Kesan Cardcaptor Sakura Clear Card Arc Manga Setelah Tamat


 





Holaaaa, Minna-san apa kabar? Sudah lama banget ya gw gak posting yang baru di blog nih. 

Maaf ya, semoga kedepannya gw bisa lebih rajin lagi untuk update blog. 

Tanpa terasa, kita sudah masuk di bulan April nih, dan itu artinya adalah ulang tahun Kinomoto Sakura, tokoh utama dari Cardcaptor Sakura.

Lalu, buat ikut meramaikan ulang tahun Sakura, gw ingin berbagi kesan tentang manga Cardcaptor Sakura Clear Card setelah tamat. Sebenarnya ini telat banget ya secara manga-nya sendiri sudah tamat dari tahun 2023 lalu. Tapi karena waktu masih ongoing itu bacanya sebulan sekali, banyak detail cerita yang terlewatkan dan yang paling gw ingat hanyalah moment manis Shaoran dan Sakura wkwkwkwkwkwk.

Dan, setelah baca ulang, gw jadi lebih bisa memahami isi cerita dan merasa bisa menuliskan kesan dengan lebih objektif nih (wuih gaya sekali gw wkwkwkwkwk).

Sebelum berbagi kesan, gw tulis sedikit ya sinopsis ceritanya supaya teman-teman yang lupa bisa ingat juga.

Jadi, Clear Card ini melanjutkan kisah Sakura yang sudah SMP dan kembali mengalami hal aneh dimana kartu Sakura miliknya menghilang. DIsaat yang sama, muncul kejadian aneh yang memungkinkan Sakura untuk menangkap kartu baru.

Meski merasa bingung dengan kejadian aneh yang tengah dihadapinya, Sakura tetap berusaha keras menjalankan kehidupan sehari-harinya dengan baik. Dia menikmati masa SMP-nya bersama Tomoyo, Chiharu, Naoko dan Yamazaki yang kembali satu sekolah dengannya.

Sakura juga punya teman baru, murid pindahan bernama Shinomoto Akiho yang langsung akrab dengannya, bahkan, banyak yang mengatakan kalau mereka mirip.

Tapi, kalau ada hal yang paling membuat Sakura bahagia, tentu kembalinya Syaoran dari Hong Kong adalah jawabannya. Kalau dihitung dari masa tamatnya manga dimana mereka kelas 4-5 SD, artinya mereka berdua ini sempat terpisah sekitar 2-3 tahun baru bisa bertemu lagi, tentu kebayang dong sebahagia apa Sakura. 

Hanya saja, Shaoran juga terlihat seperti menyembunyikan sesuatu yang menimbulkan pertanyaan tidak hanya bagi Sakura tapi juga kita para pembaca.

Bagaimanakah kisah Sakura di masa SMP Ini akan berjalan? Apa sebenarnya yang terjadi pada kartu Sakura dan bagaimana juga kelanjutan hubungan Sakura dan Shaoran?

Manga Cardcaptor Sakura Clear Card Arc adalah sebuah hadiah manis dan tidak terduga bagi gw yang seorang penggemar Cardcaptor Sakura. Bayangkan, kurang lebih 16 tahun setelah  judul favorit tersebut tamat, tiba-tiba diumumkan kelanjutannya. 

Tentu, gw sangat menantikannya dong, apalagi tamatnya manga tersebut di bagian yang sangat bagus yaitu kembalinya Shaoran ke Jepang. Bagaimana gw bisa gak penasaran sama manga ini?

Lalu bagaimana kesan gw setelah membacanya sampai selesai?

Jujur, campur aduk banget hati gw dibuat sama manga ini. Mulai dari senang, gemes, penasaran, terbang, geregetan sampai deg-degan kayaknya terasa semua selama mengikutinya.

Saking campur aduknya, gw bisa merasa puas sekaligus tidak puas ketika menyelesaikan chapter terakhir.

Nah loh, maksudnya bagaimana nih? Sebagai penggemar Cardcaptor Sakura, Clear Card Arc memberikan sensasi dimana gw senang dan puas banget bisa baca manga ini sampai selesai tapi juga masih merasa kurang puas dan rasanya gak pengen membiarkannya tamat (bingung gak tuh?)

Memang apa sih yang bikin gw bisa merasa puas dan tidak puas sama manga ini?

Pertama jelas Sakura dan Shaoran. Bagaimana gw gak puas kalau akhirnya bisa melihat lagi kelanjutan adegan pertemuan kembali mereka di volume 12 dulu? Gw inget kalau gw ikut seneng dan malu-malu waktu baca halaman dimana Sakura dengan bahagianya meluk Shaoran yang secara mengejutkan menunggu Sakura di jalan ke sekolah sambil megang boneka yang dulu Sakura buat.

Dan, kisah mereka disini tidak mengecewakan kok bagi gw. Sakura dan Shaoran, baik secara individu maupun bersama masih mampu membuat gw kesulitan untuk move on dari mereka, sampai kesulitan buat menuliskan apa yang bikin gw gak puas, mungkin yang bikin gw merasa demikian yah karena sering merasa kalau cerita atau adegan mereka kurang banyak kali ya (yup maafkan fans maruk ini ya)

Gw rasa pembahasan tentang mereka akan gw pisah supaya bisa lebih puas nulisnya ya, silakan ditunggu.

Kedua, jelas jalan cerita yang dibuat oleh Ohkawa-Sensei, member CLAMP yang bertanggung jawab dengan cerita beliau-beliau. Jujur, sebenarnya dari judul saja, kita pasti sudah bisa mikir kalau cerita gak akan jauh dari menangkap kartu, masalahnya adalah masalah apalagi yang bisa membuat Sakura menangkap kartu? Ternyata dibuatlah kartu Sakura menghilang. Ditambah kenyataan dibalik hilangnya kartu itu adalah sebuah kejutan yang gak pernah gw sangka, sasuga desu CLAMP -sensei.

Gw puas banget soal cerita ini karena bisa tetap bikin gw penasaran untuk tahu kelanjutannya, meski harus menahan penasaran selama sebulan padahal bacanya gak sampai setengah jam, tapi bagi gw itu worth it kok.

Tapi, jujur gw sempat merasa gak puas soal jalan cerita ini dikarenakan terasa ditunda-tunda. 

Ini karena ada penyihir yang bisa memundurkan waktu dan menggunakan keahliannya itu ketika sudah mau ketahuan. Jujur kalau cuma sekali mungkin ok, meski tetap gemes. Masalahnya, hal ini terjadi lebih dari sekali dan di moment yang menurut gw keren. Jadi serasa moment keren tuh dihapus begitu saja.

Meski secara logika cerita, ini masuk-masuk saja, gw jadi merasa kurang puas kalau ingat cerita yang harusnya maju jadi ketunda (plus moment yang kehapus itu tadi) wkwkwkwkwk.

Ketiga, kemunculan karakter. Karena ini seri lanjutan, tentu karakter yang muncul rata-rata sudah akrab dengan penonton, terutama penonton lama. Tapi Clear Card juga menghadirkan dua karakter baru yaitu Shinomoto Akiho dan Yuna D Kaito yang menambah misteri yang harus Sakura pecahkan.

Hal yang bikin gw puas dengan kemunculan karakter di manga ini karena tidak ada yang terasa seperti tempelan, semua punya porsi. Kemunculan siapa yang paling bikin gw merasa puas tapi tidak puas? Mungkin jawabannya adalah para kartu milik Sakura yang hilang dan interaksi mereka yang terlihat dengan sosok yang memegang kendali mereka saat menghilang dari Sakura.

Gw puas karena bisa melihat kartu yang berinteraksi itu tapi yang bikin kurang puas adalah interaksi itu kurang diperlihatkan ketika mereka dipegang Sakura.

Oh, gw juga agak kurang puas dengan porsi aksi Sakura, Kero, Yue dan Shaoran. Memang sih genre Sakura ini gak diatur untuk memunculkan pertarungan sihir yang intens, tapi rasanya kok seru juga ya kalo misalnya ada pertarungan sihir yang epic gitu (haruskah gw bikin fanfic tentang ini?)

Kesimpulannya sih, Cardcaptor Sakura Clear Card memang memilki dua sisi, satu sisi yang membuat gw tidak bisa lepas dari rasa penasaran tapi di satu sisi juga merasa ada yang kurang, tapi itu sebenarnya hal yang biasa terjadi ketika kita menikmati suatu karya kan?

Intinya adalah, gw sangat berterima kasih kepada CLAMP yang sudah membuat manga ini sehingga gw bisa sekali lagi mengikuti kisah Sakura, Shaoran dan yang lainnya.

Okelah sampai disini dulu postingan kali ini yang sengaja gw buat untuk ikut memeriahkan ulang tahun Sakura.

Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca, sampai ketemu di postingan berikutnya ya.

Oh ya sampai ketinggalan, Selamat hari raya Idul Fitri ya, untuk teman-teman yang merayakan.



Top 5 OST Movie Conan


 Holaaaa, apa kabar semuanyaa? 

Sudah cukup lama juga ya gw gak mengisi blog ini lagi (maafkan ya) 

Nah kali ini, gw pengen nulis tentang top 5 song dari movie Detective Conan versi gw.

Anggap saja ini bagian dari antusiasme gw untuk menanti film terbaru sekaligus ost barunya untuk tahun ini ya 😆😆😆

Okelah, daripada banyak basa-basi, Kita langsung saja mulai ya, hajimemasyou.

  1. Time After Time - Hanamau Machi de- ( Mai Kuraki) 

Daftar teratas OST movie Conan bagi gw adalah lagu Time After Time - Hanamau Machi de- dari Mai Kuraki. Lagu ini merupakan OST untuk movie ke-7 , Crossroad in the Ancient Capital.

Sebenarnya, semua lagu Mai untuk movie Conan tuh enak-enak mulai dari Always, Puzzle sampai Togetsukyou.

Tapi dari semuanya, lagu inilah yang paling gw suka. 

Musiknya lembut dan cantik, vibes yang sangat cocok dengan Kyoto yang menjadi latar untuk filmnya.

Dan liriknya sangat mengingatkan gw dengan Heiji dan Kazuha, terutama di bagian awalnya yang bilang " Kalau aku bisa bertemu denganmu lagi maka Aku tidak akan melepaskanmu untuk kedua kalinya, "


  1. Natsu o Matsu Seiru no Youni (Zard) 

Lalu ada lagu dari Zard yang berjudul Natsu o Matsu Seiru no Youni. Lagu ini dipakai sebagai OST untuk movie ke-9, Strategy Above The Depths yang menunjukkan sisi keren dari Mouri Kogoro.

Lagu ini tuh berhasil bikin kuping gw jatuh cinta pada pendengaran pertama. Musiknya punya nuansa ceria, sendu , manis, cantik sekaligus bisa buat mengajak badan bergoyang sedikit. Bisa dibilang lagu inilah yang membuat gw jadi penasaran dengan lagu Zard yang lain.



  1. Blue Sapphire  (Tosaka Hiroomi) 

Lagu ketiga dari movie Conan yang gw suka banget adalah Blue Sapphire yang dinyanyikan oleh Tosaka Hiroomi. Lagu ini digunakan sebagai OST untuk film ke-23, The Fist of Blue Sapphire.

Menurut gw, Blue Sapphire ini sangat menggambarkan vibe dari Kaito Kid yang unik, misterius, elegan tapi juga punya sisi gelap. Uniknya, lagu ini juga bisa dipakai untuk jadi teman bergoyang karena terhitung sebagai lagu dance yang cukup upbeat.

  1. Chronostasis (Bump of Chicken)

Selanjutnya, ada Chronostasis dari Bump of Chicken yang dipakai untuk OST movie ke-25 The Bride of Halloween. Kalau dengar lagu ini, mau gak mau otak gw jadi ingat Takagi-Sato dan juga anggota Wild Police Academy. Soalnya, porsi mereka kan banyak ya di film ini.

Lagu ini tuh punya nuansa sendu tapi ada cerianya juga, yang pasti sih musiknya enak banget didengar.

  1. Don’t Wanna Lie (B’Z)

Nah lagu yang kelima ini bisa dibilang lagu yang paling keras nih. Gak heran secara yang menyanyikannya pun B’Z band rock yang sudah terhitung senior dan juga sering mengisi OST Conan.

Don’t Wanna Lie dipakai sebagai OST untuk movie ke-15, Quarter of Silence. Musiknya jangan, ditanya, keras tapi keren, cocok banget ama filmnya yang memang juga menyuguhkan action dan suasana tegang.

Itulah dia top 5 lagu Movie Conan versi gw. Ada yang samakah dengan teman-teman? Bagaimana dengan teman-teman? Apa saja lagu film Conan yang disuka?

Terima kasih ya sudah mampir dan baca tulisan ini, Sampai bertemu lagi di postingan berikutnya.


Kesan Ikut challenge Menulis


 






Hola, Minna-san apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu yaaaaaa.

Kalau biasanya gw menulis tentang suatu review atau kesan gw setelah menonton atau mendengarkan sesuatu, maka di kesempatan kali ini, gw ingin menulis hal yang sedikit berbeda, yaitu ingin menuliskan kesan gw setelah mengikuti sebuah challenge menulis.

Jadi sejak akhir November, gw mengikuti sebuah challenge untuk menulis di media menulis sebanyak satu kali dalam satu minggu. 

Kesan gw setelah mengikuti challenge ini adalah berterima kasih karena gw yang masih suka mengikuti mood untuk membuat tulisan di blog ini ‘’dipaksa’’ untuk bisa konsisten menulis sebanyak satu kali dalam satu minggu.

Memang, harus gw akui kalau secara kualitas tulisan, hasilnya bisa jadi sangat berantakan , atau belum enak dibaca. Tetapi bisa konsisten sampai sekarang adalah sebuah latihan berharga yang penuh usaha, karena itu gw merasa perlu menulis ini sebagai kenang-kenangan.

Terima kasih untuk kesempatan menulisnya, jangan lupa buat sering-sering mampir yaaaaaaa


3 Arc favorit di Anime Fairy Tail




 



Hola Minna-san, apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu ya.


Kali ini, gw ingin menulis tentang 3 arc favorit gw dari anime Fairy Tail. Sebenarnya bukan hal yang mudah sih buat memilih 3 arc yang seru di Fairy Tail. Tapi setelah dipikirkan baik-baik, gw merasa kalau 3 arc yang akan gw tulis ini adalah arc yang seru dan lumayan sering gw to nton ulang episodenya.


Arc apa saja yang akan gw bahas? Langsung saja kita mulai ya, Hajimemasyou.


  1. Tenrou Island Arc


Arc pertama yang menurut gw seru adalah Tenrou, dimana beberapa member terpilih harus mengikuti ujian untuk bisa mendapatkan gelas penyihir kelas S. Sayangnya, acara ini tidak bisa dilakukan sampai selesai karena adanya gangguan dari guild kegelapan Grimoire Heart.


Menurut gw banyak hal  tidak biasa yang bikin arc ini menarik. Misalnya dari kombinasi partner yang tidak biasa dimana Lucy berpartner dengan Cana, Gray dengan Leo, Levy dengan Gajeel atau Wendy dengan Mest.


Pertarungan yang ada disini juga seru-seru. Favorit gw itu adalah Gray vs Ultear, Lucy vs Cain Hikaru, Juvia vs Meldy, Gajeel-Levy vs Kawazu- Yomazu, Elfman - Evergreen vs Rustyrose, team Natsu plus Laxus vs Hades.


Di arc ini juga kita bisa lihat munculnya benih-benih gemes antara Gajeel-Levy dan Elfman-Evergreen. Tenrou Arc juga memperkenalkan kita dengan Acnologis dan Zeref.


  1. Daimatou Enbu Arc 


Arc lain yang menurut gw seru adalah Daimatou Enbu. Namanya cerita sihir, memang rasanya tidak lengkap tanpa adanya turnamen sihir yang artinya bakal banyak pertarungan seru disini. Arc-nya sendiri cukup panjang dan menghadirkan banyak kejutan juga selain pertarungan antar guildnya.


Moment favorit gw itu ada waktu Lucy vs Flare, Wendy vs Cheria, Gray vs Rufus, Elfman vs Bacchus, Natsu - Gajeel vs Sting-Rogue, pertarungan team fairy tail di final, pertarungan Lucy, Yukino melawan guild kegelapan dan masih banyak lagi moment seru di arc ini.


  1. Tartaros Arc


Harus gw akui kalau awalnya gw kurang suka dengan arc ini karena bisa dibilang berat dan dark. Bayangkan, adegan pembukanya saja sudah sadis dimana dewan sihir diporak-porandakan oleh Guild kegelapan bernama Tartaros.


Tapi setelah ditonton ulang, arc ini ternyata seru banget. Banyak juga moment penting terjadi yang membuat gw berpikir kalau arc ini termasuk salah satu arc terbaik di Fairy tail.


Moment keren bagi gw itu misalnya waktu moment Gray vs Silver dan terkuaknya hubungan mereka, petualangan team Natsu di desa raksasa, patahnya kunci Aquarius, munculnya Gray, Natsu, Juvia dan gajeel untuk menolong Lucy yang sudah kehabisan tenaga, munculnya Igneel, pertarungan Gray dan Natsu melawan Mard Geer dan banyak lagi keseruan yang ada di arc ini.


Okelah, sampai disini dulu pembahasan gw tentang 3 arc favorit di Fairy Tail. Arc yang gak gw bahas disini bukan berarti jelek loh, hanya saja 3 arc yang gw bahas ini boleh dibilang meninggalkan kesan yang mendalam. Gw juga suka kok nonton ulang arc lainnya.


Bagaimana dengan teman-teman? Apa Arc Fairy Tail favoritnya?


Terima kasih sudah mampir dan baca postingan ini ya, sampai jumpa di postingan selanjutnya.


Sard Underground


 




Hola Minna-san, apa kabar semua? Semoga sehat dan bahagia selalu ya.

Kali ini, gw ingin bahas tentang salah satu artis yang sedang sering nongkrong di playlist gw yaitu Sard Underground.

Buat yang rajin nonton Conan di episode terbaru mungkin pernah dengar lagu mereka di ending. Tapi bagi yang tidak mengikuti Conan mungkin belum tahu tentang mereka, atau bisa jadi ada juga yang penasaran tentang apa hubungan mereka dengan Zard yang terkenal di masa 90-an?

Mari Kita kenalan ya

Awalnya Sard Underground adalah grup band yang dibentuk sebagai tribute band untuk Zard, penyanyi Jepang yang terkenal di masa 90-an.  Tahun 2018,  Sard Underground debut dengan 4 member yaitu Shinno Yua sebagai vokalis, Akasaka Miyuu sebagai gitaris, Sugioka Izumi pada bass dan Sakamoto Hiromi sebagai pemain keyboard.

Namun pada tahun 2021, Miyuu mengundurkan diri dari grup dengan alasan kesehatan. Jadilah Sard Underground ini jalan bertiga. Tapi sayangnya formasi ini pun berubah lagi lantaran Izumi dan Hiromi mengumumkan pengunduran diri mereka tepat setelah tur tera drops di tahun 2024 kemarin selesai.

Jadilah sekarang Sard Underground menjadi nama untuk solo project dari Yua.

Meskipun dibentuk dengan mindset sebagai band tribute untuk Zard, Sard Underground juga punya lagu original yang vibenya mendekati Zard. 3 lagu original mereka bahkan juga dipakai sebagai lagu ED untuk Conan, mengikuti jejak Zard yang lagunya juga banyak dipakai di anime Conan.

Sampai saat ini, Sard Underground sudah merilis tiga album tribute untuk Zard, satu mini album, dua album original dan satu album kompilasi tribute. Tanggal 29 Januari nanti single perdana dengan formasi Yua saja akan dirilis dengan judul I Still Believe.

Gw sendiri tahu grup ini dari anime Detective Conan lewat lagu Sukoshi Zutsu Sukoshi Zutsu dan langsung penasaran untuk cari tahu.

Dan setelah mendengarkan beberapa lagu serta nonton perform mereka, gw pun suka juga dengan grup ini,bukan cuma dengan lagu-lagu Zard yang mereka bawakan, tapi juga lagu original mereka.

Memang sih, sebagai orang yang juga mendengarkan beberapa lagu Zard, pasti ada kalanya gw membandingkan lagu versi Zard dengan versi Sard Underground. Tapi pada akhirnya bagi gw versi keduanya enak, tinggal mood gw ingin dengar versi yang mana.

Okelah, sampai sini dulu ya perkenalan dengan Sard Undergroundnya, selanjutnya, gw akan ajak teman-teman untuk kenalan juga dengan lagu-lagunya. 

Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini.

Sampai jumpa di postingan berikutnya.



Playlist 30


 Hola Minna-san, apa kabar semua? Bagaimana kegiatan teman-teman di masa-masa awal tahun 2025 ini? Semoga lancar selalu yaaaaa.

Kali ini, gw pengen membagikan lagi playlist lagu yang sering gw dengarkan. Memang belakangan ini, telinga gw mendengarkan banyak lagu yang cukup beragam, jadinya gw bisa berbagi playlist lebih sering dari biasanya.








Okelah, Kita langsung mulai saja ya, bahas playlistnya, hajimemasyou.

  • Yume de Aimasyou (Sard Underground)

Lagu pertama yang sering ada di playlist gw belakangan ini adalah Yume de Aimasyou dari Sard Underground yang dipakai sebagai lagu ED ke-71 dari serial anime Detective Conan.

Seinget gw, ini merupakan lagu ketiga Sard Underground yang dipakai untuk ed Conan setelah Sukoshi Zutsu Sukoshi Zutsu dan Karappo Kokoro.

Awalnya, gw gak terlalu tertarik dengan lagu ini sebenarnya, karena waktu dengar sepotong di bagian reffnya itu merasa bukan tipe gw. Tapi…ternyata setelah didengarkan utuh, lagu ini enak juga dan malah sering banget gw putar sekarang ini.

Kesan untuk lagu ini tuh apa ya? Sendu tapi bikin nagih gitu.

Kata Shinno Yua, sang vokalis yang juga menulis lirik lagu ini, Dia menulis lirik lagu ini karena terinspirasi kisah Ran dan Shinichi waktu di Amerika.

  • Karappo no Kokoro ( Sard Underground)

Lagu yang sering gw dengarkan selanjutnya masih dari Sard Underground yaitu karappo no Kokoro yang dipakai sebagai ending ke-66 serial Detective Conan.

Kalau dibandingkan dengan Yume de Aimasyou, Karappo no Kokoro bisa dibilang lebih menghentak meski masih terasa nuansa sendu di dalam lagunya.

Bagian favorit gw di lagu ini adalah waktu bait pertama dinyanyikan. Bagi gw bagian itu unik dan gampang diingat.

  • Hitomebore (Manato Funatsu) 

Gak banyak sebenarnya yang bisa gw ceritakan tentang lagu ini selain gw dengar lagu ini secara tidak sengaja di akun tik tok dari Sekolah Bahasa Jepang Gakushudo.

Dari pertama dengar bagian reff lagu itu, gak tahu kenapa langsung teringat melodinya dan akhirnya gw cari lagunya dan masukkan ke playlist.

Lagunya ringan dan enak didengar , tipe yang bisa bikin gw suka dalam sekali dengar.

  • Way Back Home (Shaun)

Mungkin kenalnya gw sama lagu ini bisa dibilang telat ya? Tapi gak apa-apa lah ya daripada enggak sama sekali (alasan wkwkwkwkwkwk)

Gw baru tahu lagu ini waktu secara gak senagaja dengar di akun cewek jepang yang sering cover lagu (maaf lupa namanya). Dan gw baru tahu kalau ini lagu Korea yang punya beberapa versi. Gw sendiri sering dengar yang versi bahasa Jepang.

Menurut gw musiknya simple, enak dan gampang diingat. Gw rasa itu ish yang bikin kuping gw langsung jatuh cinta sama lagu ini dalam pendengaran pertama wkwkwkwkwkwkwk.


Nah itulah dia playlist lagu yang sering gw dengarkan belakangan ini. Siapa tahu bisa jadi referensi lagu bagi teman-teman.

Terima kasih sudah mampir dan baca postingan ini.

Sampai ketemu di postingan selanjutnya.


My Favorite Moment From Takagi and Sato Part 2


Hola, Minna-san, apa kabar semua? Semoga sehat dan bahagia selalu ya.





Kali ini gw ingin menulis lagi beberapa moment favorit dari pasangan kocak Takagi Wataru dan Sato Miwako dari Detective Conan.

Gw sudah pernah menuliskan bagian pertamanya benerapa tahun yang lalu disini. Gw juga pernah menulis moment favorit dari movie 25 yang sudah pasti banyak tentang mereka. Dan akhirnya, gw akan menulis lagi moment favorit dari mereka berdua.

Kalau dibandingkan postingan sebelumnya, jumlah momentnya mungkin levih sedikit ya, soalnya sekarang jarang ada episode khusus percintaan kepolisian lagi. Tapi, gak apa-apa lah ya, sekecil apapun, moment gemes ya gemes dan bikin senyum - senyum dong ye kan.

Baiklah daripada banyak basa-basi, marilah Kita mulai saja ya, hajimemasyou.

1. Penyelamatan Takagi (Episode 681-683/733-735)

Ini salah satu episode seru sih. Jadi ceritanya Takagi diperlihatkan bersikap aneh karena nangis di bandara. Ternyata besok harinya Ia tidak masuk kantor tanpa kabar padahal ada janji dengan detektif cilik. 

Kemudian, ada lelaki misterius yang menghampiri kelompok detektif cilik dan memberikan bungkusan untuk diberikan kepada Sato Miwako. Rupanya, bungkusan tersebut berisi sebuah tablet yang menunjukkan sosok Takagi sedang diikat di sebuah papan dengan mulut tertutup yang artinya Ia tidak akan bisa meminta bantuan.
 
Masalahnya adalah mereka tidak tahu takagi ada dimana dan kesulitan mencari petunjuk karena suara tablet tersebut dimatikan.

Bagian epic dari episode kali ini menurut gw adalah aksi Sato yang tanpa takut lompat dari helikopter demi menyelamatkan Takagi waktu bom akan meledak.

Tapi yang paling bikin episode ini menjadi sulit dilupakan adalah adegan dimana Sato tiba-tiba mencium takagi yang sudah dalam kondisi lemas karena melewatkan 3 hari tanpa makan, tidur dan minum dua kali pula. Kenapa adegan ini sulit dilupakan? karena adegan itu tersorot di tablet dan dilihat oleh seluruh staff polisi di divisi satu.

Lucunya adalah, polisi yang tadinya sangat khawatir dengan keadaan Takagi berbalik menjadu kesal dan gak jadi khawatir wkwkwkwkwkwk.

Episode ini juga menarik karena memberikan clue kalau mentor Takagi, Date Wataru ternyata memiliki hubungan dengan Amuro atau Furuya Rei (waktu itu belum ada kisah Police Academy)


2. Misteri Buku Catatan Date (Episode 1109-1110/1167-1168)

Di episode penculikan Takagi sudah dibahas kalau buku catatan yang selalu dipakai Takagi adalah milik Date Wataru, sang mentor. Ternyata di buku catatan itu masih ada kode yang merupakan kunci penyelesaian kasus penculikan yang belum selesai.

Kode yang ada di buku catatan tersebut ternyata menunjukkan lokasi yang sudah tidak asing bagi Kita semua yaitu kafe Poirrot. Dengan bantuan Sato, Conan dan kelompok detektif cilik, Azusa sampai Amuro, takagi pun berusaha memecahkan misteri yang hendak Date pecahkan tersebut.

Banyak hal menarik sih di episode ini menurut gw. Misalnya pertemuan Sato dan Amuro yang membuat Sato merasa kalau sebenarnya ini bukan kali pertama mereka bertemu (dan terbukti ya feeling cewek itu kuat banget wkwkwkwkwk) 

Lalu ada juga kolaborasi antara Sato, Takagi dan Amuro yang bisa dibilang sebenarnya kerjasama antar senior-junior meski mereka tidak sadar.

Adegan paling epic sih kalau menurut gw adalah waktu takagi dengan berani menantang si penculik supaya menjauhkan Ia dari korban. Dia bahkan berakting kalau sudah menghajar teman si pelaku meski harus berakhir dengan luka.

Tapi, adegan itu sangat menunjukkan karakter Takagi yang rela berkorban untuk orang lain dan memang dilakukannya karena diperlukan.

3. Kasus di Pesta Topeng (Episode 1115-1116/1173-1174)

Ini moment paling baru di anime sih yaitu waktu kasus pembunuhan yang terjadi di pesta topeng yang didatangi oleh Jugo dan Chihaya.

Banyak moment menarik juga disini, tapi yang paling epic mungkin adalah waktu Sato terlihat cemburu ketika Takagi disudutkan oleh Chihaya. Chihaya tidak bermaksud jahat sih, dia sendiri sebenarnya kaget dengan kenekatan atau refleknya Takagi waktu nolongin orang dan itu bikin dia inget sama Matsuda.

Disitulah Sato muncul tiba-tiba dan bertanya apa maksud Chihaya. Menurut gw ini moment epic karena selama ini kan selalu diperlihatkan kalau Sato yang banyak penggemar, sementara Takagi yang harus sabar menghadapi mereka.

maka melihat Sato cemburu seperti ini adalah pemandangan yang menyegarkan. Oh tapi tenang saja, Chihaya sendiri gak terlihat naksir Takagi kok, dia cuma inget sama Matsuda, jadi jangan hujat dia ya. Gw malah merasa, dia juga sama kaya kita-kita, gemas sama Takagi dan Sato wkwkwkwkwkwk.


Nah itulah dia beberapa moment Takagi dan Sato yang menarik perhatian gw belakangan ini. Semoga kedepannya makin banyak moment gemes mereka ya. 

Sampai disini dulu postingan kali ini. Terima kasih sudah mampir dan baca.

Sampai jumpa di postingan berikutnya.










Copyright 2009 Blue Dolphin. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy