Showing posts with label ANIME. Show all posts
Showing posts with label ANIME. Show all posts

Favourite Scene From Boku no Hero Academia More


 


Holaaaaa, apa kabar semua? Semoga sehat dan bahagia selalu yaaaa.




Maaf banget karena jarak tulisan ini dan sebelumnya terpaut agak jauh ya. Tapi tenang saja. Gw gak lupa sama sekali kok dengan rencana untuk membahas scene favorit gw dari episode special Hero Aca yang berjudul More.




Sekedar informasi, adegan yang gw bahas ini merupakan adegan yang sudah bikin gw gemas dan terkesan di manganya dan tambah senang waktu nonton versi animenya.


Adegan apa saja sih yang gw maksud? Langsung saja Kita bahas ya, Hajimemashou.



Pertama tuh ada adegan ngobrol Deku, Kacchan dan Kirishima di mobil baru Kacchan.




Jadi ceritanya mereka ini mau ke tempat janjian dengan kelas A dan Kacchan jemput Deku. Gw suka banget adegan ini karena menunjukkan betapa hubungan Deku dan Kacchan sudah berubah. 


Maksudnya, mereka kan sebelumnya selalu bikin greget karena situasi rumit yang terjadi diantara keduanya semenjak kecil. Tapi ternyata setelah perang besar dan dewasa, mereka pun bisa ngobrol selayaknya teman. Deku bahkan sudah berani meledek Kacchan, karena bikin nangis Hero yang minat masuk agency dia wkwkwkwkwkwkwk. Deku juga sudah tidak terlihat ketakutan dan cuma tertawa saat Kacchan ngomel. Asli adegan ini berkesan banget buat gw. Soalnya kalau di seri sebelumnya kan terlihat mereka mulai akur menjelang pertarungan besar ya, jadi gak banyak moment keseharian yang terlihat. Tapi disini tuh rasa penasaran gw tentang gimana kalau Deku dan Kacchan ngobrol biasa terjawab.



Bagian yang paling bikin gw terkesan tentu saja tawaran tidak langsung Kacchan dan saran dia buat Deku supaya lebih memperhatikan diri sendiri atau dia akan melewatkan sesuatu yang penting, sekaligus ngasih petunjuk kalau harusnya ada orang yang Deku anggap istimewa. Asli, waktu baca tuh gak nyangka banget kalau saran itu akan datang dari Kacchan. Jempol lah buat Kacchan.



Terus, gw juga suka adegan kelas A berkumpul. Adegannya mungkin gak panjang, tapi tetap bikin seneng. Rasanya gw tuh dibawa mundur ke masa dimana mereka masih murid yang ceria di kelas hanya dalam versi lebih dewasa.



Hal yang bikin gw tambah happy adalah ditambahkannya porsi adegan action di anime ini. Kalau di manga kan cuma ditunjukkan Deku dan lainnya itu menuju ke lokasi kejadian, kemudian tiba-tiba pelaku sudah ditangkap. Nah di More, Kita bisa lihat mereka menuju ke lokasi dengan lebih panjang dan adegan penangkapan pun ditambahkan. Kita bisa lihat Iida yang menghadang mobil bersama Kacchan, Deku dan Shoto.


Wah adegan ini langsung bikin hati ini berharap bakal dibuat movie yang menunjukkan mereka sudah dewasa sedang beraksi (boleh kan ya berharap?) soalnya pengen banget lihat aksi murid kelas A yang lain. Gw sendiri pengen banget lihat aksi Deku dengan armornya. Soalnya meski kemampuannya terlihat sama tapi kan belum diperlihatkan secara utuh ya, armor barunya itu, pasti juga ada perbedaan dong dengan ketika dia punya kekuatan tersebut secara alami dari tubuh.


Adegan selanjutnya yang gw suka adalah yang berhubungan sama Shoto.



Jujur, Gw cukup kaget sekaligus senang dengan vibe Shoto ketika dewasa.


Soalnya di serialnya kan, Shoto masih remaja yang bertransformasi dari sosok yang penuh emosi jadi lebih kalem dan belajar bergaul tapi tidak bisa sepenuhnya lepas dari beban masalah yang ada di keluarganya.


Sementara di More ini, gw bisa melihat sosok Shoto yang terasa lebih ceria dan bebas.


Sebagai orang yang menjadikan Shoto sebagai tokoh kesayangan sejak season 1 sih, gw happy banget dong dengan perubahan ini.


Lalu, gw juga suka banget sama adegan dia ngobrol sama Deku dan Kacchan. Jadi Shoto duduk disebelah Deku dan Kacchan terus menceritakan pendapat orang tentang dirinya. Shoto juga bilang kalau ada hal yang baru dia sadari tentang dirinya selain pengen jadi Hero seperti yang selama ini Ia pikirkan yaitu Ia sangat suka makan bahkan sampai kepikiran pengen bikin alat buat makan sobanya sendiri wkwkwkwkwk. Asli, adegan ini bikin gw seneng karena bisa melihat trio ini dalam mode santai alias tidak bertarung. Gw juga jadi tahu kalau ternyata minat Shoto selain Hero itu simple banget yaitu makanan wkwkwkwkwk gemessss.




Terakhir, sekaligus yang paling favorit dan gw tunggu-tunggu adalah moment Deku dan Ochako!!!


Yup, moment mereka jadi moment penutup di episode ini, tapi alur cerita buat sampai ke adegan itu tuh sudah ada dari awal. Mulai dari mimpi Ochako, kata-kata Kacchan, moment di pertemuan kelas A yang bikin Kita tahu kalau Deku menyadari sesuatu waktu mandang Ochako sampai  Deku ngejar Ochako setelah kelas A bubar.


Adegan terakhir ini yang bikin gw gemas pol. Gimana ya? Melihat Ochako yang lagi merenung dan mikir kalau Ia pengen punya waktu buat ngobrol lebih banyak dengan Deku terus tiba-tiba yang bersangkutan muncul itu epic buat gw.



Gw tambah terkesan waktu Deku langsung mengungkapkan maksudnya mengejar Ochako sambil masih ngos-ngosan. Dan tambah gemas waktu adegan Ochako menjawab Deku sambil mengangkat tangan dan Deku pun menyambutnya. (maaf, susah nih jelasin posisi tangannya jadi gw taruh gambar aja ya, seperti ini maksudnya)



Alasan gw suka adegan ini selain karena gemas adalah akhirnya diperlihatkan Deku yang sadar akan perasaanya dan mengejar Ochako. Soalnya kalau di series kan Ochako duluan yang terlihat suka dan sadar kalau dia punya perasaan yang beda terhadap Deku tapi dia memutuskan buat mengunci rasa tersebut dan fokus buat jadi hero yang lebih baik. 


Sementara Deku pada waktu itu jelas sudah gak ada ruang buat mikirin hal selain menguasai One For All dengan baik. Apalagi dengan makin dekatnya pertarungan, rasanya sulit membayangkan Deku memikirkan hal lain meskipun terlihat kalau dia juga punya rasa sama Ochako. 


Makanya, melihat Deku dewasa  yang ketika sadar kalau ada yang dia tidak sadari selama ini, langsung mengejarnya dan diucapkan secara to the point tuh bikin gw terkesan banget huhuhuhuhu.  


Terus, menurut gw, adegan ini tambah menarik karena ada penambahan adegan yang gak ada di versi manganya.


Pertama, adanya billboard Deku sendirian bersebelahan dengan iklan Shoto dan Kacchan.

Moment ini tuh jadi lucu karena seolah sosok pahlawan Deku, Dynamite dan Shoto sedang mengawasi moment Deku sebagai Izuku dan Ochako.


Tapi moment ini juga sekaligus bikin sedih dan terharu sih, soalnya setelah Deku dan Ochako sepakat, sosok hero Deku, Dynamite dan Shoto yang ada di billboard tuh menghilang ke arah yang berbeda.


Seolah mau bilang kalau mereka sudah tidak khawatir, sekaligus menunjukkan kalau mereka memberi kesempatan buat Deku menikmati waktu yang ingin Ia habiskan bersama Ochako.


Oh dan kalau di manga kan adegannya ditutup dengan gambar tangan Deku dan Ochako, nah kalau di anime ini tuh, diperlihatkan gambaran lebih besarnya jadi terlihat wajah mereka juga dari jauh. Jadinya terasa lebih komplit gitu loh wkwkwkwkwkwk.


Ada juga adegan Toga menghilang dan kegiatan masing-masing anggota kelas A ketika sudah berpisah.


Untuk adegan Toga ini juga menarik sih, kalau di manga kan gw menangkap kesan kalau Toga itu cuma ada dalam mimpi Ochako saja. Tapi kalau disini tuh ada kesan dia memang ada disitu mendorong Ochako untuk bisa hidup seperti yang dia inginkan karena sepertinya Ochako masih ada rasa bersalah terhadap Toga. Dan sosoknya langsung menghilang setelah adegan pengakuan Deku dan Ochako seiring dengan munculnya lagu I dari Bump of Chicken, yang juga sekali lagi bikin hati gw terasa campur aduk.


Itu dia adegan favorit gw dari episode More, wuahhhh, campur aduk banget rasanya selesai nulis ini. Di satu sisi tentu gw seneng dan lega tapi kok ya jadi agak sedih juga soalnya jadi kerasa banget kalau Hero Aca tuh udah tamat huhuhuhuhu. Tapi karena tahun ini kan tahun perayaan 10 tahun, katanya bakal banyak yang special. Semoga diantara event-event itu, ada dan banyak yang bisa ikut gw nikmatin walo gw disini dan mereka disana wkwkwkwkwkwk.



Oke, sampai disini dulu ya tulisan gw kali ini. Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca, sampai ketemu lagi di postingan berikutnya ya.



P.S: Yang mau berbagi moment favoritnya dari episode ini dipersilahkan banget loh buat nulis di kolom komentar, douzo.



 




Boku no Hero Academia More Spoiler Alert


Holaaa, Mina-san apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu yaaaa. 



 Hari ini gw ingin bahas episode yang sudah ditunggu-tunggu oleh penggemar anime Boku no Hero Academia atau Hero Aca yaitu episode special berjudul More. 




Sebagai informasi, More ini diambil dari chapter special yang dirilis di volume terakhir tankoubon manganya. Ceritanya sendiri berfokus pada anak-anak kelas A yang kini sudah dewasa dan menjadi pro Hero.



 Dibuka dengan adegan Ochako terbangun di padang rumput dan melihat Toga Himiko yang seolah ingin menyampaikan sesuatu kepadanya. Namun ternyata, semua itu hanyalah mimpi, karena Ochako masih ada di ruang kerjanya yang berantakan. 



Setelah lagu The Revo dari Porno Graffity muncul sebagai opening, Adegan pun berlanjut ke Ochako yang bertemu Froppy, Lemillion, Nejire dan Suneater untuk urusan pekerjaan yaitu bertemu dengan anak-anak yang masuk ke program konseling kekuatan. 



Disini ada satu pertanyaan penting dari Suneater untuk Ochako yaitu ‘’apakah Kamu punya waktu untuk dirimu sendiri?’’ 



Ochako bilang kalau Dia suka melihat orang lain tersenyum. Ditambah dia sering bertemu Froppy dan juga teman-teman yang lain, dia juga merasa sangat senang karena bisa melakukan hal yang dia sukai jadi setiap hari adalah waktu untuk dirinya sendiri. 



Malamnya, Ochako dan Froppy duduk di kereta dan membicarakan mimpi Ochako tentang Toga Himiko yang tidak bisa Ia ingat. Ochako merasa kalau Toga Himiko sepertinya ingin menyampaikan sesuatu padanya.




 Di lokasi yang berbeda, Kita bisa lihat mobil yang disetir oleh Kacchan, membawa Kirishima dan Deku di dalamnya. Awalnya, percakapan yang terjadi hanya hal biasa seperti Kacchan yang ngomel karena harus jemput Deku dan digodain Kirishima, membicarakan murid yang bisa jadi asisten hero sampai tawaran Kacchan pada Deku secara tidak langsung yang akhirnya mengarah ke kata-kata ‘’ Sudah saatnya Kau memandang lebih tinggi ke diri sendiri, atau Kau akan melewatkan hal yang seharusnya Kau perhatikan, ketika Kau berpikir semua istimewa maka sebenarnya tidak ada yang istimewa,’’ yang bikin Deku bingung dan belum sadar akan besarnya efek kata-kata tersebut bagi dirinya. 




Adegan pun berlanjut di restoran, tempat murid kelas A berkumpul untuk merayakan keberhasilan Shoto ada di peringkat 2 chart Hero. Disini, Kita bisa lihat semua anggota kelas A termasuk Aoyama dan Shinso! Serta peringkat mereka. 




Suasana dan obrolan yang terasa hangat dan ringan sedikit berubah jadi serius waktu Shoto cerita ke Deku dan Kacchan yang intinya adalah dia menemukan sesuatu yang lain dari dirinya selain keinginan untuk menjadi ‘’orang yang kuinginkan’’ yang selalu dia impikan dulu. 



Selesai mendengarkan cerita Shoto, perhatian Deku sedikit teralihkan dengan obrolan di meja lain tentang Kuroiro dan Kinoko dari kelas B yang pacaran. Obrolan ini pun memancing rasa penasaran Sero dengan Kaminari dan Jiro yang agensinya bersebelahan. Kalau menurut Jiro sih, hubungan mereka tidak seperti itu. Sementara Kaminari malah cerita kalau dia gugup soal menjadi independen jadi begitu tahu kalau gedung disebelah Jiro kosong langsung saja dia sewa. 





Cerita Shoto dan obrolan mengenai hubungan istimewa ini membuat Deku merenung sesaat dan berpikir kalau mungkin saja ada bagian dari dirinya yang belum Ia sendiri sadari. Dan…Kita bisa lihat kalau Deku menyadari sesuatu ketika melihat ke satu arah… Ochako. 





Sayangnya, belum sempat moment ini diceritakan lebih lanjut, ada alarm berbunyi. Menandakan kalau sedang ada kejadian yang membutuhkan Hero. Dan disinilah para pro Hero dari kelas A beraksi diiringi musik yang ikonik. 





Selesai mengatasi masalah, para Hero ini pun memutuskan untuk pulang dan berjanji untuk berkumpul lagi kapan-kapan. Kacchan bilang kalau dia gak bisa antar Deku karena besok Edgshot pulang ke Jepang, tapi Kirishima, Mina dan Kaminari minta ikut dengan Kacchan karena searah, ingin lihat mobil baru Kacchan dan turun di tengah jalan. 





Deku dan Kacchan pun mengucapkan salam perpisahan dimana Deku minta Kacchan buat jadi guru tamu lagi kapan-kapan yang dibalas Kacchan dengan ‘’ jangan jadikan Aku contoh buruk!’’ wkwkwkwkwkwkwk Setelah membalikkan badan, terlihat Deku terdiam dan Kita bisa dengar suara Kacchan yang bilang ‘’ kalau semua istimewa artinya tidak ada yang istimewa,’’ seperti di mobil sebelumnya. 






Lalu, Kita bisa lihat Ochako yang berjalan sendirian di kota setelah berpisah dengan Froppy di stasiun. Sambil jalan, Ochako merenung kalau Ia tidak punya banyak kesempatan untuk bicara dengan Deku selama acara karena posisi mereka yang duduk berjauhan. 





Ochako pun berusaha menenangkan pikirannya dengan kata-kata ‘’Kita sering ketemu waktu kerja,’’ dan Dia teringat waktu Deku bilang kalau Ochako adalah pahlawannya. Langkah Ochako pun terhenti dan berpikir kalau sejak pertarungan besar, mereka berdua sama-sama menemukan hal yang ingin dan harus mereka lakukan. Mereka pun saling menghormati hal tersebut dan menjalaninya dengan tawa. Bagi Ochako, hal itu tuh sangat mewah setelah apa yang mereka lalui. 





 Tapi, ternyata dalam lubuk hatinya yang paling dalam, Ochako ingin ngobrol lebih banyak dengan Deku. Dan…. saat berpikir begitu sambil membalikkan badan, orang yang ada di pikirannya pun hadir. 




Yup, Deku sedang berlari ke arah Ochako sambil tersenyum dan bilang ‘’Ah, syukurlah, ketemu,’’ Setelah ada di hadapan Ochako, dengan napas yang belum teratur, Deku bilang kalau Ia menghormati semua (teman-teman mereka maksudnya), menganggap mereka istimewa dan menyukai mereka semua. Setidaknya, itulah yang dia pikirkan selama ini. 





Tapi, Deku mengakui kalau hari ini, Dia merasa ingin bicara lebih banyak dengan Ochako, mulai sekarang dan untuk kedepannya pun, Dia ingin bersama Ochako lebih banyak. 





Ochako pun mulai ingat tentang apa yang Toga Himiko bilang di mimpinya bahwa Toga Himiko ingin Ochako untuk bisa hidup lebih bebas seperti yang dia inginkan. Dan, Ochako pun sadar kalau mimpi itu mulai datang setelah Deku bisa kembali jadi pahlawan yang memperbanyak kesempatan mereka untuk bertemu. 





Dengan dukungan dari bayangan Toga Himiko, Ochako pun dengan gugup dan malu-malu menjawab kalau perasaan mereka sama sambil mengangkat tangannya yang disambut Deku. Kemudian terdengarlah lagu I dari Bump of Chicken yang sekali lagi menutup perjalanan cerita Deku dan teman-temannya. 





Kesan gw setelah menonton episode ini tuh hampir mirip dengan season final dimana ada senang, sedih dan haru campur jadi satu. Perbedaanya adalah gw merasa senang karena bisa nonton Deku dan yang lainnya lagi setelah mereka jadi dewasa. Di satu sisi, gw juga sedih karena ini mungkin jadi episode terakhir mereka. Selain itu, gw juga ada perasaan haru melihat bagaimana mereka tumbuh dan berpikir sebagai orang dewasa (duh sok tua banget gw ini wkwkwkwkwk) 






Judul More sendiri sebenarnya awalnya agak menggelitik bagi gw, karena terlalu simple. Seperti cuma menunjukkan kalau cerita ini tuh sedikit bagian ‘’more’’ dari Hero Aca setelah tamat. Tapi setelah baca chapter manganya beberapa kali dan nonton versi animenya, gw merasa kalau more ini merupakan tema penting bagi para hero ini setelah dewasa. 






Di awal cerita, Deku dan kelas A adalah remaja yang hanya memiliki impian menjadi hero, artinya segala masalah dan tantangan mereka hadapi dengan fokus untuk menjadi hero. Tapi setelah mereka dewasa dan menjadi hero, tentu tidak aneh kalau mereka mulai memikirkan hal lain. Bukan berarti mereka bosan dan melupakan tanggung jawab hero, tapi mereka punya waktu untuk memikirkan hal yang sebelumnya gak sempat mereka pikirkan. Menurut gw itu realistis dan banyak orang bakal bisa relate dengan hal tersebut, termasuk gw sendiri. 





Gak heran sih kalau Yamashita Daiki, Okamoto Nobuhiko dan Sakura Ayane bilang kalau More ini akan menyorot para hero muda ini dari sisi yang berbeda serta lebih banyak memasukkan unsur human drama.





 Kesimpulannya, More bisa dibilang agak berbeda dari Hero Aca yang sebelumnya Kita tonton. Tapi menurut gw, ceritanya masih masuk dan enak diikuti serta menunjukkan perkembangan karakternya.



 Okelah, Kalau begitu, sampai disini dulu pembahasan gw tentang Hero Aca episode More. 




Rencananya, untuk selanjutnya gw akan bahas tentang adegan favorit gw dari episode ini. 




Tadinya ingin gw gabung sih, tapi kelihatannya akan terlalu panjang jadi lebih baik dibahas secara terpisah ya. 





Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini. Sampai jumpa di postingan berikutnya ya. 






Plus Ultra!

My Comfort Movie/Series


 Hola hola, Minna san, apa kabar semua? 


Semoga selalu sehat dan bahagia yaaa



Kali ini, gw ingin menulis tentang comfort movie atau series nih.



Apa sih maksudnya comfort movie? 



Kalau berdasarkan hasil pencarian gw sih, arti comfort movie itu tuh film yang memberikan rasa aman dan tenang serta sering ditonton berulang kali. 



Sebenarnya, gw termasuk tipe orang yang suka menonton ulang tontonan yang sudah ditonton. Entah karena kangen karakternya atau pengen lihat kembali moment favorit. 



Tapi yang gw bahas disini adalah movie atau series yang bisa saja secara random gw tonton ulang ketika bingung nonton apa ( meskipun daftar watchlist yang belum disentuh ada banyak 😆😆) memang aneh tapi ya memang nyata sih, dan gw sudah gak sabar buat membagikan ke teman-teman semua.





  • Kikazaru Koi ni wa Riyuu ga Atte 




Pertama ada dorama Kikazaru Koi no wa Riyuu ga Atte atau Kikazaru Koi yang dibintangi Kawaguchi Haruna dan Yokohama Ryusei.



Gw suka nonton ulang dorama ini karena ceritanya simple dan ringan. Gak perlu banyak mikir lah buat nontonnya. Fakta bahwa gak ada antagonis menyebalkan juga bikin dorama ini tambah menyenangkan buat ditonton.



Suka banget sama Ryusei disini. Secara aslinya kalau di wawancara tuh dia pendiem dan kaya pemalu banget kan, tapi disini dia petakilan, suka lihatnya wkwkwkwkwkwk.



  • Romance is a bonus book 



Comfort movie/series kedua gw ada drakor Romance is a Bonus Book yang dibintangi Lee Jong Suk dan Lee Na Young.



Diantara semua drama Lee Jong Suk, kayaknya ini yang paling sering gw tonton ulang. 



Gw suka ceritanya yang simple dan hangat. Gw juga suka banget sama karakter yang muncul di drama ini terutama Kang Dan Yi yang diperankan Lee Na Young dan Cha Eun Hoo yang dimainkan Lee Jong Suk.



  • Up on Puppy Hill 



Selanjutnya, ada anime dari studio Ghibli berjudul Up on Puppy Hill nih. Alasan gw sering nonton ulang anime ini selain ceritanya adalah karena Kazama Shun! 



Yup, gw suka banget sama karakter Kazama yang menurut gw karismatik dan pemberani. Makanya, meski sempat bikin gw sebel di pertengahan cerita, Kazama adalah alasan kuat gw buat nonton movie ini kalau kangen atau gak tahu mau nonton apa. 



  • Around the world in 80 days 




Sebenarnya, banyak film Jackie Chan yang jadi comfort movie gw. Tapi kalau membicarakan yang paling sering ditonton ulang, gw rasa jawabannya adalah film ini.



Film ini tuh punya unsur yang gw suka, cerita petualangan yang dibumbui komedi, persahabatan dan sedikit romance. Karakternya pun menyenangkan. Suka banget sama trio, Paspartue, Philias dan Cecile.



  • Night At The Museum





 Terakhir, ada film yang pernah bikin gw salah kira sebagai film horor yaitu Night at the museum.



Gw sempet hampir batal nonton karena judulnya bikin gw curiga kalau filmnya bakal menakutkan.



Untung saja temen gw yakin kalau film ini gak horor karena ada Ben Stiller dan jadilah gw gak bisa berenti ketawa waktu nonton.



Asli, gw suka banget film iniiiiii. Gw juga nonton dua film lanjutannya. Tapi yang paling sering gw tonton ulang itu ya Night at the Museum yang pertama. 



Adegan Larry tampar-tamparan sama patung monyet capuchin yang hidup itu sangat memorable bagi gw bahkan sampai sekarang.



Oke, itulah dia comfort movie/series gw. Apa ada yang sama dengan yang teman-teman suka? 



Kalau teman-teman apa comfort movie/seriesnya? 



Terima kasih sudah mampir dan baca postingan ini.



Sampai jumpa di postingan berikutnya ya.


Karakter yang Bikin Terkesan Waktu Nonton Anime Boku no Hero Academia


 Hola, Mina-san, apa kabar? Bagaimanakah puasanya? Semoga lancar terus sampai lebaran ya.


Kali ini gw kembali ingin bahas soal Hero Aca nih. Soalnya gw habis lihat-lihat apa saja yang sudah gw tulis tentang Hero Aca. Ternyata, cukup banyak juga ya yang sudah gw tulis tentang anime ini. Mulai dari moment, kesan, sampai movie-nya juga sudah gw bahas. Terus gw kepikiran, kok rasanya gak lengkap kalau gak membahas karakter, makanya gw menulis dengan judul ini, setuju kan?


Setuju lah ya wkwkwkwkwkwk 


Cuma, bikin postingan tentang karakter ini sebenarnya bisa dibilang tantangan sih, secara karakter Hero Aca itu kan ada banyak dan rata-rata unik ya. Tapi supaya tidak terlalu panjang, yang akan gw bahas disini adalah mereka yang bikin gw terkesan selama nonton baik itu dari awal maupun di pertengahan cerita.


Jadi siapa saja mereka? Langsung saja Kita bahas ya Hajimemasyou



  • Todoroki Shoto 





Kalau ngomongin soal tokoh favorit atau yang bikin terkesan di Hero Aca, maka yang pertama ada di kepala gw tentu saja Todoroki Shoto.


Dia ini sudah menarik perhatian gw sejak nonton season 1 karena kekuatan es yang dia punya.


Tapi tentu Shoto menarik bukan cuma karena kekuatannya dong. Gw suka juga dengan sifatnya yang sama dengan kekuatannya yang setengah dingin setengah panas itu. Eits, bukan berarti Shoto gak punya pendirian loh ya. Tapi bisa dibilang Shoto ini punya dua sisi yang bisa bikin dirinya terlihat keren sekaligus lucu.


Contoh, kalau lagi battle, Kita akan lihat dia sebagai orang yang bersemangat dan termasuk terampil ketika bertarung. Tapi di kesehariannya, Shoto adalah remaja yang berusaha membaur dengan teman-temannya meski kadang canggung karena Ia terbiasa sendirian akibat training ayahnya.


Makanya interaksi yang melibatkan Shoto tuh sering bikin ketawa sekaligus terharu. Selain itu, Shoto juga bikin gw terkesan karena meskipun sikapnya sering menunjukkan kemarahan bahkan rasa tidak suka terhadap Endeavour, ayahnya. Ia masih mau mengakui kalau sebagai hero, Ayahnya memang hebat dan belajar darinya.


Gw rasa gak semua orang bisa bersikap kaya Shoto sih. Makanya bagi gw Shoto tuh berkesan banget, dia bisa bikin gw melihat sosok hero yang keren, perhatian, hangat sekaligus lucu, lemot bahkan akward wkwkwkwkwkwkwk.


  • Midoriya Izuku




Karakter kedua yang bikin gw terkesan itu adalah sang tokoh utama kita. Yup, siapa lagi kalau bukan Midoriya Izuku alias Deku.


Padahal kalau gw inget-inget, kesan pertama ke Deku ini tuh termasuk yang biasa aja. Maksudnya, gw gak benci, tapi juga gak bisa dibilang memfavoritkan. 


Terus kalau begitu, kapan dan apa dong yang bikin gw terkesan sama seorang Deku?


Semua itu bisa dibilang mulai di season 6 sih. Gak tahu kenapa segala gerak-gerik Deku di season 6 tuh bikin gw terkesan. Mulai dari memancing Shigaraki, panik waktu Kacchan ikut sama dia, bagaimana marahnya Deku ke Shigaraki waktu dia menyakiti semua orang dekat Deku.


Dan yang paling gong itu waktu era dark Deku dimana Deku berkelana seorang diri menangkap para Villain sekaligus ingin mencari Shigaraki. Dan yang membuatnya sadar kembali adalah teman-teman kelas A. Duh itu ngena banget di gw.


Semacam kaget karena karakter yang di awal nonton gw tahunya sangat baik,lembut hati tapi garang kalau bertarung dan antusias ini bisa berubah sedemikian rupa karena beban tanggung jawab yang dipikul kekuatannya.


Lebih terkesan lagi, Deku memang niat mengalahkan Shigaraki dan tidak bisa memaafkan semua perbuatannya tapi dia tetap punya keinginan buat menyelamatkan jiwa yang terluka di dalam tubuh Shigaraki.


Mungkin ini yang bikin Deku terlihat wow di mata gw soalnya kebanyakan orang ya bertarung melawan kejahatan ya buat menyelamatkan orang lain dan mengalahkan yang jahat.



  • Uraraka Ochako




Karakter ketiga yang bikin gw terkesan adalah Uravity yang punya nama asli Uraraka Ochako.


Hal yang bikin Gw terkesan sama Ochako tuh awalnya kekuatannya yang gw salah kira sebagai telekinetic. Ternyata kekuatannya bernama Zero Gravity yang bisa bikin benda atau orang yang disentuhnya melayang.


Buat gw kekuatan ini lucu dan unik di tengah kekuatan yang bisa dibilang mentereng buat bertarung.


Tapi yang lebih bikin terkesan lagi tuh sebenarnya adalah sifat Ochako yang menurut gw positif vibes banget. Dia langsung nolong Deku waktu mau jatuh di gerbang sekolah di hari ujian masuk yang sekaligus jadi moment pertemuan pertama mereka. Dia juga percaya bahwa Deku bisa jadi pahlawan dan selalu mendukungnya.


Ochako jugalah yang mengubah makna nama Deku yang tadinya berupa ledekan jadi semangat dan bikin Deku menggunakan nama itu sebagai nama heronya. Gw gak heran kalau Deku menyebut Ochako sebagai pahlawannya.


Gw juga suka semangat Ochako buat terus belajar supaya bisa jadi hero yang bisa menolong lebih banyak orang. Misalnya dengan belajar bela diri atau menambahkan wire di kostumnya.


Pokoknya Ochako ini tidak bisa diremehkan meski kekuatan dan penampilannya terlihat lucu.


  • Bakugo Katsuki 


Kalau Shoto adalah karakter yang dari awal kemunculannya bikin gw terkesan, maka Bakugo Katsuki alias Kacchan adalah kebalikannya. Gw tuh agak sebel sama dia yang kerjanya marah-marah mulu dan rasanya ikutan capek kalau denger cara dia ngomong yang teriak terus wkwkwkwkwkwkwk.


Tapi untungnya, setiap season memberi gw kesempatan buat melihat sisi lain Kacchan yang bikin rasa sebel gw berkurang dan jadi terkesan juga sama dia. Kayaknya gw mulai terkesan sama Kacchan itu di season 3 waktu dia frustasi karena All Might pensiun dan akhirnya tahu soal rahasia kekuatan Deku.


Tapi moment yang menurut gw paling mengesankan dari Kacchan itu ada di season 6, waktu Kacchan minta maaf ke Deku dan mulai memanggilya Izuku dan season Finale pas dia nangis ketika tahu Deku bakal kembali jadi manusia tanpa kekuatan. Itu gong banget sih. 


  • Kirishima Eijiro




Selanjutnya, ada Kirishima yang punya nama Hero, Red Riot. Kalau Deku punya Ochako dan Iida sebagai teman pertamanya, maka Kirishima bisa dibilang teman pertamanya Kacchan di sekolah.


Gw terkesan sama Kirishima itu karena dia bisa akrab sama Kacchan tanpa rasa takut sama sekali dan benar-benar menganggapnya sebagai teman dan saingan yang hebat. 


Asyiknya lagi adalah walau Kirishima bisa akrab sama Kacchan, dia gak ikut-ikutan bersikap memusuhi Deku. Dia justru pengen akur sama semua sambil bersaing secara sehat. Jempol lah buat Kirishima ini.


  • Yaoyoruzu Momo 






Habis Kirishima, ada Yaoyoruzu Momo atau Creaty atau sering juga dipanggil Yao Momo. Awalnya gw melihat Yao Momo sebagai karakter fan service. Tapi ternyata, Yao Momo juga termasuk karakter yang berkembang dan gw rasa bisa relate dengan banyak orang.


Dari luar, Yao Momo tampak sempurna. Datang dari keluarga berada, punya kekuatan yang sangat bermanfaat, cantik dan pintar, wah pokoknya susah deh cari kekurangannya Momo.


Sampai terlihat kalau dia itu kurang percaya diri. Tapi di setiap season, gw melihat kalau Yao Momo tambah PD bahkan bisa bikin rencana dan kasih komando ke teman-teman di saat genting. Makanya buat gw, Yao Momo tuh salah satu karakter yang memberi kesan kuat waktu nonton Hero Aca.


  • Shinso 






Terakhir, ada Shinso yang waktu muncul di season 7, gw gak ingat dia sudah pernah muncul dimana. 


Tapi yang jelas kemunculannya di season 7 tuh bikin gw terkesan. Mulai dari kostumnya sampai waktu dia pakai kekuatannya.


Gw juga suka dengan pemikirannya untuk jadi Hero meski kekuatan cuci otak miliknya identik dengan villain, dia memilih untuk jadi Hero sampai rela latihan dengan Aizawa dan mengembangkan kemampuannya supaya bisa pindah ke jurusan pahlawan.


Nah itulah dia karakter-karakter yang bikin gw terkesan selama nonton Hero Aca. Sebenarnya, masih banyak lagi karakter mengesankan dari anime ini yang gw temukan. Tapi yang gw tulis ini adalah yang memberikan kesan kuat bagi gw. 


Okelah, sampai disini dulu postingan kali ini, terima kasih buat yang sudah mampir dan baca.


Sampai ketemu lagi di postingan selanjutnya. 




Copyright 2009 Blue Dolphin. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy