wkwkwkwkwkwk.


Oke, sampai disini dulu postingan kali ini, Makasih banyak buat yang sudah mampir dan baca.


Sampai jumpa di postingan berikutnya.







Copyright 2009 Blue Dolphin. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy