Hari ini gw ingin bahas episode yang sudah ditunggu-tunggu oleh penggemar anime Boku no Hero Academia atau Hero Aca yaitu episode special berjudul More.
Sebagai informasi, More ini diambil dari chapter special yang dirilis di volume terakhir tankoubon manganya. Ceritanya sendiri berfokus pada anak-anak kelas A yang kini sudah dewasa dan menjadi pro Hero.
Dibuka dengan adegan Ochako terbangun di padang rumput dan melihat Toga Himiko yang seolah ingin menyampaikan sesuatu kepadanya. Namun ternyata, semua itu hanyalah mimpi, karena Ochako masih ada di ruang kerjanya yang berantakan.
Setelah lagu The Revo dari Porno Graffity muncul sebagai opening, Adegan pun berlanjut ke Ochako yang bertemu Froppy, Lemillion, Nejire dan Suneater untuk urusan pekerjaan yaitu bertemu dengan anak-anak yang masuk ke program konseling kekuatan.
Disini ada satu pertanyaan penting dari Suneater untuk Ochako yaitu ‘’apakah Kamu punya waktu untuk dirimu sendiri?’’
Ochako bilang kalau Dia suka melihat orang lain tersenyum. Ditambah dia sering bertemu Froppy dan juga teman-teman yang lain, dia juga merasa sangat senang karena bisa melakukan hal yang dia sukai jadi setiap hari adalah waktu untuk dirinya sendiri.
Malamnya, Ochako dan Froppy duduk di kereta dan membicarakan mimpi Ochako tentang Toga Himiko yang tidak bisa Ia ingat. Ochako merasa kalau Toga Himiko sepertinya ingin menyampaikan sesuatu padanya.
Di lokasi yang berbeda, Kita bisa lihat mobil yang disetir oleh Kacchan, membawa Kirishima dan Deku di dalamnya. Awalnya, percakapan yang terjadi hanya hal biasa seperti Kacchan yang ngomel karena harus jemput Deku dan digodain Kirishima, membicarakan murid yang bisa jadi asisten hero sampai tawaran Kacchan pada Deku secara tidak langsung yang akhirnya mengarah ke kata-kata ‘’ Sudah saatnya Kau memandang lebih tinggi ke diri sendiri, atau Kau akan melewatkan hal yang seharusnya Kau perhatikan, ketika Kau berpikir semua istimewa maka sebenarnya tidak ada yang istimewa,’’ yang bikin Deku bingung dan belum sadar akan besarnya efek kata-kata tersebut bagi dirinya.
Adegan pun berlanjut di restoran, tempat murid kelas A berkumpul untuk merayakan keberhasilan Shoto ada di peringkat 2 chart Hero. Disini, Kita bisa lihat semua anggota kelas A termasuk Aoyama dan Shinso! Serta peringkat mereka.
Suasana dan obrolan yang terasa hangat dan ringan sedikit berubah jadi serius waktu Shoto cerita ke Deku dan Kacchan yang intinya adalah dia menemukan sesuatu yang lain dari dirinya selain keinginan untuk menjadi ‘’orang yang kuinginkan’’ yang selalu dia impikan dulu.
Selesai mendengarkan cerita Shoto, perhatian Deku sedikit teralihkan dengan obrolan di meja lain tentang Kuroiro dan Kinoko dari kelas B yang pacaran. Obrolan ini pun memancing rasa penasaran Sero dengan Kaminari dan Jiro yang agensinya bersebelahan. Kalau menurut Jiro sih, hubungan mereka tidak seperti itu. Sementara Kaminari malah cerita kalau dia gugup soal menjadi independen jadi begitu tahu kalau gedung disebelah Jiro kosong langsung saja dia sewa.
Cerita Shoto dan obrolan mengenai hubungan istimewa ini membuat Deku merenung sesaat dan berpikir kalau mungkin saja ada bagian dari dirinya yang belum Ia sendiri sadari. Dan…Kita bisa lihat kalau Deku menyadari sesuatu ketika melihat ke satu arah… Ochako.
Sayangnya, belum sempat moment ini diceritakan lebih lanjut, ada alarm berbunyi. Menandakan kalau sedang ada kejadian yang membutuhkan Hero. Dan disinilah para pro Hero dari kelas A beraksi diiringi musik yang ikonik.
Selesai mengatasi masalah, para Hero ini pun memutuskan untuk pulang dan berjanji untuk berkumpul lagi kapan-kapan. Kacchan bilang kalau dia gak bisa antar Deku karena besok Edgshot pulang ke Jepang, tapi Kirishima, Mina dan Kaminari minta ikut dengan Kacchan karena searah, ingin lihat mobil baru Kacchan dan turun di tengah jalan.
Deku dan Kacchan pun mengucapkan salam perpisahan dimana Deku minta Kacchan buat jadi guru tamu lagi kapan-kapan yang dibalas Kacchan dengan ‘’ jangan jadikan Aku contoh buruk!’’ wkwkwkwkwkwkwk
Setelah membalikkan badan, terlihat Deku terdiam dan Kita bisa dengar suara Kacchan yang bilang ‘’ kalau semua istimewa artinya tidak ada yang istimewa,’’ seperti di mobil sebelumnya.
Lalu, Kita bisa lihat Ochako yang berjalan sendirian di kota setelah berpisah dengan Froppy di stasiun. Sambil jalan, Ochako merenung kalau Ia tidak punya banyak kesempatan untuk bicara dengan Deku selama acara karena posisi mereka yang duduk berjauhan.
Ochako pun berusaha menenangkan pikirannya dengan kata-kata ‘’Kita sering ketemu waktu kerja,’’ dan Dia teringat waktu Deku bilang kalau Ochako adalah pahlawannya.
Langkah Ochako pun terhenti dan berpikir kalau sejak pertarungan besar, mereka berdua sama-sama menemukan hal yang ingin dan harus mereka lakukan. Mereka pun saling menghormati hal tersebut dan menjalaninya dengan tawa. Bagi Ochako, hal itu tuh sangat mewah setelah apa yang mereka lalui.
Tapi, ternyata dalam lubuk hatinya yang paling dalam, Ochako ingin ngobrol lebih banyak dengan Deku. Dan…. saat berpikir begitu sambil membalikkan badan, orang yang ada di pikirannya pun hadir.
Yup, Deku sedang berlari ke arah Ochako sambil tersenyum dan bilang ‘’Ah, syukurlah, ketemu,’’
Setelah ada di hadapan Ochako, dengan napas yang belum teratur, Deku bilang kalau Ia menghormati semua (teman-teman mereka maksudnya), menganggap mereka istimewa dan menyukai mereka semua. Setidaknya, itulah yang dia pikirkan selama ini.
Tapi, Deku mengakui kalau hari ini, Dia merasa ingin bicara lebih banyak dengan Ochako, mulai sekarang dan untuk kedepannya pun, Dia ingin bersama Ochako lebih banyak.
Ochako pun mulai ingat tentang apa yang Toga Himiko bilang di mimpinya bahwa Toga Himiko ingin Ochako untuk bisa hidup lebih bebas seperti yang dia inginkan. Dan, Ochako pun sadar kalau mimpi itu mulai datang setelah Deku bisa kembali jadi pahlawan yang memperbanyak kesempatan mereka untuk bertemu.
Dengan dukungan dari bayangan Toga Himiko, Ochako pun dengan gugup dan malu-malu menjawab kalau perasaan mereka sama sambil mengangkat tangannya yang disambut Deku.
Kemudian terdengarlah lagu I dari Bump of Chicken yang sekali lagi menutup perjalanan cerita Deku dan teman-temannya.
Kesan gw setelah menonton episode ini tuh hampir mirip dengan season final dimana ada senang, sedih dan haru campur jadi satu. Perbedaanya adalah gw merasa senang karena bisa nonton Deku dan yang lainnya lagi setelah mereka jadi dewasa. Di satu sisi, gw juga sedih karena ini mungkin jadi episode terakhir mereka. Selain itu, gw juga ada perasaan haru melihat bagaimana mereka tumbuh dan berpikir sebagai orang dewasa (duh sok tua banget gw ini wkwkwkwkwk)
Judul More sendiri sebenarnya awalnya agak menggelitik bagi gw, karena terlalu simple. Seperti cuma menunjukkan kalau cerita ini tuh sedikit bagian ‘’more’’ dari Hero Aca setelah tamat. Tapi setelah baca chapter manganya beberapa kali dan nonton versi animenya, gw merasa kalau more ini merupakan tema penting bagi para hero ini setelah dewasa.
Di awal cerita, Deku dan kelas A adalah remaja yang hanya memiliki impian menjadi hero, artinya segala masalah dan tantangan mereka hadapi dengan fokus untuk menjadi hero. Tapi setelah mereka dewasa dan menjadi hero, tentu tidak aneh kalau mereka mulai memikirkan hal lain. Bukan berarti mereka bosan dan melupakan tanggung jawab hero, tapi mereka punya waktu untuk memikirkan hal yang sebelumnya gak sempat mereka pikirkan.
Menurut gw itu realistis dan banyak orang bakal bisa relate dengan hal tersebut, termasuk gw sendiri.
Gak heran sih kalau Yamashita Daiki, Okamoto Nobuhiko dan Sakura Ayane bilang kalau More ini akan menyorot para hero muda ini dari sisi yang berbeda serta lebih banyak memasukkan unsur human drama.
Kesimpulannya, More bisa dibilang agak berbeda dari Hero Aca yang sebelumnya Kita tonton. Tapi menurut gw, ceritanya masih masuk dan enak diikuti serta menunjukkan perkembangan karakternya.
Okelah, Kalau begitu, sampai disini dulu pembahasan gw tentang Hero Aca episode More.
Rencananya, untuk selanjutnya gw akan bahas tentang adegan favorit gw dari episode ini.
Tadinya ingin gw gabung sih, tapi kelihatannya akan terlalu panjang jadi lebih baik dibahas secara terpisah ya.
Terima kasih buat yang sudah mampir dan baca tulisan ini. Sampai jumpa di postingan berikutnya ya.
Plus Ultra!







0 comments:
Post a Comment