Holaaa Mina-san, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia yaaa.
Kali ini gw mau bahas tentang hal yang jarang gw nikmati yaitu podcast. Jujur, gw bisa dibilang adalah tipe yang hampir gak pernah mendengarkan podcast di platform kecuali kalau ada favorit gw di dalamnya.
Tapi ternyata, ketertarikan gw pada Hero Aca belakangan ini membawa gw untuk mendengarkan podcast yang berjudul Recollection di Spotify.
Jadi Recollection ini adalah program yang dibawakan oleh beberapa seiyuu secara bergantian setiap bulannya. Episode yang akan gw bahas kali adalah yang dipandu oleh Sakura Ayane, seiyuu dari Uraraka Ochako yang mendatangkan Yamashita Daiki, seiyuu dari Deku sebagai bintang tamunya.
Okelah, tanpa basa-basi langsung saja Kita bahas ya, Hajimemasyou.
Recollection dibuka dengan narasi Ayane yang diucapkan secara ngebut karena dia sudah gak sabar buat ngobrol bareng Daiki wkwkwkwkwk. Soalnya katanya, mereka tuh hampir gak pernah punya waktu panjang buat ngobrol berdua doang jadinya Ayane pengen waktu ngobrolnya lebih panjang dan langsung manggil Daiki.
Dan… Akhirnya, suara Daiki pun terdengar menyapa pendengar. Terus sekali lagi, Ayane mastiin kalau terakhir kali mereka ngobrol berdua itu, adalah waktu mereka tampil di Okinawa Anime Festival dan itupun ada MC juga bintang tamu lain, jadi gak yang bener-bener ngobrol berdua.
Hal ini pun dibenarkan Daiki yang cerita kalau mereka berdua sebenarnya sering ngobrol bareng sesama seiyuu juga di studio sambil ngunyah cemilan, jadinya malah kaya nongkrong karena ramai.
Daiki juga bilang kalau hal yang sering mereka obrolin tuh tentang buah. Ternyata, Ayane ini suka banget buah dan sering kasih info soal buah ke Daiki. Terus Ayane juga nambahin kalau mereka itu nyambung ngobrol yang seringnya tentang makanan bahkan pernah berantem masalah makanan.
Iya, Ayane bilang kalau dia pernah bikin Daiki yang adem ayem itu marah loh wkwkwkwkwk. Daiki sampai bilang kalau dia masih belum bisa lupa kejadiannya sampai sekarang.
Nah loh, ada apa sih memangnya?
Jadi, Daiki ini terkenal banget sebagai penyuka hamburg dan dia punya restoran favorit bernama Sawayaka, yang waktu itu dia rekomendasiin ke orang-orang termasuk Ayane. Daiki sudah antusias waktu Ayane bilang pernah makan. Tapi…dia langsung shock waktu Ayane bilang ‘’futsu ni oishikatta,’’ yang maksudnya kaya dia mengakui enak tapi ya gak istimewa gitu dan langsung bikin Daiki ngamuk wkwkwkwkwkwk.
Lucu deh dengar mereka berdua ribut tentang hamburg yang ditutup dengan Daiki yang bilang kalau dia tuh pengennya reaksi Ayane lebih terharu lagi sambil pura-pura nangis wkwkwkwkwk.
Setelah pembahasan tentang hamburg selesai, mereka bahas tentang kapan pertama kali mereka bertemu. Katanya sih mereka ketemu itu di tahun 2014 lewat anime Psycho Pass 2 dimana Daiki berperan jadi Suzuki Moe, sementara Ayane jadi Shimotsuki Mika.
Kata Daiki, dari cara bawa naskah aja, Ayane sudah menunjukkan kalau karakter yang dia mainin tuh kuat. Ayane malah nambahin kalau kayaknya saat itu yang anti sama karakternya bertambah wkwkwkwkwk.
Terus mereka juga ngobrolin tentang karir mereka di dunia seiyuu. Jadi Daiki ini di mata Ayane adalah ‘’toshi ue kohai’’ atau junior yang usianya lebih tua. Jadi maksudnya secara usia Daiki memang lebih tua, tapi secara karir, yang debut duluan itu Ayane. Makanya Ayane merasa kalau mereka tuh kaya kakak adik.
Lucunya Daiki langsung nanya ‘’ siapa yang mana?’’ yang dibales Ayane dengan ‘’enaknya siapa ya?’’ wkwkwkwkwkwk. Daiki bilang kalau dia tuh merasa kalau Ayane tuh enak diajak ngobrol. Ayane bilang lagi kalau mereka tuh kaya saudara seumuran meskipun bukan kembar.
Ayane juga cerita kalau kesan dia sama Diki tuh adalah orang yang sangat welcome banget vibenya. Contohnya nih, kalau mereka selesai rekaman episode Hero Aca dan Ayane pamit duluan, Daiki bakal melambaikan tangan sambil bilang ‘’Otsukaresama desu’’ Ayane bilang kalau dia tuh mikir ‘’ Daiki kaya Deku banget, lucu,’’. Dan itu bikin Ayane yang sebenernya gak gampang terbuka sama orang jadi mau lebih terbuka.
Denger itu, Daikinya ketawa ngakak dan bilang kalau dia ngelakuin itu secara gak sadar. Tapi dia ngaku kalau mikir pengen akur sama semua orang. Dengan gitu pasti lebih seru dan kerjaan pun akan terasa lebih mudah dilakukan.
Daiki bilang dia gak sadar kalau Ayane tuh tipe tertutup. Ayane bilang kalau dia sering diomongin orang ‘’ Kamu pemalu ya,’’ atau ‘’jutek’’ dan Ayane ngerasa kalau Daiki kayak bukan tipe orang yang meratiin itu.
Kata Daiki itu mungkin juga karena suasana kerjanya asyik dan saling dukung. Ayane setuju juga, karena seiyuu murid kelas A di Hero Aca tuh bikin mereka serasa teman sekelas beneran. Terus, ada juga karakter abang lewat Kaji Yuki dan Okamoto Nobuhiko yang berjasa bikin suasana tambah asyik.
Ayane cerita lagi kalau ada moment bareng Daiki yang berkesan bagi dia. Tepatnya di salah satu event Hero Aca waktu mereka habis sesi live dubbing dan Ayane nangis. Ternyata waktu dia berbalik buat ambil tissu, Daiki juga melakukan hal yang sama dengan wajah habis nangis juga.
Kata Ayane itu bikin dia merasa kalau mereka tuh saudara yang tumbuh besar bersama. Sementara Daiki ngaku kalau dia gampang terbawa perasaan kalau lihat orang nangis. Dan dia bisa merasa kalau Ayane tuh punya perasaan yang kuat terhadap anime dan karakter yang dia perankan, jadi dia gak tahan buat gak nangis.
Terus mereka juga ngomongin anime lain yang mereka bintangi bersama yaitu Pokemon, Katanya disini mereka termasuk yang tenggorokannya kuat karena banyak memerankan pokemon yang berteriak. Satu orang lagi yang suka dapat peran yang sama adalah Miyake Kenta yang di Hero Aca memerankan All Might. Artinya seiyuu Hero Aca ini terbiasa sama adegan teriak wkwkwkwkwkwk.
Selanjutnya, mereka ngomongin tentang karirnya Daiki. Jadi, Ayane tanya ke Daiki apa yang bikin dia kepikiran buat jadi seorang seiyuu.
Daiki cerita kalau awalnya tuh dia mikir memainkan suara itu pas SD waktu ibunya beliin video Aladdin dan dia terkesan banget sama seiyuu yang isi suara karakter Genie dalam bahasa Jepang.
Daiki sering mengulang adegan Genie dan akhirnya mulai meniru, merekam dan memperdengarkan ke ibunya. Daiki bilang dia suka banget wajah ibunya yang bahagia waktu dengar rekaman suaranya. Waktu sudah SMP, Daiki baru tahu tentang profesi seiyuu dan setelah dewasa memutuskan menjadi salah satunya dengan masuk agensi.
Soal suara, Daiki bilang dari dulu suaranya selalu tinggi jadi waktu padus di sekolah saat para cowok yang sudah mulai berubah suaranya pindah ke bagian tenor, Daiki tetap di bagian alto. Waktu Ayane tanya ‘’apa suaramu berubah?’’ Daiki jawab ‘’ berubah kok tapi tetap begini,’’ dengan nada lucu. Terus waktu Ayane tanya ‘’apa Kamu pernah memerankan perempuan?’’ sambil ketawa Daiki jawab kalau pernah.
Daiki cerita kalau baru-baru ini dia memerankan karakter perempuan. Terus waktu mengisi di anime Yowamushi Pedal, sebelum Hero Aca yang kebanyakan seiyuu-nya cowok, dia pernah ambil karakter perempuan karena kurang orang ketika dibutuhkan.
Berikutnya, Ayane tanya kalau apakah jenis karakter yang Daiki perankan selama ini ada perubahan.
Daiki jawab ada. Kata Daiki, sebelumnya dia sering dapat karakter shounen (remaja cowok) yang umumnya selalu bersemangat. Tapi belakangan ini, dia mulai juga dapat karakter yang tenang, misterius dan sedikit tricky. Hal ini bikin Daiki mikir kalau berakting tuh sangat menarik.
Soalnya, Daiki terbiasa memerankan karakter yang selalu mengeluarkan suara keras jadi ketika memerankan karakter yang tenang, Daiki belajar untuk menahan dan mengontrol diri ketika mengeluarkan suara.
Terus, setelah sempat cerita soal pengaruh positif Daiki, Ayane akhirnya bahas soal musik, karena nanti mereka akan buat playlist di akhir sesi.
Lucu deh denger ketawa Daiki waktu Ayane bilang kalau Daiki tuh pinter nyanyi dan muji kalau Daiki tuh memang bisa banget bikin konser. Daiki cerita kalau awalnya tuh ya sama kaya soal seiyuu yaitu dari video Disney.
Daiki juga cerita kalau dia mendengarkan berbagai macam musik tanpa memikirkan genre. Contohnya dia suka Wicked yang bisa bikin dia semangat, J-pop karena dari kecil suka nonton acara musik, band yang ngerock sampai rap pun dia suka.
Waktu Ayane tanya apa suka dengar idol, Daiki jawab kayaknya di bagian itu aja yang dia jarang denger. Tapi ada lagu yang dia anggap bagus, cuma memang dia bukan pendengar setia idol.
Terus sebelum bikin playlist dari lagu anime yang mereka bintangi, Ayane dan Daiki bingung karena anime yang mereka bintangi terutama Hero Aca punya banyak lagu yang bisa bikin mereka emosional.
Daiki bilang ada lagu yang berkesan buat dia yaitu Long Hope Philia dari Suda Masaki karena pernah dia bawakan di live. Daiki pun bikin Ayane heboh waktu bilang ada dua lagu lagi dari Hero Aca yang pernah dia bawakan di livenya yaitu Tsubomi dari Omoinotake dan Heroes.
Kalau Ayane, dia bilang lagu yang berkesan itu The Days dari Porno Graffitti karena dari situlah mulanya Hero Aca. Terus selain itu ada juga lagu Ta ga Tame dan Sketch dari Akiyama Kiro. Soal lagu Sketch ini Ayane cerita kalau pernah mikir lagu ini tuh buat Toga dan Twice karena salah satu clip endingnya pernah menampilkan mereka.
Satu lagi yang bikin Ayane terkesan adalah Sakiyama Soushi yang ternyata lagunya buat Hero Aca pernah dinyanyiin juga sama Daiki. Sakiyama Soushi ini berkesan buat Ayane karena dia kenal Soushi dari waktu debut dan akhirnya dia bisa bikin lagu buat Hero Aca. Setelahnya, Ayane dan Daiki bingung bersama karena masih banyak lagu yang mereka suka tapi belum dibahas wkwkwkwkwk.
Akhirnya mereka bahas soal lagu Pokemon. Lagu yang berkesan bagi Ayane tuh lagu yang dia ikut berpartisipasi dan harus ngerap dengan menyebutkan nama-nama pokemon. Ayane juga suka satu lagu lagi yang ada dance lucu yang tidak terlalu sulit diikuti. Kalau Daiki, dia bilang suka lagu opening yang berjudul Halo karena terasa optimis.
Ayane dan Daiki pun break sebentar sebelum acara berakhir. Setelah break, Ayane dan Daiki akhirnya berhenti bingung bersama dan bisa memutuskan lagu untuk playlist mereka. Daiki memilih lagu Friend Like Me dari Aladdin, juga Long Hope Philia dan Tsubomi dari Hero Aca. Sementara Ayane memilih Sketch dan Rokutousei dari Hero Aca.
Nah dengan diumuminnya playlist Ayane dan Daiki berakhir jugalah podcast ini. Di kata penutupnya, Daiki menyampaikan kalau dia berharap bisa bekerja sama lagi sama Ayane dan lucunya,mereka baru sadar kalau ada banyak banget tema yang belum mereka obrolin misalnya kucing atau anime masa kecil. Mereka berdua pun berharap bakal ada waktu buat ngobrol lagi.
Kesan gw setelah dengar podcast ini tuh senang banget. Gak nyangka kalau Daiki nyambung banget ngobrol sama Ayane. Soalnya, di video event Hero Aca tuh gw jarang lihat mereka tampil berdua doang, makanya penasaran. Ternyata mereka ramai dan seru ya. Semoga bisa nemu lagi nih yang mereka ngobrol lagi dengan seru.
Oke, sampai disini dulu ya postingan kali ini. Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca.
Sampai jumpa di postingan berikutnya.
P.S: Oh iya, kalau teman-teman mau dengar percakapan aslinya, bisa menuju kesini ya.






